Minggu, Oktober 18, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Israel Cegat Kapal Flotilla, WNI Ikut Ditahan

redaksi by redaksi
2026-05-19
in Nasional
0
Israel Cegat Kapal Flotilla, WNI Ikut Ditahan

Foto: dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan sekitar Siprus, Mediterania Timur, Senin (18/5/2026).

Hingga kini, sedikitnya sepuluh kapal dikonfirmasi telah ditangkap, termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Andi Angga Prasadewa, delegasi GPCI dari Rumah Zakat, dilaporkan berada di kapal Josef yang ikut disita. Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Republika, Bambang Noroyono, hingga kini masih belum berhasil dihubungi.

Related posts

Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Zainal Arifin Mochtar: Rocky Gerung di Wantimpres Sulit Ubah Struktur

2026-10-17
Politisi Demokrat Sebut Ini ke Pihak yang Mewacanakan Kembali Pemilu Ditunda

Desak Komisi XI Panggil BEI dan OJK, Jansen Sitindaon: IHSG Anjlok

2026-10-17

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menyatakan pemerintah Indonesia mendesak Israel segera membebaskan seluruh kapal beserta awaknya, serta menjamin kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional. “Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” ujarnya.

Kemlu menyebut telah berkoordinasi sejak awal dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah antisipatif, termasuk fasilitasi perlindungan dan percepatan pemulangan bila diperlukan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta turut mengecam tindakan Israel yang dilaporkan menangkap sekitar 100 aktivis dari armada tersebut, termasuk dua jurnalis Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai. Ia mendorong pemerintah RI bersikap lebih tegas dengan mendesak Dewan Keamanan PBB dan Amerika Serikat agar melobi Israel membebaskan para aktivis dan jurnalis yang ditahan.

“Israel memang memiliki track record yang buruk soal kepatuhan terhadap perjanjian dan hukum internasional,” kata legislator dari Fraksi PKS asal Yogyakarta itu. Ia mengingatkan, di tengah berbagai upaya meredam konflik di Timur Tengah, termasuk inisiatif Board of Peace yang digagas Presiden Trump, tindakan Israel justru kontraproduktif terhadap perdamaian.

Dari kalangan ormas keagamaan, Ketua MUI Sudarnoto Abdul Hakim menyebut tindakan pencegatan ini sebagai langkah yang memalukan. “Tindakan ini menunjukkan ketakutan yang luar biasa dari Israel terhadap para pembela kemanusiaan dan perdamaian sejati,” tegasnya. Sudarnoto mendorong negara-negara yang berpihak pada Palestina untuk mengambil langkah diplomatik dan hukum, sekaligus mendesak pemerintah Indonesia tidak membiarkan warganya ditahan Israel.

Senada, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menilai penahanan terhadap jurnalis Republika mencerminkan arogansi Israel yang merasa kebal hukum karena mendapat dukungan Amerika Serikat. Ia menyerukan masyarakat dan negara-negara dunia tidak hanya mengutuk, tetapi juga memberlakukan pemblokadean dan embargo ekonomi terhadap Israel hingga negara itu menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Pemimpin Redaksi Republika Andi Muhyiddin menegaskan tindakan Israel merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kebebasan sipil. Ia mengingatkan bahwa sembilan relawan Indonesia dalam rombongan tersebut—termasuk kedua jurnalisnya—datang bukan membawa senjata, melainkan solidaritas, obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Gaza yang telah berbulan-bulan menghadapi blokade dan agresi. “Kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap misi kemanusiaan di perairan internasional,” katanya.

Tags: Israel Kapal FlotillaWNI Ditahan Israel
Previous Post

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Next Post

Pentingnya Rawat Data Wilayah Demi Cegah Sengketa

Next Post
Pentingnya Rawat Data Wilayah Demi Cegah Sengketa

Pentingnya Rawat Data Wilayah Demi Cegah Sengketa

Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Zainal Arifin Mochtar: Rocky Gerung di Wantimpres Sulit Ubah Struktur

2026-10-17
Politisi Demokrat Sebut Ini ke Pihak yang Mewacanakan Kembali Pemilu Ditunda

Desak Komisi XI Panggil BEI dan OJK, Jansen Sitindaon: IHSG Anjlok

2026-10-17
DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

2026-10-17
BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

2026-10-17
Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak

Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak

2026-10-16
Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

2026-10-16

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putusan MK Ijazah Gibran Bukan Pengesahan, Jalur Hukum Masih Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bendera Bintang Bulan di Acara Maulid Pidie Picu Bentrokan Warga dan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tumbler Defect Snapy Mulai Rp5.000 Diburu Ratusan Pengunjung Blok M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In