Selasa, Januari 20, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza: Seruan Solidaritas, Refleksi Tokoh, dan Tantangan Kemanusiaan

redaksi by redaksi
2025-06-29
in Politik, Sosial dan Budaya
0
Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza: Seruan Solidaritas, Refleksi Tokoh, dan Tantangan Kemanusiaan

Foto: Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) dengan sejumlah tokoh, aktivis, dll dalam acara "Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza" di Balai Kartini, Sabtu (28/6/2025)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Seruan aksi solidaritas kemanusiaan bertajuk “Konvoi Damai Menembus Blokade Gaza” kembali digaungkan oleh Ustaz Bachtiar Nasir (UBN). Seruan dan ajakan itu disampaikannya ketika di di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (28/6/2025).

UBN menegaskan bahwa konvoi ini akan dilakukan melalui berbagai jalur: udara, darat, dan laut. Ia menggambarkan skala aksi yang diharapkan jauh lebih besar dibanding simulasi sebelumnya yang pernah digelar di sejumlah kota di Indonesia, di mana peserta melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.

Related posts

Aksi Buruh TGSL Akan Digelar 21 Januari di Nike dan Adidas

2026-01-20
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

DPR Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

2026-01-19

“Ke depan, insya Allah akan ada ribuan pesawat dari seluruh dunia menuju Gaza. Allahu Akbar,” ujarnya penuh semangat. Ia juga menyebut potensi puluhan hingga ratusan kapal laut serta jutaan kendaraan yang akan bergerak menuju Gaza sebagai bentuk solidaritas global.

Inisiatif serupa, menurut UBN, telah diikuti oleh negara-negara seperti Tunisia, Aljazair, Libya, Maroko, Mauritania, dan beberapa negara Eropa. Namun, ia menyoroti bahwa aksi sebelumnya hanya berhasil melibatkan sekitar 1.700 orang dan sempat dihadang, sebagaimana insiden “Flotilla” di mana satu kapal dicegat di tengah laut.

“Kami berharap aksi massal yang lebih besar kali ini akan membuat pihak yang memblokade Gaza kewalahan,” harapannya.

Beberapa tokoh yang akan bergabung dalam gerakan ini di antaranya Buya Anwar Abbas dan Husein ‘Gaza’ sebagai generasi muda yang siap bergerak, serta kehadiran Melly Goeslaw dan Eva Monalisa (Anggota DPR RI).

UBN menegaskan bahwa gerakan ini murni aksi solidaritas global yang telah dirancang sejak Desember 2024, sebagai bentuk kepedulian umat terhadap penderitaan rakyat Palestina pascaserangan 7 Oktober 2024. Ia menekankan pentingnya dukungan logistik dan berharap negara dapat memfasilitasi misi kemanusiaan ini, termasuk penyediaan kapal resmi untuk membawa bantuan ke Gaza.

“Global March ini bukan gerakan politik, tetapi aksi kemanusiaan internasional. Dunia tidak boleh diam. Genosida harus dilawan. Zionis harus dihukum. Netanyahu harus bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan di Gaza,” tegas UBN.

Penahanan sejumlah peserta aksi damai di tengah perjalanan menuju Gaza juga menjadi perhatian. UBN mengingatkan bahwa gerakan internasional ini tidak boleh direpresi karena membawa misi kemanusiaan, bukan agenda politik.

“Jika Indonesia lambat bertindak, sejarah akan mencatat kita sebagai bangsa yang diam saat keadilan dipertaruhkan,” ujarnya.

UBN menjelaskan bahwa proses pendaftaran peserta konvoi damai dilakukan secara sederhana. “Nanti kita buka dulu pendaftaran dengan data dasar seperti nama, nomor WhatsApp, email, jenis kelamin, usia, dan kota asal,” ujarnya. Setelah pendaftaran awal, akan dilakukan proses penyaringan (screening) lebih lanjut dan rapat bersama untuk menentukan langkah berikutnya.

Proses ini bersifat terbuka dan dinamis, menyesuaikan perkembangan situasi. “Kalau target tercapai, misalnya satu juta suara atau peserta, kita bisa segera mengajukan dan melaksanakan rencana ini dengan cepat,” katanya, sembari mengingatkan bahwa kondisi di lapangan masih sangat dinamis, sehingga semua keputusan akan disesuaikan dengan situasi terkini.

