Jakarta (PARADE.ID)- Indonesia mendapatkan medali pertamanya di Olimpiade Jepang. Medali pertama berupa perunggu ini diraih oleh muda Windy Cantika Aisah.
Medali perunggu yang diraih oleh Windy dari cabang olahraga Angkat Besi dengan total angkatan 194kg (Snatch 84kg, Clean and Jerk 110kg). Demikian kabar dari Kemenpora RI, melalui akun Twitter-nya, @KEMENPORA_RI.
Kebanggaan itu pun dirasakan oleh banyak masyarakat Indonesia. Di antaranya politisi PKS Mardani Ali Sera dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Mardani mendokan agar hal itu selalu membuat kita bangkit dan jaya selalu dalam ajang Olimpiade.
“Alhamdulillah, medali pertama utk Tim Indonesia di Olimpiade #Tokyo2020 Lifter putri Windy Cantika Aisah menyumbang medali pertama utk kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Di kelas 49 kg, menyabet medali perungu,” tulisnya, di akun Twitter-nya.
Raihan dari Windy ini menurut Gubernur Kamil adalah sebuah prestasi yang membanggakan kita semua, rakyat Indonesia. Kamil mengucapkan selamat kepada Windy.
“Alhamdulillah, medali pertama di Olimpiade Tokyo untuk Indonesia diraih oleh atlet asal Jawa Barat Windy Cantika Aisah di cabang Angkat Besi. Total angkatan 194 kg,” kamil apresiasi.
Windy sukses mencatat total angkatan 194kg dengan rincian 84kg untuk snatch dan 110kg untuk clean and jerk. Windy hanya kalah dari Hou Zhihui yang meraih emas dan Mirabai Chanu yang meraih perak. Dikutip cnnindonesia.com
Penampilan Windy saat angkatan snatch sempat kurang bagus. Ia gagal dalam angkatan pertama 84kg dan baru menebusnya di kesempatan kedua. Upaya Windy menambah angkatan menjadi 87kg di kesempatan ketiga juga gagal.
Namun penampilan Windy lebih impresif di saat clean and jerk. Ia mulus dalam tiga angkatan, mulai dari 103kg, 108kg, dan terakhir 110kg. Keberhasilan Windy meraih perunggu membuat angkat besi dipastikan melanjutkan tradisi medali Olimpiade untuk Indonesia. Tradisi ini sudah dimulai sejak Olimpiade Sydney 2000.
(Rgs/PARADE.ID)