Minggu, Agustus 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Belasan Ormas di Makassar Tolak RUU HIP, DPRD Mengapresiasi

redaksi by redaksi
2020-07-03
in Nasional, Politik
0
Belasan Ormas di Makassar Tolak RUU HIP, DPRD Mengapresiasi
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar (PARADE.ID)- Puluhan massa, atau kisaran 50-an orang yang mengatasnamakan Aliansi Penjaga Gerbang Timur Indonesia (APEGTI) hari ini mendatangi kantor DPRD Provinsi Sulsel. Kedatangan massa tersebut terkait penolakan RUU HIP.

“Menolak dengan tegas agar dihentikan dan dicabut pembahasannya dalam Prolegnas,” demikian kata Muh. Zulkifli selaku Ketua Presdium APEGTI, Jumat (3/7/2020), di tempat.

Related posts

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

2026-08-29
Tidak Berubahnya Kehidupan Kaum Tani di Mata Ketum GSBI karena Ini

GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

2026-08-28

Menurut Zulkifli, RUU HIP seperti memiliki keanehan, karena ada potensi untuk mengubah Pancasila yang ruhnya berdasarkan keagamaan.

Ustaz Samad, dari Angkatan Muda Muhammadiyah mengatakan bahwa dalam kasus tersebuh PP satu suara terkait dengan RUU HIP, bahwa menolak keberadaan RUU tersebut.

Selain itu, menurut Ketua OKK PP Sulsel Zulkifli Tahir, bahwa terkait Pancasila seharusnya sudah tidak ada lagi pembahasan lagi. Sebab ia merupakan falsafah negara dan sudah final.

Pendapat lain, ustaz Muchtar Dg Lau selaku Ketua KPPSI, mengatakan bahwa dengan adanya RUU HIP ada dugaan kudeta secara halus melalui gerakan perubahan dasar negara yaitu Pancasila.

“Kepada Aparat keamanan agar diusut tuntas terhadap inisiator dan pengusul RUU HIP,” demikian informasinya.

Dalam penolakan di DPRD tersebut, pendemo ditemui oleh Wakil Ketua 1 (Nasdem), Selle Ks Dalle (Ketua Komisi A Fraksi Demokrat), Rahman Pinang (Fraksi Golkar), Hermina Tallulembang (Fraksi Partai Gerindra) dan Meyti Rahmatiyah (Fraksi PKS).

Wakil Ketua dari Nasdem mengatakan dan mengklaim dirinya begitu menjaga sumpah terkait Pancasila. Sehingga, terkait RUU HIP ini, Adi mengatakan akan tetap demikian: menjaga dasar Negara. Namun pernyataannya tampak ter-anulir oleh Nasdem di DPR RI.

Sementara itu, partai lain yang di DPR RI sekiranya mendukung RUU HIP tetapi di Makasaar menolaknya, ialah dari Golkar.

“Akan menandatangani dan menyetujui tuntutan massa aksi dari seluruh anggota DPRD Prov. Sulsel terkhusus fraksi partai Golkar. Akan diusulkan kepada Pimpinan agar maklumat pengunras dijadikan sebagai suara tuntutan dari DPRD Prov. Sulsel,” kata Rahman Pina.

Selanjutnya mereka membacakan Maklumat RUU HIP Maulana, Ketua LMP Kota Makassar. Berikut bunyi maklumatnya: Pertama, Demi menjaga ideologi negara pancasila yang merupakan falsafah hidup NKRI maka RUu HIP wajib untuk ditolak baik oleh lembaga Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif serta seluruh rakyat Indonesia.

Kedua, Meminta kepada pihak DPR untuk menghentikan pembahasan dan mencabut RUU HIP dari Prolegnas DPR RI

Ketiga, Mengaptesiasi pernyataan Presiden Jokowi melalui Menkopolhukam dan Menhumkam yang menegaskan bahwa rumusan Pancasila yang diakui pemerintah adalah rumusan Pancasila yang disahkan pada tanggalb18 Agustus 1945 sehingga siapapun kelompok yang terbukti berusaha mengutak atik rumusan Pancasila yang sah dengan dalih apapun wajib dicurigai sebagai peronrong ideologi negara sehingga wajib untuk diproses secara hukum.

Keempat, Meminta kepada Presiden untuk mengumumkan secara Nasional bahwa rumusan Pancasila yang diakui pemerintah adalah yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan bukan pada tanggal 1 Juni 1945.

Kelima, Meminta kepada masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi oleh ajakan siapapun untuk melakukan tindakan anarkis yang dapat menciderai perjuangan rakyat untuk menyelamatkan Pancasila.

Adapun ormas-ormas yang tergabung di dalam APEGTI ada belasan. Di antaranya ada Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Brigade Muslim Indonesia (BMI), Laskar Merah Putih (LMP), Pemuda Pancasila (PP), dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda (AMP). Selain itu ada ormas Garuda Emas, Sahabat Muslim, Asosiasi Ruqyah Syariah Indonesia, Gerakan Pembela Umat dan Bangsa (GARUDA), Komite Penegakan Syariat Islam (KPPSI), Angkatan Muda Muhammdiyah (AMM), Brigade Celebes, QHI Sulsel, dan GBNN Sulsel.

(Verry/PARADE.ID)

Tags: #APEGTI#DPRD#Makassar#Nasional#RUUHIPpolitik
Previous Post

Penjelasan Lion Air Group Terhadap Penanganan Karyawan Masa Waspada Pandemi Covid-19

Next Post

Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 901 Jadi 27.568 Orang

Next Post
Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah 1.072 Jadi 26.667 Orang

Pasien Sembuh Covid-19 Bertambah 901 Jadi 27.568 Orang

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

2026-08-29
Tidak Berubahnya Kehidupan Kaum Tani di Mata Ketum GSBI karena Ini

GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

2026-08-28
Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

2026-08-27
Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

Putusan MK Nomor 90 “Skandal Konstitusional” Paling Melukai

2026-08-26
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

ASPIRASI Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Desil Bansos

2026-08-25
Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

2026-08-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Muslim Armas Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP TIM 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi GEBRAK di Kemnaker 20 November Bawa Lima Tuntutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bamus Betawi Waspadai Demo Massal Warga Pati 27 Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menkraf Riefky Buka Mubes TIM 2026, Minta Warga Aceh Jaga Kekompakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In