Selasa, Oktober 27, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Deklarasi Kaukus Aktivis 80-90 untuk AMIN

Deklarasi Kaukus Aktivis 80-90 untuk AMIN, atau Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Jalan Brawijaya X, Nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dihadiri puluhan aktivis kawakan.

redaksi by redaksi
2023-09-19
in Nasional, Politik
0
Deklarasi Kaukus Aktivis 80-90 untuk AMIN

Foto: Deklarasi Kaukus Aktivis 80-90 untuk AMIN, Selasa (19/9/2023), di Jakarta

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Deklarasi Kaukus Aktivis 80-90 untuk AMIN, atau Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Jalan Brawijaya X, Nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dihadiri puluhan aktivis kawakan.

Juru Bicara Kaukus Aktivis 80-90, Asep Kusmana (Cusmin) mengungkap alasan mengapa mendeklarasikan AMIN pada hari ini.

Related posts

Netty Aher Minta Kemenkes Periksa RSUD Subang yang Tolak Pasien Hamil hingga Meninggal

Netty Aher Ingatkan Kewaspadaan Influenza, 172 dari 400 Spesimen Positif

2026-10-27

Hari Dokter Nasional 2026: Apresiasi Tinggi bagi Garda Terdepan Kesehatan

2026-10-24

“Kita berkumpul di sini karena rakyat butuh aktivis kawakan untuk menyuarakan kebenaran. Ini eksponen gerakan mahasiswa pro demokrasi, gerakan kritis yang melawan Orde Baru (Orba), dari berbagai kota di Indonesia. Kami semua rela turun gunung,” kata dia.

Deklarasi ini kata dia memiliki tujuan, yakni perubahan, agar keadilan sosial yang ada saat ini tidak lagi diaplikasikan minimalis.

“Semua program bantuan ekonomi  hanyalah remah-remah dari prinsip kesejahteraan, pejabat melihatnya sebagai kebaikan hati, bukan sebagai tanggung negara. Siapa yang menerima, berapa besar, bagaimana caranya, ya, suka-suka pemerintah, bukan melihat kebutuhan masyarakat,” kata dia.

Rezim ini kata dia sama saja seperti telah mengkhianati Pancasila.

“Padahal propagandanya ‘Pancasila adalah Kita’. Tapi faktualnya nilai-nilai Pancasila tidak berlaku ketika berhadapan dengan kepentingan investasi, baik itu pemodal domestic maupu pemodal asing,” katanya.

“Kita bisa lihat Kita bisa lihat kasus Wadas, Kendeng dan terbaru Rempang. Bahkan seorang panglima TNI mengeluarkan pernyataan konyol; dia akan menurunkan prajuritnya utk memiting warga Rempang yg menuntut haknya,” sambungnya.

Dikatakan, duet AMIN wujud mimpi aktivis 80-90 an. Baik Anies dan Muhaimin, adalah tokoh yang lahir dari aktivisme kampus.

“Sebagian sahabat kami telah pergi selamanya. Kami, melalui AMIN akan menitipkan cita-cita mereka. Tidak ada pamrih pribadi, sama sekali bukan itu. Bagi kami sudah cukup anak cucu kami akan mengalami perubahan yang lebih baik,” pungkasnya.

Juru Bicara Anies Baswedan, Sudirman Said menerima deklarasi dukungan para aktivis kawakan ini. Dia yakin, dukungan aktivis yang punya karya fenomenal selama ini akan menambah kekuatan AMIN.

“Luar biasa mereka tak berhenti berpikir bagi bangsa dan negaranya. Pak Anies dan Pak Muhaimin bagian dari dunia aktivisme kampus. Jadi gerakannya akan nyambung,” kata Sudirman.

Menurut dia, AMIN adalah kombinasi duet pemikiran dan ceruk suara yang saling melengkapi. Sama-sama aktivis. Bahkan kehadiran PKB dan Muhaimin akan memperkuat jaringan aktivis mahasiswa dan tentunya akar rumput Nahdlatul Ulama (NU).

“Anies kuat di luar Jawa, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten. Gus Muhaimin kuat di akar rumput nahdliyin Jawa Tengah dan Jawa Timur,” katanya.

Dalam deklarasi, dibacakan manifesto aktivis 80-90 sebagai bentuk dukungan kepada AMIN. Disebutkan pada isi manifesto itu, bahwa selama 78 tahun Indonesia merdeka dan 25 tahun usia reformasi, nasib rakyat tidak banyak berubah.

Di bawah rezim Jokowi yang sudah berkuasa 2 periode, 10 tahun, pun tidak mampu mengangkat kesejahteraan rakyatnya. Mestinya masa berkuasa Jokowi cukup untuk itu.

“Namun, itu tak kunjung pernah terwujud. Untuk menggambarkan kesejahteraan rakyat hari ini, kita bisa meminjam disksi yang biasa diucapkan Jokowi sendiri, bahwa kondisi sekarang tidak sedang baik-baik saja,” demikian isi manifesto.

“Hari ini kita menyaksikan jeritan rakyat, karena harga beras yang terus merangkak naik. Rakyat kelas bawah sudah kesulitan membeli beras. Bahkan untuk beras kualitas rendah sekalipun. Padahal masalah beras adalah hal fundamental bagi rakyat. Ini soal hidup dan mati.”

(Rob/parade.id)

Tags: #AMIN#Kaukuspolitik
Previous Post

Jawaban Jokowi soal Isu Wamentan Dicekik

Next Post

Aksi AASB di Kemnaker Menuntut Kenaikan Upah Tahun 2024

Next Post
Aksi AASB di Kemnaker Menuntut Kenaikan Upah Tahun 2024

Aksi AASB di Kemnaker Menuntut Kenaikan Upah Tahun 2024

Netty Aher Minta Kemenkes Periksa RSUD Subang yang Tolak Pasien Hamil hingga Meninggal

Netty Aher Ingatkan Kewaspadaan Influenza, 172 dari 400 Spesimen Positif

2026-10-27

Hari Dokter Nasional 2026: Apresiasi Tinggi bagi Garda Terdepan Kesehatan

2026-10-24
Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

2026-10-24

Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

2026-10-23

OJK Jatuhkan Sanksi Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN

2026-10-23
Ekonom: Indonesia Jadi “Neraka” Investor

Ekonom Prediksi Ekonomi RI 2027 Hanya Tumbuh 3 Persen

2026-10-23

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Survei INDEF: Hanya 5 Persen UMKM Formal Bermitra dengan MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muhammadiyah: Karhutla tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In