Jakarta (parade.id)- Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Aceh sudah tumbuh 4,21 persen. Pertumbuhan ini diutarakan oleh presiden terjadi pada tahun 2022.
“Kita patut bersykur pada akhir Desember tahun lalu, kita telah mencabut PPKM. Artinya pembatasan karena Covid sudah tidak ada lagi. Kedua, kita patut bersyukur, alhamdulillah, di 2020 di Aceh, ekonominya tumbuh minus 0,37 persen. Dan tahun kemarin, 2022, ekonomi Aceh sudah tumbuh plus 4,21 persen. Ini patut kita syukuri. Jangan lupa bersyukur. Jangan lupa nikmat yang diberikan Allah kepada kita—dari 0,37 menjadi plus 4,21 persen. Sekali lagi ini patut kita syukuri,” demikian presiden mengungkapkan, saat memberikan sambutan pada Penyerahan KUR 2023 dan Peletakan Batu Tani Digital untuk Pupuk Bersubsidi di Aceh Utara, NAD.
, Jumat (10/2/2023).
Selain mengungkapkan pertumbuhan ekonomi, presiden menginfokan bahwa saat ini Bank Syariah Indonesia (BSI) di seluruh tanah air telah menyediakan Rp14 triliun untuk pembiayaan usaha di mana dibagi 38 provinsi.
“Aceh sendiri mendapat gede banget. Jatahnya Rp3 triliun. Ini juga patut kita syukuri. Saya melihat, saya ini kan orang Aceh—pernah di Lhokseumawe, pernah di Bener Meriah, tahu bahwa potensi di Aceh ini sangat-sangat besar, baik itu perdagangan, baik itu yang namanya perikanan, baik itu yang namanya pertanian, baik itu yang namanya perkebunan, semuanya ada di sini,” papar presiden.
BSI, kata presiden, bisa memberikann pembiayaan hingga Rp500 juta. Dengan angka besar itu, presiden mengingatkan hati-hati dalam penggunaannya.
“Tadi saya tanya, pembiayaan tadi, 100, 20, ada 50, bisa 500 juta loh biayanya di BSI asal bisnis Bapak/Ibu dan saudar-saudara sekalian baik, biaya mendapat pembiaayaan 500 juta (sampai). Tapi hati-hati dalam penggunaan, saya titip, jangan sampai nanti ada yang dapat, 300 juta dibelikan mobil. Pakai uang muka untuk beli mobil. Hati-hati. Nyicilnya ke BSI enggak bisa, nyicilnya ke mobil enggak bisa, enam bulan gagal setelah itu ditarik mobilnya, kreditnya enggak bisa ngembaliin. Hari-hati ini mengenai ini. Jadi saya titip pembiayaan itu, harus betul-betul sangat disiplin, dan haru setipa bulan kita siapkan untuk angsurannya,” presiden mengingatkan.
(Rob/parade.id)