Sabtu, Mei 2, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Kejahatan Lama Ini Kambuhan dalam Negara Pancasila

redaksi by redaksi
2020-12-19
in Nasional, Politik
0
Sudah Saatnya Lima Nilai Pancasila Diterapkan untuk Dunia
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan bahwa yang menciptakan ketegangan permanen antara Islam dengan negara memanglah kejahatan lama yang kambuhan dalam negara Pancasila. Awal penyakit ini menurut Fahri muncul karena sila Ketuhanan Yanh Maha Esa terletak pada sila pertama.

“Mereka masih tidak terima. Sampai sekarang!” katanya, baru-baru ini, di akun Twitter-nya.

Related posts

Said Iqbal: Jerit Buruh dari Ojol hingga Guru Honorer

2026-05-01
Elly Rosita Silaban: Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan 190!

Elly Rosita Silaban: Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan 190!

2026-05-01

Menurutnya, justru Pancasila adalah jalan tengah bagi bangsa dan negara Indonesia. Di dalamnya ada ide Agama dan Negara berdampingan. Apa yang gagal diharmoniskan oleh negara lain maka kita bisa satukan indah.

“Padahal sering saya katakan, #PancasilaKita adalah ide yang lebih kompleks dari ide sekuler dan juga ide negara agama.”

Namun sayang, banyak (mantan) kepala negara yang menurutnya tampak gamang dan itu sampai terjadi hingga rezim ini.

“Justru karena rumitnya ide #PancasilaKita maka diperlukan kecerdasan ekstra untuk memahaminya. Tapi Presiden Soekarno dan kawan2 dikelabui oleh PKI. Presiden Soeharto belok menjadi terpimpin dan otoriter.”

Saat BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) dibuat, dan dipimpin oleh Yudi Latif, ia membayangkan sosok intelektual yang akan menjadi Jubir narasi rumit Pancasila. Tapi tak lama beliau mundur, BPIP justru seperti menyempit, bukan memperkaya Pancasila.

“Belakangan , Saya mendengar Ketua BPIP yg baru bilang, “..dalam bernegara, geser kitab suci ke konstitusi..”. Kalimat ini menjelaskan kegagalam mengharmoni makna #PancasilaKita dalam agama dan negara. Dalam pancasila, agama dan negara bukan pilihan tapi keduanya.”

Menurutnya, yang paling sulit bersikap normal di depan Pancasila justru adalah kelompok yang tidak bisa memahami bagaimana cara agama masih boleh hidup di Abad 21 ini. Kata Fahri, pada dasarnya “hanya tidak bisa mengerti saja”.

“Ini yg banyak, sementara itu sikap ini juga mendatangkan respon tak wajar.”

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

Wakaf: Energi Kebangkitan Ekonomi Umat

Next Post

Terkait Prokes, Hukum Dipandang Terkesan Diskriminatif

Next Post
Korupsi Politik

Terkait Prokes, Hukum Dipandang Terkesan Diskriminatif

Said Iqbal: Jerit Buruh dari Ojol hingga Guru Honorer

2026-05-01
Elly Rosita Silaban: Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan 190!

Elly Rosita Silaban: Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan 190!

2026-05-01
Kebijakan Presiden Prabowo tentang Kenaikan Upah Hanya Sekadar “Main Aman”

KASBI Tolak May Day Fiesta, Pilih Aksi di DPR

2026-04-30
Presiden KSPI: Palestina Harus Merdeka!

KSPI dan Partai Buruh Merayakan May Day di Monas Bersama Presiden Prabowo

2026-04-30
Emas, Maritim, dan Jalan Kebangkitan Umat

Emas, Maritim, dan Jalan Kebangkitan Umat

2026-04-29
Peringatan Hari K3 Sedunia dan Menjelang May Day 2026

Peringatan Hari K3 Sedunia dan Menjelang May Day 2026

2026-04-29

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • May Day dan Harapan Buruh Indonesia

    May Day 2026 GEBRAK: Buruh Darurat Kesejahteraan, Siap Melumpuhkan Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KASBI Tolak May Day Fiesta, Pilih Aksi di DPR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah 6 Destinasi Wisata Alam di Simalungun Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KSPI dan Partai Buruh Merayakan May Day di Monas Bersama Presiden Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akademisi dan Tokoh Sipil Serukan Perlawanan terhadap Kemunduran Demokrasi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In