Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Aplikasi Drone DJI Go 4 Dituding Diam-diam Intip Data Pengguna

redaksi by redaksi
2020-07-28
in Teknologi
0
Aplikasi Drone DJI Go 4 Dituding Diam-diam Intip Data Pengguna
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Aplikasi pengendali drone, DJI Go 4, diduga mengintip data pribadi pengguna secara diam-diam. Hal ini diketahui dari temuan terbaru dari dua firma keamanan siber, Synacktiv dan Grimm.

Keduanya menuding bahwa DJI Go 4 mengumpulkan beragam informasi dari perangkat pengguna, mulai dari nomor IMEI ponsel, IMSI, nama operator, nomor seri SIM, informasi kartu SD, alamat bluetooth, dan lain-lain.

Related posts

Prabowo Bantah Kabinet Gemuk Tidak Efisien

Prabowo Bantah Kabinet Gemuk Tidak Efisien

2026-10-21
Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01

Seluruh data pengguna yang telah dikumpulkan lantas dikirim ke server yang berlokasi di China dan berakhir di tangan MobTech, pengembang aplikasi itu sendiri.

Untuk mengaburkan jejak aktivitasnya, Synacktiv menyebut bahwa DJI Go 4 memakai teknik penyamaran ala malware, seperti anti-debug, serta packing and dynamic encryption.

Di dalamnya terdapat installer yang bisa mengunduh dan memasang aplikasi dari luar Google Play Store. Installer tersebut diyakini disediakan oleh Weibo, sebuah platform media sosial asal China. DJI sendiri merupakan salah satu produsen drone komersial terbesar di dunia.

Installer hanya terdapat di versi Android dari DJI Go 4. Di platform iOS, aplikasi itu tidak memiliki installer serupa.

“Fitur-fitur ini bisa dipakai untuk menyasar pengguna tertentu dengan update atau aplikasi berbahaya untuk mengeksploitasi perangkat,” tulis Grimm dalam laporannya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari ArsTechnica, Senin (27/7/2020).

“Dengan informasi yang diambil dari perangkat pengguna, DJI atau Weibo bisa dengan mudah mengindentifikasi target yang spesifik,” lanjut Grimm.

Menanggapi laporan Synacktiv dan Grimm, DJI mengatakan bahwa tudingan yang ditujukan kepada pihaknya hanya sekedar asumsi belaka karena tidak didukung dengan bukti nyata.

“Kami mendukung standar industri keamanan data drone sehingga dapat memberikan perlindungan dan kepercayaan diri bagi semua pengguna,” ujar DJI.

Google dilaporkan tengah melakukan investigasi lebih lanjut terkait tuduhan yang dilayangkan oleh Synacktiv dan Grimm. Para pengguna aplikasi DJI Go 4 disarankan untuk mencopot pemasangan aplikasi hingga Google dapat menyelesaikan proses penyelidikannya.

Pada bulan Januari lalu, Departemen Dalam Negeri AS diketahui resmi melarang peredaran drone milik DJI dan semua drone dari pabrikan China lainnya. Upaya pelarangan ini dilakukan karena pemerintah khawatir akan adanya pencurian data.

(Kompas/PARADE.ID)

Tags: #Aplikasi#DJIGo4#Drone#Siber
Previous Post

Qatar Berminat Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Next Post

Diminta Tebusan, Garmin Jadi Korban Ransomware

Next Post
Diminta Tebusan, Garmin Jadi Korban Ransomware

Diminta Tebusan, Garmin Jadi Korban Ransomware

Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

2026-10-23

OJK Jatuhkan Sanksi Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN

2026-10-23
Ekonom: Indonesia Jadi “Neraka” Investor

Ekonom Prediksi Ekonomi RI 2027 Hanya Tumbuh 3 Persen

2026-10-23
Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan di Rakornas TPAKD

Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan di Rakornas TPAKD

2026-10-23
Madura United Tekuk Persib Bandung 1-0 Lewat Gol Mitkov

Madura United Tekuk Persib Bandung 1-0 Lewat Gol Mitkov

2026-10-23
Prabowo Singgung MSCI di Sidang Kabinet: Indonesia tak Gentar

Prabowo Singgung MSCI di Sidang Kabinet: Indonesia tak Gentar

2026-10-23

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MUI Minta Presiden Beri Perhatian Lebih atas Karhutla Berstatus Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka di Bawah Kibaran Bulan Bintang: Ketika Janji Politik Bertukar Kekerasan di Sagoe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putusan MK Ijazah Gibran Bukan Pengesahan, Jalur Hukum Masih Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In