Senin, Oktober 19, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

‘Duet’ Virus Corona-IMF Bikin Cemas, Harga Minyak Tertekan

redaksi by redaksi
2020-06-29
in Ekonomi, Nasional
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Harga minyak mentah dunia mencatat pelemahan di pekan ini, menghentikan laju kenaikan impresif sejak akhir April lalu. Adanya risiko penyebaran pandemi penyakit akibat virus corona (Covid-19) gelombang kedua serta Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) yang sekali lagi memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global, membuat harga minyak mentah tertekan.

Berdasarkan data Refinitiv, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melemah 3,17% di pekan ini ke US$ 38,49/barel, sementara jenis Brent minus 2,77% ke US$ 41,02/barel.

Related posts

MUI Minta Presiden Beri Perhatian Lebih atas Karhutla Berstatus Darurat

MUI Minta Presiden Beri Perhatian Lebih atas Karhutla Berstatus Darurat

2026-10-18
Duka di Bawah Kibaran Bulan Bintang: Ketika Janji Politik Bertukar Kekerasan di Sagoe

Duka di Bawah Kibaran Bulan Bintang: Ketika Janji Politik Bertukar Kekerasan di Sagoe

2026-10-18

Kedua jenis minyak mentah tersebut merosot tajam pada pertengahan April lalu, minyak WTI bahkan sempat menyentuh harga minus US$ 40,32/barel pada 20 April lalu, dan Brent US$ 20,37/barel pada yang merupakan level terendah sejak Februari 2002.

Pandemi Covid-19 yang membuat perekonomian global menuju jurang resesi membuat permintaan minyak mentak mentah menurun, di sisi lain produksi masih tetap. Alhasil terjadi oversupply yang membuat harga minyak ambrol.

Guna mengangkat harga minyak mentah, OPEC, Rusia dan beberapa negara lainnya, melakukan pemangkasan produksi sejak bulan Mei lalu sebesar 9,7 juta barel per hari, dan 10,7 juta barel per hari di bulan ini. Rekor pemangkasan produksi tersebut akan diperpanjang hingga bulan Juli mendatang. Alhasil harga minyak mentah pun melesat naik.

Tetapi, kini muncul risiko serangan virus corona gelombang kedua. mulai dari Asia, Eropa, hingga ke Amerika Serikat. Ibu kota China, Beijing, menjadi perhatian dalam beberapa pekan terakhir akibat peningkatan kasus Covid-19. Korea Selatan juga mengalami hal yang sama, tetapi sebelum semakin meluas berhasil diredam kembali.

Australia juga mengalami hal serupa, khususnya di negara bagian Victoria. Dampaknya Pemerintah Negara Bagian Victoria memperpanjang masa tanggap darurat sampai 19 Juli. Satu rumah tangga maksimal hanya boleh menampung lima orang dan pertemuan di luar ruangan dibatasi paling banyak 10 orang. Padahal sebelumnya pemerintah telah memberi kelonggaran dengan memperbolehkan 20 orang berkumpul di luar ruangan.

Beralih ke Eropa, Jerman kembali menerapkan kebijakan lockdown di wilayah Guetersloh dan Warendorf di Jerman barat. Lockdown akan dilakukan setidaknya hingga 30 Juni.

Yang paling menjadi sorotan adalah Amerika Serikat. Negeri Paman Sam sepanjang pekan ini beberapa kali melaporkan rekor penambahan kasus harian tertinggi.

Berdasarkan data Worldometers, pada Jumat (26/6/2020) kasus baru Covid-19 bertambah sebanyak 40.685 kasus, sehingga total kasus di Negeri Paman Sam nyaris 2,6 juta orang.

Akibatnya, negara bagian Texas dan Florida yang mencatat kasus terbanyak harus menghentikan pelonggaran lockdown.

Serangan Covid-19 gelombang kedua tersebut tentunya dapat memperburuk laju pemulihan ekonomi global saat ini, dan tentunya membuat outlook permintaan minyak mentah kembali suram.

Hal itu diperburuk dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi terbaru dari IMF yang berjudul A Crisis Like No Other, An Uncertain Recovery.

“Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang negatif pada paruh pertama 2020 daripada yang diperkirakan,” tulis lembaga itu, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (25/6/2020).

Di negara dengan tingkat penularan Covid-19 dengan tren menurun, pemulihan ekonomi masih akan lambat karena aturan social distancing yang diberlakukan, dan akan berpengaruh hingga semester II-2020.
Sementara di negara yang masih berjuang menghadapi pandemi, lockdwon akan terjadi lebih lama, sehingga pemulihan ekonomi pun akan memerlukan waktu yang lebih lama.

Nyaris semua negara, dari negara maju hingga negara berkembang diramal akan mengalami kontraksi ekonomi. Secara umum, perekonomian negara maju akan minus 8%.Dalam rilis tersebut, IMF memprediksi perekonomian global di tahun ini akan berkontraksi atau minus 4,9% lebih dalam ketimbang proyeksi yang diberikan pada bulan April lalu minus 3%.

Amerika Serikat (AS), negara dengan nilai ekonomi terbesar di dunia diprediksi mengalami kontraksi 8%, kemudian ekonomi zona euro -10,2%. Jepang, negara dengan nilai ekonomi terbesar ketiga di dunia diprediksi -5,8%.

Sementara itu, dari negara berkembang secara umum diramal minus 3%, tetapi perekonomian China diprediksi masih bisa tumbuh 1%.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan semakin dalam, maka outlook permintaan minyak mentah tentunya semakin suram. Minyak mentah pun tertekan.

(cnbcindonesia/PARADE.ID)

Tags: #Covid19#Ekonomi#IMF#Nasional
Previous Post

Rupiah Dihajar Mata Uang Dunia, Mulai ‘Dibuang’ Investor?

Next Post

KNPI: Rangkap Jabatan di BUMN Bikin Pejabat Dapat Gaji Dobel

Next Post

KNPI: Rangkap Jabatan di BUMN Bikin Pejabat Dapat Gaji Dobel

MUI Minta Presiden Beri Perhatian Lebih atas Karhutla Berstatus Darurat

MUI Minta Presiden Beri Perhatian Lebih atas Karhutla Berstatus Darurat

2026-10-18
Duka di Bawah Kibaran Bulan Bintang: Ketika Janji Politik Bertukar Kekerasan di Sagoe

Duka di Bawah Kibaran Bulan Bintang: Ketika Janji Politik Bertukar Kekerasan di Sagoe

2026-10-18
Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Zainal Arifin Mochtar: Rocky Gerung di Wantimpres Sulit Ubah Struktur

2026-10-18
Politisi Demokrat Sebut Ini ke Pihak yang Mewacanakan Kembali Pemilu Ditunda

Desak Komisi XI Panggil BEI dan OJK, Jansen Sitindaon: IHSG Anjlok

2026-10-17
DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

2026-10-17
BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

2026-10-17

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bendera Bintang Bulan di Acara Maulid Pidie Picu Bentrokan Warga dan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putusan MK Ijazah Gibran Bukan Pengesahan, Jalur Hukum Masih Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tumbler Defect Snapy Mulai Rp5.000 Diburu Ratusan Pengunjung Blok M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In