Minggu, Juni 21, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Konflik PBNU-PKB: Ketika Marwah Jamiah Berhadapan dengan Pragmatisme Politik

redaksi by redaksi
2025-12-13
in Politik, Sosial dan Budaya
0

Foto: dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Gejolak internal Nahdlatul Ulama (PBNU) yang kian terbuka ke publik menghadirkan pertanyaan krusial: masih relevankah politik identitas keagamaan di tengah demokrasi yang semakin pragmatis? Konflik yang melibatkan elite PBNU ini tidak hanya soal perpecahan internal, tetapi juga mengancam reposisi peran NU dalam konstelasi politik nasional.

Menurut A. Djunaidi Sahal, Wakil Ketua PWNU Jakarta yang juga aktif di IKA PMII Jakarta, konflik yang terjadi bersumber dari perbedaan fundamental tentang peran NU dalam politik praktis.

Related posts

Aliansi Perempuan Desak Pemerintah Turunkan Harga Sembako dan Hentikan MBG Bermasalah

Aliansi Perempuan Desak Pemerintah Turunkan Harga Sembako dan Hentikan MBG Bermasalah

2026-06-19
Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata

Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata

2026-06-19

“Di satu sisi ada yang ingin menjaga jarak demi marwah jam’iyyah. Di sisi lain, keterlibatan politik dianggap keniscayaan sejarah NU,” ungkap Sahal dalam analisisnya dikutip jakartasatu.com, Sabtu (13/12/2025).

Perbedaan pandangan ini semakin tajam ketika menyangkut relasi PBNU dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebagian elite menilai PKB telah terlalu otonom dan tidak lagi mencerminkan aspirasi kultural NU. Kelompok lain tetap melihat PKB sebagai kanal strategis bagi warga NU dalam politik nasional.

PKB kini terjepit dalam dualisme identitas. Secara historis lahir dari rahim NU, namun berupaya menegaskan diri sebagai partai modern dan nasionalis religius yang independen.

“Ketika PBNU kritis terhadap PKB, legitimasi simbolik PKB di mata warga NU bisa tergerus. Sebaliknya, kedekatan PBNU dengan satu faksi politik tertentu berisiko memecah soliditas jamaah,” jelas Sahal.

Dampak paling nyata dari konflik ini adalah fragmentasi sikap politik di kalangan warga NU. Otoritas keagamaan yang dulu menjadi rujukan moral bersama kini dipersepsikan tidak lagi monolitik.

Kondisi ini membuka tiga peluang besar: partai non-PKB dapat merebut suara warga NU tanpa afiliasi langsung dengan PBNU; tokoh NU lintas partai tampil sebagai penentu ketimbang institusi; dan politik berbasis figur dan isu menggantikan politik identitas keagamaan yang kaku.

Sahal memetakan empat kemungkinan konfigurasi politik ke depan:

Pertama, NU berpeluang menguat sebagai kekuatan moral yang mempengaruhi kebijakan publik tanpa terjebak dalam kepentingan parpol, jika PBNU berhasil menata ulang internalnya.

Kedua, PKB kemungkinan akan memperluas basis di luar NU secara lebih serius, yang dapat memperkuat posisi elektoral namun mengurangi klaim sebagai representasi politik utama warga NU.

Ketiga, konflik ini mendorong konfigurasi politik yang lebih cair, di mana afiliasi keagamaan tidak lagi menjadi penentu tunggal koalisi politik nasional.

Keempat, kader NU termasuk alumni PMII akan memainkan peran strategis sebagai jembatan antara etika ke-NU-an dan realitas politik kekuasaan.

“Pertaruhan utamanya bukan sekadar posisi NU dalam politik, melainkan kemampuan NU menjaga marwah keagamaan di tengah godaan kekuasaan,” tegas Sahal.

Konfigurasi politik ke depan, menurutnya, akan sangat ditentukan oleh apakah PBNU dan PKB mampu menempatkan relasi mereka secara dewasa—saling menghormati batas, tidak saling mengklaim, dan sama-sama menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan organisasi dan elektoral.*

Tags: NU PKBPBNU PKBPWNU Jakarta
Previous Post

KON Apresiasi GoTo Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan

Next Post

Perkap Polri 10/2025 Langgar Dua UU, Kata Pakar

Next Post
Perkap Polri 10/2025 Langgar Dua UU, Kata Pakar

Perkap Polri 10/2025 Langgar Dua UU, Kata Pakar

Yayasan KAMAIRA Dampingi Hukum Korban Bully MWP

Yayasan KAMAIRA Dampingi Hukum Korban Bully MWP

2026-06-20
Catatan Kritis Presiden ASPEK Indonesia soal Kenaikan Upah Minimum 2025

ASPEK Prihatin dan Kecam Dugaan Penganiayaan PMI di Malaysia

2026-06-19
Aliansi Perempuan Desak Pemerintah Turunkan Harga Sembako dan Hentikan MBG Bermasalah

Aliansi Perempuan Desak Pemerintah Turunkan Harga Sembako dan Hentikan MBG Bermasalah

2026-06-19
Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata

Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata

2026-06-19
PB SEMMI Meminta Presiden Untuk Mencopot Budi Karya Sebagai Menhub

Islam dan Serikat Islam: Pilar Penting Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

2026-06-16
Dukung PPKM Darurat, ASPEK Indonesia Minta Ini ke Presiden Jokowi

Konvensi ILO No 193 Lahir, ASPEK Soroti 7 PR

2026-06-15

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

    FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden KSBSI Sorot CAS 23 Negara Bermasalah di ILC ke-144

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Situasi Ini, Tokoh Agama Harus Netral?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In