Jumat, Februari 20, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Opini

Ribut, Baru Diurus

redaksi by redaksi
2020-10-14
in Opini
0
Nobel Perdamaian 2021
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Apanya yang prestasi? Jika kasus2 penegakan hukum di negeri ini baru diurus saat orang2 sudah ribut.

Persekongkolan pengacara, jaksa dan bintang satu polisi atas buronan Djoko Tjandra misalnya. Kalian percaya gitu, kalau kasus ini tidak diledakkan oleh aktivis anti korupsi, kasusnya bakal diurus? Kagak. Setelah medsos ramai, setelah media massa ramai, baru mereka tergerak untuk mengurusnya.

Related posts

Ilusi “The Art of the Deal” dan Kebangkrutan Hegemoni Amerika 2026

Ilusi “The Art of the Deal” dan Kebangkrutan Hegemoni Amerika 2026

2026-01-20
Pembagian Peran yang Jelas di Dalam Sistem Transportasi Nasional Perkeretaapian sesuai UU

Pembagian Peran yang Jelas di Dalam Sistem Transportasi Nasional Perkeretaapian sesuai UU

2024-12-30

Kasus konser dangdutan saat pandemi di Tegal contoh berikutnya. Setelah semua ramai, medsos ramai, media massa ramai, baru mereka mengurusnya. Jadi tersangka itu pelaku. Coba kalau tidak ramai, diem-diem bae, lupakan.

Demo protes UU baru ditunggangi. Setelah orang2 ribut minta aparat serius nangkepin siapa penunggangnya, baru bergerak. Dodol. Elu harusnya sudah tangkap sebelum semua orang berisik. Sebelum pejabat ngoceh. Sekali itu provokasi whatsapp beredar, ada bukti, ada saksi, segera bekuk. Tidak ada jeda, cekatan. Karena penunggang demo ini adalah musuh bersama, pengkhianat. Mereka merusak esensi demo dari anak2 sekolah, mahasiswa, yang betulan pergi demo tanpa kepentingan berkuasa. Kelompok penunggang ini menjijikkan. Berlagak jadi pahlawan. Padahal mereka hanya mengincar jabatan.

Banyak sekali contoh di negeri ini, setelah ribut, viral, baru dibereskan. Terutama kasus2 penegakan hukum. Jika tidak ada yang berisik, itu kasus dilupakan, entah apa penyelesaiannya, masuk peti es. Kalian tahu istilah ‘dipetieskan’? Dari sinilah istilah itu berasal, masuk peti es. Lupakan.

Cobalah sesekali elu bikin kejutan. Bahkan sebelum orang ribut, sebelum orang tahu, itu koruptor kelas kakap sudah ditangkap. Kaget semua orang. Wah, hebat ini. Sebelum orang berisik di medsos, screenshot diposting, dll. Itu pemilik rekening gendut (entah jenderal, entah pejabat) telah memakai baju tahanan, karena tersangkut korupsi. Kaget dong semua orang. Wah, kok kami ketinggalan info.

Bukan sebaliknya.

Orang2 sudah berisik, protes, elu baru gerak. Dan lucunya, hal2 begini dijadikan ukuran ‘prestasi’ oleh fans pemerintah. Setelah semua ribut, setelah begitu banyak energi ditumpahkan, baru diurus. Apanya yang prestasi? Itu seharusnya memang dibereskan. Pemerintah menjadikan bintang satu polisis pembuat surat jalan Djoko Tjandra sebagai tersangka, itu prestasi? Ambyar.

Prestasi itu, kalau kasus ini tidak pakai ribut2 dulu, eh itu pengacara, jaksa, bintang satu sudah ditangkapi. Kaget deh rakyat. Ternyata aparat penegak hukum itu memang: kerja, kerja dan kerja. Meroket prestasinya.

Lagi2, ketahuilah, rakyat itu tidak semuanya cerewet, benci. Mereka itu duuh, berharap semua itu berjalan secara profesional, amanah, transparan, akuntabel. Dan harapan itu valid sekali, ada argumen pendukungnya. Satu, mereka sudah menunaikan kewajiban membayar pajak, dll. Dua, yang mau jadi pejabat, aparat penegak hukum itu kan kalian toh dulu? Berebut. Saling sikut. Dan kalian sudah digaji. Jika sakit hati, tidak terima dikritik, simpel: berhenti jadi aparat. Beres toh? Nah, kalau kalian masih mau gagah pakai itu seragam, bekerjalah gesit. Cekatan. Tanpa harus rakyat berisik dulu.

*Tere Liye, Penulis Novel ‘Negeri Para Bedebah’

Previous Post

Fitnah ke SBY Ada di Balik Aksi Buruh Dijawab Mahfud

Next Post

HRS Pulang, Mau Pimpin Revolusi?

Next Post
Dari New Normal ke New Indonesia

HRS Pulang, Mau Pimpin Revolusi?

KPK Diminta Dikembalikan ke UU Lama

2026-02-20
Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

2026-02-19
Fadli Zon: Jokowi Sudah Selesai

Fadli Zon: Jokowi Sudah Selesai

2026-02-19

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

    Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In