Senin, Februari 16, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Mengapa Pertamax Naik? Ini Pertimbangannya Menurut Presiden

redaksi by redaksi
2022-04-07
in Nasional, Politik
0
Mengapa Pertamax Naik? Ini Pertimbangannya Menurut Presiden

Foto: Presiden Jokowi/tangkapan layar

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang naik beberapa hari lalu oleh pemerintah tentunya ada pertimbangan. Sebut saja karena sangat dipengaruhi oleh ekonomi global yang sedang bergejolak, utamanya berkaitan dengan kenaikan inflasi hampir di semua negara.

Dan itu pula yang mempengaruhi sisi fiskal dan moneter Indonesia. Demikian yang disampaikan Presiden Jokowi belum lama ini, saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna.

Related posts

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14

Amerika, misalnya, kata dia, mengalami inflasinya saat ini sudah di angka 7,9 persen, yang biasanya di bawah 1 persen. Di Uni Eropa juga sudah masuk di angka 7,5 persen, yang biasanya juga kira-kira di angka 1. Turki di angka 54 persen.

“Angka-angka seperti ini akan membawa kita yang saya kira sudah kita tahan-tahan agar tidak terjadi kenaikan tetapi saya kira situasinya memang tidak memungkinkan,” terangnya.

“Kita tahu, bahwa situasi saat ini adalah yang tidak mudah. Situasi yang tidak gampang. Sehingga gak mungkin kita tidak menaikkan BBM jenis Pertamax,” sambungnya.

Atas kenaikan itu, Presiden meminta agar kita memiliki kesadaran dan merasakan dampak yang dirasakan betul oleh masyarakat. Setidaknya itu yang ia klaim saat turun ke bawah (masyarakat).

Oleh karena itu, kewaspadaan yang tinggi ini kata Presiden harus setiap hari, setiap minggu, harus dihitung terus, bagaimana misalnya harga gas dan terutama harga energi dan juga harga pangan.

Dua hal ini menurut dia yang menjadi sangat-sangat penting sekali untuk diwaspadai bersama dan harus selalu dirapatkan, dikonsolidasikan agar tidak keliru dalam mengambil keputusan.

“Dan sekali lagi, selain rakyat di hampir seluruh negara sudah mengalami ini, kita, masyarakat kita, rakyat kita juga mulai merasakan dampaknya dari kenaikan inflasi, kenaikan energi, kenaikan harga bahan pangan. Barang-barang kebutuhan pokok juga sudah mulai naik,” imbaunya.

“Hati-hati, utamanya masalah ketersediaan pasokan dua hal, pangan maupun energi, apalagi ini menjelang lebaran. Oleh sebab itu untuk seluruh Menteri dan Kepala Lembaga agar kebijakan yanh diambil itu tepat,” katanya lagi.

Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki sense of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat.

Jangan sampai kita ini kata Jokowi seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat tidak melakukan apa-apa. Ditambah tidak ada statment, tidak ada komunikasi.

“Harga minyak goreng sudah empat bulan tidak penjelasan apa-apa, kenapa ini terjadi? Kedua, Pertamax. Menteri juga tidak memberikan kejalasan apa-apa mengenai ini,” sindirnya.

Mestinya seperti Pertamax, ia ingin agar diceritakan ke masyarakat mengapa bisa naik. Dengan itu, empati juga terdorong. Tapi yang dilihat olehnya justru sebaliknya. Seperti tidak memiliki sense of crisis.

“Terutama betul-betul saya minta ini yang berkaitan dengan kebutuhan pokok. Dirumuskan betul ini. Tidak hanya urusan minyak goreng tetapi dilihat satu per satu. Urusan beras seperti apa. Urusan kedelai nanti akan seperti apa. Urusan gandum nanti akan seperti apa,” tekannya.

Kalau kerja tidak detil, kerja tidak dilihat betul-betul, dan kita ini semuanya tidak ada statment, ia memperingatkan agar hati-hati kalau nanti pemerintaj dianggap tidak berbuat apa-apa. Tidak bekerja.

“Sekali lagi merumuskan kebijakan yang tepat. Melakukan langkah-langkah kepemimpinan yang cepat di lapangan. Dan sekali lagi, memberikan pernyataan yang sangat berempati kepada rakyat,” pintanya.

(Rob/PARADE.ID)

Tags: #Nasional#Pertamax#Presidenpolitik
Previous Post

Elon Musk Beli Saham Twitter

Next Post

Bicara Mudik, Jokowi Juga Singgung Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden?

Next Post
Bicara Mudik, Jokowi Juga Singgung Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden?

Bicara Mudik, Jokowi Juga Singgung Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden?

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

2026-02-12
Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Senat Hukum Universitas Jayabaya Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ini Alasannya

    Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In