Jumat, November 6, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Opini

Penjarahan Aya Sofya

redaksi by redaksi
2020-07-14
in Opini
0
Penjarahan Aya Sofya
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Ketika Paus Fransiskus menyatakan sedih atas kembalinya Aya Sofya menjadi Masjid, saya jadi teringat peristiwa pada April 1204; ‘The Sack Of Constantinople’.

Penjarahan tehadap Konstantinopel dan khususnya Aya Sofya dilakukan oleh Pasukan Salib IV dan koalisi Venesia-nya yang dipimpin oleh Enrico Dandolo. Ribuan penduduk Konstantinopel dibunuh, perempuan-perempuannya diperkosa, harta benda dijarah serta dirampok. Jumlah jarahan Konstantinopel oleh Pasukan Salib IV kala itu mencapai 900.000 mark perak (1 mark = 234 gram).

Related posts

Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

2026-09-14
AS Paksa China Tutup Konsulat Houston Dalam 72 Jam

Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China

2026-05-08

Bagaimana nasib Aya Sofya? Gereja Agung itu pelat-pelat emasnya dipreteli, tiang lilin dan nekarupa perabot perak diambili, patung-patung perunggunya dilebur, relik-relik sucinya diangkut ke Venesia. Pada malam hari, Aya Sofya digunakan berpesta dan mabuk-mabukan lalu dijadikan kandang kuda dan babi.

Tunggu sebentar, bukankah Pasukan Salib IV dan Kekaisaran Bizantium sesama Kristen?

Masalahnya adalah Skhisma atau perpecahan Gereja yang terjadi sejak tahun 1054. Paus Leo IX di Roma menyatakan supremasinya atas seluruh dunia Kristen, namun Patriark Konstantinopel, Michael Cerularios menolaknya. Konflik ajaran yang bermula dari klausa filioque yang disisipkan ke dalam Kredo Nicea oleh Gereja Barat memuncak. Patriak Konstantinopel menyatakan kepemimpinannya atas seluruh Kristen Ortodoks yang liturginya berbahasa Yunani dan menyatakan bahwa Gereja Roma yang berbahasa Latin adalah bidah dan sesat. Demikian pula sebaliknya.

Jika Pasukan Salib IV di bawah titah suci Paus di Roma demikian menista perlakuannya pada Aya Sofya; sebaliknya dengan Al Fatih. Begitu tiba, Sang Pembebas segera bersujud ke arah kiblat di dekat Aya Sofya dan menaburkan tanah ke kepalanya untuk membunuh kesombongannya. Dia umumkan Aya Sofya dalam kuasa pribadinya dan tak boleh seorangpun menyentuhnya, lalu dia muliakan tempat itu menjadi Masjid. Semoga Allah merahmatinya.

*Penulis, Salim A Fillah

Tags: #AyaSofya#Kolom#Religi#SalimAFillah
Previous Post

Artis Hana Hanifah Tak Berpakain saat Digerebek Bersama Pengusaha

Next Post

New Normal Diganti, Istilah ODP Dan PDP Covid-19 Dihapus

Next Post
New Normal Diganti, Istilah ODP Dan PDP Covid-19 Dihapus

New Normal Diganti, Istilah ODP Dan PDP Covid-19 Dihapus

LBH Banda Aceh Desak Proses Hukum Penembakan Warga Pidie

2026-11-05
Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

2026-11-05
Pemilu 2024 Berlangsung Damai, Poros Prabowo Presiden Gelar Syukuran

Poros Prabowo Presiden Mengutuk Keras Penyadapan terhadap Presiden RI

2026-11-05
Pemberhentian Listyo Kepala KSP, Penyadapan dan Makar

Pemberhentian Listyo Kepala KSP, Penyadapan dan Makar

2026-11-04
SBY: Belum Saatnya Kita Mengambil Keputusan ke Mana Partai Demokrat Bergabung

SBY Minta Prabowo Hidupkan Kembali Politik Berkeadaban

2026-11-04
Visi Misi dan Program Kerja Cawapres Mahfud pada Debat Keempat Pemilu 2024

Mahfud MD: Prabowo Tegas, Orang Dekat pun Tak Kebal Hukum

2026-11-04

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • DDII Apresiasi Putusan MK soal Nikah Beda Agama

    Digerebek Dini Hari, Santriwati tak Terlibat, Dewan Dakwah Gugat Prosedur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ungkap Alasan Gerebek Ponpes Sukoharjo, MUI Minta Klarifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang 20.980 Prajurit TNI AL Menuju Jakarta, Ada Apa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korporasi Riau Lolos Sanksi Karhutla, WALHI Soroti Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In