Minggu, Oktober 11, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Sosial dan Budaya

Aliansi Pemuda ALA Ajak Anak Muda Aceh Kenali Bendera Alam Peudeuëng

redaksi by redaksi
2026-07-04
in Sosial dan Budaya
0
Aliansi Pemuda ALA Ajak Anak Muda Aceh Kenali Bendera Alam Peudeuëng
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Ketua Harian Aliansi Pemuda ALA sekaligus Ketua Umum IMGL Jabodetabek, Tiro Irawan, mengajak generasi muda Aceh untuk lebih mengenal Alam Peudeuëng, panji kebesaran Kesultanan Aceh Darussalam, sebagai bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan sejarah daerah.

Menurut Tiro, pemahaman terhadap sejarah bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan sarana membangun kesadaran jati diri dan karakter yang diwariskan para pendahulu. Ia menilai simbol-simbol sejarah seperti Alam Peudeuëng perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Related posts

Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

2026-10-11
Sidang CLS Bencana Sumatra: Penyintas Desak Status Bencana Nasional

Sidang CLS Bencana Sumatra: Penyintas Desak Status Bencana Nasional

2026-10-05

“Sejarah harus dikenalkan kembali kepada generasi muda agar mereka memahami bahwa Aceh memiliki peradaban besar yang telah memberikan kontribusi penting dalam perjalanan bangsa Indonesia,” ujar Tiro yang merupakan putra daerah asal Gayo Lues itu, dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Alam Peudeuëng dikenal dalam catatan sejarah sebagai panji kerajaan yang digunakan pada masa kejayaan Aceh, saat kesultanan tersebut berkembang sebagai pusat perdagangan, pendidikan Islam, dan kekuatan politik berpengaruh di Asia Tenggara. Bendera ini memiliki ciri khas berupa latar merah dengan lambang bulan sabit, bintang, dan pedang berwarna putih.

Setiap elemen pada bendera tersebut mengandung makna filosofis. Bulan sabit dan bintang mencerminkan identitas keislaman masyarakat Aceh, pedang melambangkan keberanian dan keteguhan dalam menjaga kehormatan serta keadilan, sementara warna merah menggambarkan semangat perjuangan dan pengorbanan.

Tiro menegaskan bahwa Alam Peudeuëng tidak hanya berfungsi sebagai simbol kerajaan pada masanya, tetapi juga menjadi lambang pemersatu masyarakat Aceh dalam mempertahankan martabat dan kedaulatan sepanjang sejarah.

Ia berharap pengenalan sejarah Alam Peudeuëng dilakukan melalui kajian ilmiah, literasi sejarah, dan diskusi yang objektif serta bertanggung jawab, sehingga warisan tersebut dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi sekarang dalam membangun masa depan.

“Semakin kita mengenal sejarah kita sendiri, semakin kuat pula identitas dan rasa tanggung jawab kita dalam menjaga warisan budaya yang dimiliki,” pungkasnya.*

Tags: Aliansi Pemuda ALAAnak Muda AcehBendera Alam Peudeuëng
Previous Post

MME: Pertamina Patra Niaga Andal Jaga Distribusi Energi Nasional

Next Post

Perludem, Bappenas, dan ICW Dorong Digitalisasi Bantuan Keuangan Partai Politik

Next Post
Perludem, Bappenas, dan ICW Dorong Digitalisasi Bantuan Keuangan Partai Politik

Perludem, Bappenas, dan ICW Dorong Digitalisasi Bantuan Keuangan Partai Politik

Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

2026-10-11
Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

2026-10-11
Wantimpres Rocky Gerung: Aktivis di Istana Era Jokowi Gagal Total

Wantimpres Rocky Gerung: Aktivis di Istana Era Jokowi Gagal Total

2026-10-10
Pakar Hukum Sebut Karantina Berbeda dengan PSBB

MK Buktikan Gibran tak Punya Ijazah SMA, DPR Bisa Ajukan Pemberhentian

2026-10-10

Keadilan Harus Didahulukan atas Kepastian Hukum

2026-10-09
Integritas Lahir dari Hati Nurani, Bukan Pengawasan Polisi

Integritas Lahir dari Hati Nurani, Bukan Pengawasan Polisi

2026-10-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Respons Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusril Tegaskan Pemerintah Tolak Konser Israel Houghton di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In