Rabu, September 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Aktivis Pendesak Reformasi Kerajaan Diburu Polisi Thailand

redaksi by redaksi
2020-08-19
in Internasional
0
Aktivis Pendesak Reformasi Kerajaan Diburu Polisi Thailand
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Bangkok (PARADE.ID)- Kepolisian Thailand pada Rabu (18/8) menyebut pihaknya telah mengantongi surat penangkapan enam aktivis yang terlibat  unjuk rasa pelajar minggu lalu.

Ribuan pelajar dan mahasiswa di Thailand turun ke jalan menyerukan 10 tuntutan, yang beberapa di antaranya mendesak adanya reformasi di tubuh kerajaan.

Related posts

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

2026-03-27

Surat penangkapan yang ditujukan ke enam aktivis itu tidak terkait dengan aksi ribuan massa di Thammasat University pada 10 Agustus. Enam aktivis itu ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat karena dianggap melanggar aturan keamanan dalam negeri dan kebijakan pencegahan COVID-19, serta pidana siber.

Salah satu aktivis yang diburu adalah Panusaya Sithijirawattankul, 21, seorang mahasiswa yang membacakan pernyataan terbuka/manifesto berisi tuntutan reformasi kerajaan.

Aktivis lainnya yang dicari aparat, antara lain, Anon Nampa. Ia merupakan orang pertama di Thailand yang secara terbuka mendesak adanya reformasi di kerajaan. Nampa telah ditetapkan sebagai tersangka pada aksi protes sebelumnya.

“Mereka dapat menyerahkan diri hari ini atau kapan mereka siap, tetapi jangan membawa massa,” kata Letnan Jenderal Polisi Amphol Buarabporn.

“Jika mereka tidak menyerahkan diri, kami dapat menangkap mereka saat mereka berada dalam jangkauan aparat,” ujar dia.

Aksi protes yang dipimpin kalangan pelajar berlangsung hampir tiap hari selama lebih dari satu bulan. Massa menuntut Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, eks petinggi junta, membentuk konstitusi baru dan mengakhiri kekerasan terhadap aktivis.

Beberapa pelajar juga mendesak kekuasaan sejumlah pihak seperti Raja Maha Vajiralongkorn, angkatan bersenjata, dan abdi istana dikurangi. Tuntutan itu merupakan salah satu isu yang tabu dibicarakan di Thailand.

Siapa pun yang menghina kerajaan di Thailand dapat dipidana 15 tahun penjara. Namun, PM Prayuth mengatakan raja meminta aparat berhenti memidanakan warga dengan undang-undang penghinaan tersebut.

Kementerian Ekonomi Digital akan melayangkan gugatan terhadap Pavin Chachavalpongpun, seorang akademisi yang eksil, karena membuat grup Facebook yang mengkritik kerajaan, kata juru bicara kementerian Putchapong Nodthaisong. Grup tersebut, yang dinamakan Royalist Marketplace, memiliki lebih dari satu juta anggota.

“Kami telah melayangkan permintaan ke Facebook untuk menghapus grup tersebut, tetapi perusahaan media sosial itu tidak kooperatif,” kata Putchapong. Oleh karena itu, kementerian akan menggunakan Undang-Undang Kejahatan Komputer sebagai dasar hukum gugatan.

Pavin belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.

Dua dari enam aktivis unjuk rasa 10 Agustus yang diburu aparat sempat dipenjara dan dibebaskan dengan jaminan dalam kasus demonstrasi sebelumnya.

Prayuth mengatakan anak muda punya hak untuk berunjuk rasa, tetapi tuntutan yang meminta reformasi di tubuh kerajaan “sudah kelewatan”.

Sejumlah aktivis sayap kanan berencana bertemu di Bangkok, Rabu, guna membahas strategi melawan aksi unjuk rasa pelajar.

Para pelajar sekolah menengah atas juga berencana menggelar demonstrasi di depan Kementerian Pendidikan, Rabu, menyusul rangkaian unjuk rasa dari kalangan pro demokrasi di banyak sekolah.

(Antara/PARADE.ID)

Tags: #Hukum#Internasional#Thailand
Previous Post

Pemkot Surabaya Masih Kaji Belajar Tatap Muka

Next Post

Demokrat Resmi Usung Joe Biden sebagai Capres AS

Next Post
Pasangan Demokrat Biden dan Harris Tampil Bersama

Demokrat Resmi Usung Joe Biden sebagai Capres AS

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

2026-09-25

APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

2026-09-24
Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

2026-09-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Pemimpin Dibiayai Cukong Direspon Politisi: Tunjuk Hidung Saja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In