Jakarta (parade.id)- Ekonom senior Indef, Prof. Didik J Rachbini menyoroti kualitas udara di Jakarta hari ini, Selasa (23/8/2022). Menurut dia, seluruh penduduk Jakarta menghirup racun setiap hari—kualitas bayi generasi yang akan datang buruk.
Namun kata dia, masalahnya, pada pembatasan kendaraan yang tidak bisa dilakukan karena pendapatan DKI mayoritas dari kendaraan. Padahal, di beberapa negara eropa sudah dua pertiga kendaraan green elektrik.
Ia pun berpendapat, masih belum ada kebijakan negara, pemerintah pusat dan daerah untuk melindungi penduduk dari racun polusu
“Advokasi untuk membatasi kendaraan pasti kalah secara politik ekonomi,” kata dia, Selasa (23/8/2022), di akun Twitter-nya.
Mesti ada tindakan yang menurut moderat. Moderat adalah transisi go green dengan motor listrik dan mobil listrik (yang polusi dikenakan pajak lingkungan karena polusi).
Di cuitannya, Didik sempat memention akun Ismail Fahmi. Sebelumnya, ia juga mencuitkan perihal kualitas udara di Jakarta.
Menurut Fahmi, seluruh Jakarta ternyata sedang parah-parahnya polusi. Dan konsentrasi partikulat pm2.5 di tempatnya sebesar 88.
“Lumayan lebih baik dari BSD yg angkanya 91. Tapi ini jauuh di atas ambang sehat menurut BMKG sebesar 65,” kata dia.
Dikutip kumparan.com, kualitas udara pagi Jakarta kembali menduduki peringkat 1 dengan kualitas udara terburuk se-dunia. Berdasarkan situs IQ Air, skor Air Quality Index US Jakarta berada di peringkat atas 5 besar daftar kota dengan polusi udara terburuk, yakni 177 per pukul 07.00 WIB.
Polusi udara di Jakarta didominasi oleh polutan utama PM 2.5. Polutan ini adalah partikel mikro yang tidak hanya mengancam kesehatan tapi juga mengurangi jarak pandang karena menghasilkan lapisan kabut di atmosfer.
PM2.5 dideskripsikan dengan ukuran sekitar 2,5 mikron, dan banyak berasal dari emisi mesin yang menggunakan bahan bakar fosil.
Skor polusi udara Jakarta hingga pukul 07.25 WIB sempat mengalami penurunan yakni pada skor atau indeks 142. Peringkat Jakarta turun berada di bawah Kota Santiago, Chile.
(Rob/parade.id)