Selasa, April 7, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Cerita Ketum PEJABAT soal Pembubaran Paksa Diskusi di Kemang

Dimana acara belum mulai kata dia, tiba-tiba digeruduk oleh orang-orang yang ia sebut entah dari mana

redaksi by redaksi
2024-09-29
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
Cerita Ketum PEJABAT soal Pembubaran Paksa Diskusi di Kemang

Foto: Eka Jaya (Ketum PEJABAT)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Ketum PEJABAT Eka Jaya berbagai cerita soal pembubaran paksa diskusidi Kemang, Jakarta Selatan. Dimana acara belum mulai kata dia, tiba-tiba digeruduk oleh orang-orang yang ia sebut entah dari mana.

“Saya mendapat kabar sudah agak telat. Saya hadir. Saya datang. Saya akamsi (anak kampung situ). Di situ tanah kelahiran saya sendiri. Saya besar di situ. Saya tahu rame-rame dan terjadilah apa yang terjadi,” cerita Eka ke parade.id, usai menjadi pembicara di Konsolidasi Relawan Anies (Anak Abah): Menuju Pilkada DKI dan Pendirian Ormas/Partai, Sabtu (28/9/2024), di Jakarta.

“Sudah kejadian itu saya mengetahuinya. Saya dapat kabar dari Edy Mulyadi. Langsung saya datang ke tempat kejadian. Hanya lima menit dari rumah. Saya lihat terorganisir lah itu. Tapi saat kita-kita ngobrol-ngobrol (dengan mereka), ada yang mengaku diarahkan dari pusat,” tambahnya.

Related posts

Didu Seru KAMI Naikkan Kadar Perjuangan: Prabowo Jauh dari Nilai Patriotik

2026-04-07

Tegak Lurus Buta Suburkan Premanisme Politik Baru

2026-04-06

Eka mengatakan massa yang datang kurang lebih 30 sampao 40-an orang. “Ada di antara mereka yang sempat agak marah kepada saya, karena juga emosi. ‘Masak lu di kampung gua kok pada bikin rancu begitu.’ Padahal di dalam itu adalah tokoh-tokoh bangsa,” kata dia.

Eka pun mengaku heran mereka membubarkan paksa diskusi. Apalagi kata dia, dikatakan bahwa tokoh-tokoh yang hadir sebagai perusak bangsa, dan lain-lain.

“Saya cuma bingung, kenapa sih anak bangsa ini diadu. Di sisi lain, para tokoh-tokoh ini kan sudah terliha kapasitas dan kapabilitas untuk bangsa ini. Pak Said Didu kan orangnya nasionalis tinggi. Ada jenderal Soenarko, ada jenderal Fahrurrozi, ada Bang Refly Harun—kan orang-orang yang mempunyai jiwa nasionalisme yang tak ingin melihat negara seperti sekarang ini. Berantakan,” katanya.

Padahal kata dia, yang di dalam itu adalah tokoh-tokoh yang benar-benar punya kepedulian terhadap bangsa ini. “Ini saya kaget juga. Kok mereka bisa mengatakan bahwa tokoh-tokoh yang hadir itu adalah pengkhianat bangsa,” sesalnya.

“Kita juga enggak menyangka. Dan bahasa mereka ini luar biasa. Tokoh-tokoh kita dibilang perusak bangsa, pemecah bangsa dan juga pengkhianat bangsa,” tambahnya.

Terkait pengamanan, Eka menyesalinya, karena massa bisa masuk ke dalam. Padahal tempatnya itu “pribadi”.

“Di sana ada aparat kepolisian tetapi kita menyayangkan mengapa mereka bisa masuk ke ruang yang privasi’. Tertutup itu. Tapi mereka bisa masuk. Itu yang kita sayangkan,” tandasnya.

(Rob/parade.id)

Tags: #Pejabat#SosialDiskusi KemangEka Jaya
Previous Post

Politisi Demokrat Mengutuk Keras Pembubaran Paksa Diskusi di Kemang

Next Post

Kabiro Hukum dan Humas MA Menjadi Ketua IKA FH Unisba

Next Post
Kabiro Hukum dan Humas MA Menjadi Ketua IKA FH Unisba

Kabiro Hukum dan Humas MA Menjadi Ketua IKA FH Unisba

Didu Seru KAMI Naikkan Kadar Perjuangan: Prabowo Jauh dari Nilai Patriotik

2026-04-07

Tegak Lurus Buta Suburkan Premanisme Politik Baru

2026-04-06
Bisa Bangkrut BUMN Jika Komisarisnya Mengurusi Pengajian

ASPIRASI: Efisiensi Energi Tidak Boleh Mengorbankan Kesejahteraan Pekerja

2026-04-03
Pengamat Politik Ikut Senang dan Ucapkan Selamat atas Capaian Ekonomi Nasional

Pengamat Dorong Megawati Maju Capres: Selamatkam Soliditas Kader

2026-04-03
Masa Depan IKN Masih Misteri: Antara Janji Pembangunan dan Tantangan Realitas

Indonesia Wajib Mandiri Energi, Pangan, dan Air

2026-04-02
Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Doa Zaitun Rasmin untuk Prajurit TNI yang Gugur Diserang Israel

2026-03-31

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

    JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASPIRASI: Efisiensi Energi Tidak Boleh Mengorbankan Kesejahteraan Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Doa Zaitun Rasmin untuk Prajurit TNI yang Gugur Diserang Israel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Wajib Mandiri Energi, Pangan, dan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In