Selasa, September 22, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ekonomi dan Demokrasi Jadi Sorotan

redaksi by redaksi
2025-10-17
in Politik
0
Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Ekonomi dan Demokrasi Jadi Sorotan

Foto: Diskusi “Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2025)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Jelang satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, gelombang kritik keras datang dari berbagai elemen masyarakat sipil. Dalam diskusi bertajuk “Evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2025) para narasumber secara tegas menyebut demokrasi Indonesia telah “disandera oligarki” dan rakyat semakin jauh dari kesejahteraan.

Ekonomi Terpuruk, Ribuan Perusahaan Tutup

Related posts

Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

2026-09-19

WALHI Laporkan 372 Perusahaan terkait Karhutla ke Istana

2026-09-16

Romo Sulistyo Wibowo, akademisi yang hadir sebagai pembicara, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa ribuan perusahaan telah gulung tikar selama setahun terakhir. “Investasi melarikan diri, PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di sana-sini sudah menjadi makanan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para pengusaha kini menghadapi tekanan berlapis—mulai dari premanisme, oknum aparat, hingga polisi. “Setiap orang bikin usaha lebih banyak persoalan yang parah. Diperas sama preman, diperas sama oknum aparat, diperas sama polisi,” kata Romo Sulistyo dengan nada prihatin.

Indeks Demokrasi Merosot Tajam

Ubedilah Badrun, akademisi lainnya, menyajikan data yang tak kalah mengkhawatirkan. Indeks demokrasi Indonesia anjlok dari 6,9 pada 2014 menjadi 6,5, menandai kemunduran signifikan. Indeks kebebasan pers juga turun drastis dari 0,8 pada 2014 menjadi 0,5 pada tahun ini. Pun termasuk kebebasan sipil yang menurun, dari 7,06 jadi 5,29. Dan itu kata terjadi dalam 10 tahun terakhir

“Dari data penangkapan, hampir 1.000 orang ditangkap. Bahkan ada sepuluh korban yang meninggal dalam aksi memperjuangkan kebebasan,” papar Ubedilah. Ia menekankan bahwa tidak ada satu pun narasi pemerintah yang menempatkan rakyat di posisi utama.

Buruh: 150.000 Pekerja Di-PHK

Sunarno, Ketua Umum Konfederasi KASBI mengungkap data mencengangkan dari BPS. Hingga Agustus 2024, lebih dari 150.000 buruh menjadi korban PHK, terutama di industri padat karya seperti garmen dan tekstil.

Kasus PT Sritex di Jawa Barat menjadi sorotan khusus. Perusahaan dengan lebih dari 10.000 karyawan ini dipailitkan, diduga sebagai bagian dari skenario kejahatan korporasi. “Proses kepailitan ternyata bagian dari skenario pihak perusahaan yang telah mendapat banyak stimulus dari pemerintah dan bank,” ungkap Sunarno.

Ia juga mengkritik Omnibus Law Cipta Kerja yang menurutnya menciptakan “informalisasi kaum buruh” dengan sistem easy hiring, easy firing. “Pekerja tetap kini bergeser menjadi pekerja kontrak, outsourcing, magang—mereka tidak memiliki jaminan kepastian bekerja,” jelasnya.

Petani: Perampasan Tanah hingga Titik Terakhir

Titi dari Gerakan Reforma Agraria melukiskan kondisi kelam kaum tani. Kebijakan Pemutakhiran Data Sosial (PSN) justru melegitimasi perampasan tanah, sementara program transisi energi dan konservasi merebut kebun-kebun rakyat.

“Tidak ada lagi rakyat yang bisa menguasai tanah dua hektar. Bahkan di perkotaan, tanah rumah mengalami penggusuran terus-menerus,” katanya.

Ia mengungkap ironi program ketahanan pangan di tengah perampasan tanah petani. Upah buruh tani sangat rendah—maksimal Rp80.000 per hari di perkebunan sawit, jauh di bawah upah buruh pabrik. Dengan biaya hidup mencapai Rp2,5-5 juta per bulan untuk keluarga dengan 2-3 anak, kaum tani terpaksa berhutang pada tengkulak atau mengirim anak-anak mereka menjadi buruh migran.

Suara Ibu: “Indonesia Baru Tanpa Mereka”

Luna dari Suara Ibu Indonesia (SII) menyuarakan kegelisahan kaum ibu yang turun ke jalan melindungi mahasiswa dari kekerasan aparat. Organisasi yang lahir spontan ini kini menginisiasi “Klik Rakyat”—arena terbuka untuk membangun solidaritas lintas sektoral.

“Indonesia baru adalah Indonesia tanpa mereka yang di puncak kekuasaan saat ini. Indonesia yang adil, sejahtera, dan berani mengadili mereka yang menyelewengkan rakyat,” tegasnya.

Tuntutan: Pencabutan hingga Pertanggungjawaban

Dari diskusi tersebut, muncul tiga tuntutan utama: pencabutan kebijakan yang merugikan rakyat (terutama Omnibus Law), gagasan “Indonesia Baru”, dan pertanggungjawaban pemerintah.

Para aktivis sepakat bahwa demokrasi prosedural sudah tidak cukup. “Kita harus mencari cara terbebas dari politik oligarki, bebas dari ketimpangan ekonomi dan sosial, bebas dari penderitaan,” tegas Luna.

Evaluasi keras ini menunjukkan bahwa satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai gagal memenuhi janji kesejahteraan, dengan masyarakat sipil yang kian terdesak di berbagai sektor—dari ekonomi, ketenagakerjaan, hingga agraria.

Diskusi dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat sipil, termasuk akademisi, serikat buruh, gerakan tani, aktivis perempuan, dan mahasiswa dari berbagai kampus.*

Tags: Setahun pemerintahan Prabowo
Previous Post

Politisi PDI Perjuangan Kritisi Kepala BPJPH soal Sertifikasi Halal

Next Post

CBA: Haji Robert Diduga Untung Ganda dari Pertamina yang Jual Solar Murah ke PTNHM

Next Post
Multiplier Efek dan Swasembada Pangan Program MBG Perlu Dukungan Semua Pihak

CBA: Haji Robert Diduga Untung Ganda dari Pertamina yang Jual Solar Murah ke PTNHM

BEM PTNU Kalbar Desak Copot Menteri Kehutanan soal Karhutla

BEM PTNU Kalbar Desak Copot Menteri Kehutanan soal Karhutla

2026-09-22
Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

2026-09-19
Koalisi PULIHKAN Bali Desak Pemerintah Penuhi Semua Tuntutan Gugatan Iklim

Koalisi PULIHKAN Bali Desak Pemerintah Penuhi Semua Tuntutan Gugatan Iklim

2026-09-17

WALHI Laporkan 372 Perusahaan terkait Karhutla ke Istana

2026-09-16
BPM Kalbar Desak Pemerintah Atasi Darurat Asap dan Air Bersih

BPM Kalbar Desak Pemerintah Atasi Darurat Asap dan Air Bersih

2026-09-15

BAKORNAS LEPPAMI HMI Desak PT AJB Tuntaskan Dampak Tambang di Aceh Barat

2026-09-14

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

    Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WALHI Laporkan 372 Perusahaan terkait Karhutla ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Boven Digoel, Menyingkap Pesona Wisata Sejarah dan Alam di Ujung Timur Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Jadi Menkeu, Suahasil Nazara: Jaga APBN Tetap Kredibel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In