Jakarta (parade.id)- Hendri Satrio mendorong Megawati Soekarnoputri maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2029, bukan untuk menang, melainkan demi mempersatukan kader dan menyelamatkan soliditas PDI Perjuangan.
Ia mengibaratkan langkah itu sebagai the last dance, merujuk pada momen legendaris atlet yang tampil sekali lagi demi mewariskan kejayaan, bukan sekadar merebut gelar.
“Dia menyelamatkan kader-kadernya untuk tetap solid di 2029,” ujar Hendri saat diwawancarai Helmy Yahya lewat kanal YouTube-nya yang tayang Rabu (1/4/2026).
Hendri menilai tanpa kehadiran Megawati, PDIP berisiko pecah karena persaingan internal antara Puan Maharani, Ganjar Pranowo, dan Pramono Anung dalam memperebutkan tiket capres.
PDIP hingga kini masih memegang rekor perolehan suara legislatif tertinggi sebesar 33,3 persen, dan belum ada partai yang melampaui angka tersebut.