Seruan dan Refleksi Tokoh Nasional

Anggota DPR RI, Eva Monalisa, dalam sebuah acara konsolidasi yang dihadiri ulama, tokoh nasional, aktivis, dan relawan di atas menyerukan agar umat Islam dan masyarakat Indonesia tidak tinggal diam di hadapan kejahatan dan pembantaian sistematis terhadap rakyat sipil Palestina, khususnya di Gaza. Ia menyoroti jumlah korban yang mencapai lebih dari 55.000 jiwa, mayoritas anak-anak dan perempuan, dan menegaskan bahwa ini adalah tragedi kemanusiaan dan “luka kita semua”.

Eva Monalisa menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton, merujuk pada amanat konstitusi yang menolak segala bentuk penjajahan. “Kita menyaksikan penderitaan mereka tidak dengan kepasifan, tapi dengan langkah-langkah nyata, salah satunya konvoi damai menembus blokade Gaza,” jelasnya. Ia mengajak seluruh elemen untuk menyatukan visi, narasi, dan aksi, serta menjadikan langkah ini sebagai bagian dari diplomasi dunia dan jihad kemanusiaan.

Pengalaman Lapangan dan Kritik Kebijakan

Ketua Dewan Pembina Mer-C, dr. Sarbini, membagikan pengalamannya dalam misi rahasia ke Gaza pada 2007. Ia menekankan pentingnya tindakan konkret dan terstruktur dalam membantu rakyat Palestina, serta mengkritisi pendekatan pemerintah yang dianggapnya kurang praktis dan terkoordinasi.

“Kita berusaha apapun yang bisa kita lakukan, lakukanlah agar kita bisa menjadi satu perangkat, satu barisan,” serunya. Ia juga menyoroti pentingnya bantuan dasar seperti makanan sebagai bentuk nyata solidaritas.

Refleksi Ustaz Felix Siauw: Kemanusiaan, Akidah, dan Peran Indonesia

Ustaz Felix Siauw menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi di Gaza dan mempertanyakan implementasi akidah umat Muslim di tengah situasi kemanusiaan yang berat. Ia menyoroti kontras antara ajaran akidah dan aksi nyata, serta mengapresiasi keberanian relawan internasional yang berangkat ke Gaza meski bukan Muslim.

Felix Siauw menegaskan pentingnya persatuan umat dan peran Indonesia dalam membebaskan pemikiran (liberation of mind), sebagaimana disampaikan Prof. Abdul Fattah al-Awaisi. Ia menutup dengan seruan untuk berkorban demi persatuan dan kepedulian, mengingatkan bahwa pengorbanan adalah kunci perubahan dan kemenangan.

Ustaz Bachtiar Nasir menutup seruannya dengan mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, segera mempersiapkan diri, mengajak keluarga dan kerabat untuk bergabung, serta menyiapkan paspor. Jadwal keberangkatan akan diputuskan bersama dalam waktu dekat.

“Silakan bergabung dan berhimpun bersama para tokoh serta saudara-saudara kita lainnya dalam gerakan ini. Saatnya kita bersatu, menembus segala batas dan hambatan yang ada,” pungkasnya.***

Tags: #UBNKonvoi Gaza
Previous Post

Aktivis Desak Penindakan Tegas Aktivitas Tambang Ilegal di Berau yang Berlanjut

Next Post

Waspada! Buku Terjemahan Bisa Menjadi Ladang Lahirnya Tafsir Ekstrem

Next Post

Waspada! Buku Terjemahan Bisa Menjadi Ladang Lahirnya Tafsir Ekstrem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Aksi Buruh TGSL Akan Digelar 21 Januari di Nike dan Adidas

2026-01-20
Ilusi “The Art of the Deal” dan Kebangkrutan Hegemoni Amerika 2026

Ilusi “The Art of the Deal” dan Kebangkrutan Hegemoni Amerika 2026

2026-01-20
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

DPR Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

2026-01-19
Warga Tamalanrea Tolak Proyek PLTSa, Gelar Nobar Film “Tumbal Sampah”

Warga Tamalanrea Tolak Proyek PLTSa, Gelar Nobar Film “Tumbal Sampah”

2026-01-12
Pilkada melalui DPRD, Kedaulatan Rakyat di Kebiri

Pilkada melalui DPRD, Kedaulatan Rakyat di Kebiri

2026-01-11
Kroni Untung, Anak-anak Diracun

Kroni Untung, Anak-anak Diracun

2026-01-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Roy Suryo Ungkap Temuan Lima Ijazah Asli UGM Angkatan 1985

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT BAT Instrumen Bank Internasional Diduga Beroperasi tanpa Lisensi, CBA Imbau Waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ilusi “The Art of the Deal” dan Kebangkrutan Hegemoni Amerika 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serial Bahasa Indonesia: Apa Itu “Nyali”?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In