Rabu, November 4, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Google Mengumpulkan Informasi tentang Anda, Ini Cara Menghapusnya

redaksi by redaksi
2020-07-04
in Teknologi
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Google mungkin mengumpulkan lebih banyak data pribadi tentang penggunanya dari apa yang mungkin Anda kira.

Salah satu yang bisa Anda pahami adalah Google Maps. Aplikasi ini mencatat ke mana saja penggunanya bergerak.

Related posts

BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

2026-10-30
BRIN Dukung Riset dan Inovasi Nasional untuk MBKM

BRIN Kembangkan Biogas Limbah Sawit, Potensi Listrik 3,9 GW

2026-10-28

Mulai Juni lalu, akun Google baru akan secara otomatis menghapus data pribadi penggunanya. Namun, itu hanya setelah 18 bulan, barulah terhapus secara otomatis.

Sayangnya, itu hanya akun baru Gmail. Bagaimana jika Anda adalah bagian dari 1,5 miliar orang pengguna Gmail, akun Anda tentu akan tertahan selamanya, kecuali jika Anda memberitahu Google untuk menghapusnya.

Kemungkinan besar Google telah mengetahui nama Anda, wajah, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat email, kata sandi, dan nomor telepon.

Nah, untuk melihat apa yang dibagikan Google tentang diri Anda, bisa melakukan langkah berikut ini, seperti dikutip dari CNET, diakses Jumat (3 Juli 2020).

  • Buka jendela browser dan arahkan ke halaman akun Google Anda.
  • Ketik nama pengguna Google Anda (dengan atau tanpa “@gmail.com”)
  • Dari bilah menu, pilih Personal info dan tinjau informasinya. Anda dapat mengubah atau menghapus foto, nama, tanggal lahir, jenis kelamin, kata sandi, email dan nomor telepon lainnya.
  • Jika Anda ingin melihat informasi Anda tersedia untuk umum, gulir ke bawah dan pilih Go to About me.
  • Pada halaman ini, setiap baris ditandai dengan ikon orang (terlihat oleh siapa saja), ikon gedung kantor (hanya terlihat oleh organisasi Anda) atau ikon kunci(hanya terlihat oleh Anda). Pilih item untuk memilih apakah akan dijadikan publik, semi publik atau pribadi. Saat ini tidak ada cara untuk membuat akun Anda benar-benar pribadi.

Jika Anda ingin mengatur lebih banyak lagi. Anda bisa masuk ke Data & personalization di halama akun Google Anda.

Ketika Anda mengklik menu tersebut, akan ada kontrol aktivitas Anda, seperti Web & App Activity, Location History, dan YouTube History. Anda bisa mengklik satu-satu, lalu mengedit atau menonaktifkan.

Dari semua data pribadi yang dilacak Google, pencarian YouTube dan riwayat tontonan mungkin yang paling tidak berbahaya.

Namun, jika ingin menghapus riwayat pencarian YouTube, Anda juga bisa melakukannya baik secara manual atau dengan interval tiga atau 18 bulan. Anda tinggal klik di bagian YouTube History dan tinggal mengikuti langkah-langkah yang ada.

(Cyberthreat/PARADE.ID)

Previous Post

Satgas Waspada Investasi Tindak 105 Layanan Fintech Ilegal

Next Post

Tips Halau Serangan Siber Saat Transaksi Online

Next Post
Tips Halau Serangan Siber Saat Transaksi Online

Tips Halau Serangan Siber Saat Transaksi Online

Visi Misi dan Program Kerja Cawapres Mahfud pada Debat Keempat Pemilu 2024

Mahfud MD: Prabowo Tegas, Orang Dekat pun Tak Kebal Hukum

2026-11-04
Gelombang 20.980 Prajurit TNI AL Menuju Jakarta, Ada Apa?

Gelombang 20.980 Prajurit TNI AL Menuju Jakarta, Ada Apa?

2026-11-04
YLBHI: Polri dan Pemerintah Harus Hormati UUD 1945 soal Menyampaikan Pendapat

YLBHI Kecam Dugaan Penyadapan Ilegal Libatkan Mantan Kapolri

2026-11-04
10 Ribu Massa Riau Siap Kepung Kantor PHR 10 November

10 Ribu Massa Riau Siap Kepung Kantor PHR 10 November

2026-11-03
KOMRAD Pancasila Dukung Listyo Sigit Prabowo Benahi Polri

Bareskrim Tetapkan Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo

2026-11-03
Geger Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri tak Membantah

Geger Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri tak Membantah

2026-11-03

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Digerebek Dini Hari, Santriwati tak Terlibat, Dewan Dakwah Gugat Prosedur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korporasi Riau Lolos Sanksi Karhutla, WALHI Soroti Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruh Anak Usaha Krakatau Steel Demo, Tuntut Upah Sesuai UMK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In