Minggu, Oktober 4, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Opini

Karni Ilyas Mundur Saja, buat Memoar tentang ILC

redaksi by redaksi
2020-11-12
in Opini
0
Ayo Kita Tes Trisila-Ekasila Itu Makar atau Bukan

Dok: Facebook Asyari Usman

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Setidaknya sudah empat kali acara ILC dibatalkan dengan dugaan kuat ada intervensi kekuasaan. Yang pertama, ILC 10/1/2017 dengan judul Makar. Kedua, ILC 24/1/2017 dengan tema Membidik Rzq. Dan yang ketiga, ILC 28/8/2018 dengan tema Persekusi di Negeri Demokrasi (persekusi #2019GantiPresiden).

Yang terbaru adalah pembatalan ILC malam tadi (10/11/2020) yang seharusnya mendiskusikan kepulangan Beliau.

Related posts

Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

2026-09-14
AS Paksa China Tutup Konsulat Houston Dalam 72 Jam

Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China

2026-05-08

Pihak penyelanggara mengatakan pembatalan-pembatalan itu dilakukan karena alasan teknis. Ada juga alasan kesehatan pemandu acara, yakni Datuk Karni Ilyas.

Tapi, agak sulit mempercayai alasan pembatalan itu. Kok bisa secara kebetulan saja terjadi kendala teknis tiap Selasa malam. Atau, gangguan kesehatan Karni Ilyas bertepatan pada hari Selasa malam juga.

Bagaimana cara meyakini alasan pembatalan itu, Bang Karni?

Bang Karni kemudian menghadap ke kamera sambil mengucapkan kutipan dari para penulis, pakar atau filosof.

“Pemirsa, ‘Kendala teknis adalah gangguan yang tidak bisa dipahami dengan jalan pikiran konvensional’, itu kata Asyari Usman –wartawan senior. Kita rehat sejenak.” Begitu kata Bang Karni menjawab pertanyaan di atas.

Jadi, kita harus menggunakan jalan pikiran non-konvensional. Harus berpikir ‘out of the box’ alias OOTB. (Pasti Anda semua masih ingat, berpikir OOTB adalah kesukaan Presiden Jokowi).

Karena itu, silakan Anda menerka dengan prinsip berpikir OOTB tentang sebab pembatalan yang sebenarnya. Kalau misalnya Anda tiba-tiba mengatakan bahwa “teknis” itu adalah kepanjangan dari “tekanan istana”, pasti ini dianggap berpikir kreatif ala OOTB tadi itu.

Sekarang, giliran saya yang menghadap kamera. “Pemirsa, kita sarankan agar Bang Karni mundur saja. Serahkan ILC kepada orang yang lebih nekad menghadapi kendala Teknis.”

Ada baiknya juga Bang Karni mundur dari ILC. Kemudian, beliau fokus menulis memoir sebagai wartawan. Termasuk di dalamnya memoar sebagai pemandu ILC. Di sini, Bang KI bisa menjelaskan dengan bebas dan detail apa alasan sesungguhnya pembatalan diskusi ILC selama ini. Supaya tidak terpendam dan menyebabkan tekanan darah naik. Ingat, tensi darah tinggi Bang Karni dijadikan alasan pembatalan ILC 28/8/2018.

“Bang Karni, kami mendiskusikan, Anda yang memutuskan mau tulis memoar atau tidak. Semoga ILC bisa lepas dari kendala Teknis reguler yang selalu datang Selasa malam.”

11 November 2020
*Asyari Usman, Wartawan Senior

Previous Post

Praktik Private Banking

Next Post

Ada Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Bupati Maros

Next Post
Ada Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Bupati Maros

Ada Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan Bupati Maros

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

2026-10-04
Koordinator Poros Prabowo-Puan Minta Megawati Pecat Peneliti BRIN Ini, Ada Apa?

Poros Prabowo Presiden Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

2026-10-03
Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

2026-10-02
Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01
Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

2026-09-30
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormawa Unpam: Aksi Merusak Fasum hingga Penjarahan Mencederai Nilai Perjuangan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In