Jumat, Oktober 2, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Dino Patti Djalal Kritik Kinerja Menlu Sugiono: Jangan Sampai Kemlu Jadi “Island of Mediocrity”

redaksi by redaksi
2025-12-22
in Politik
0
Dino Patti Djalal Kritik Kinerja Menlu Sugiono: Jangan Sampai Kemlu Jadi “Island of Mediocrity”

Foto: Dino Patti Djalal/tangkapan layar

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Mantan Wakil Menteri Luar Negeri dan tokoh senior diplomasi Indonesia, Dino Patti Djalal, menyampaikan kritik tajam sekaligus pesan terbuka kepada Menteri Luar Negeri Sugiono melalui akun media sosial X miliknya pada Minggu (21/12/2025).

Dalam pernyataannya yang emosional namun taktis, Dino menyoroti krisis kepemimpinan di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan memiskinnya komunikasi publik Menlu Sugiono selama satu tahun terakhir. Dino memperingatkan bahwa jika tidak segera berbenah, Kemlu yang selama ini dikenal sebagai center of excellence berisiko merosot menjadi “island of mediocrity” (pulau mediokritas).

Related posts

Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30

APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

2026-09-24

Dino menggarisbawahi empat poin krusial untuk kesuksesan diplomasi Indonesia ke depan:

1. Krisis Kepemimpinan dan Fokus

Dino mengibaratkan Kemlu sebagai mobil Ferrari yang penuh talenta luar biasa, namun kehilangan performa karena pengemudinya tidak fokus. Ia meminta Menlu Sugiono meluangkan waktu lebih banyak—minimal 50 hingga 80 persen waktunya—untuk memimpin kementerian secara full-time.

“Banyak KBRI tidak mendapat arahan dari pusat, rapat koordinasi duta besar tertunda setahun, dan banyak diplomat mengalami demoralisasi karena anggaran dipotong serta inisiatif yang tidak direspons dari atas,” ungkap Dino. Ia juga menyebut adanya risiko hubungan bilateral Indonesia dikendalikan oleh mitra asing akibat absennya arahan strategis.

2. Berhenti Menjadi “Silent Minister”

Poin kedua menyoroti minimnya penjelasan kebijakan luar negeri kepada rakyat. Dino mengutip pesan Menlu legendaris Ali Alatas bahwa “foreign policy begins at home.” Ia mengkritik gaya komunikasi Sugiono yang dianggap hanya dominan di Instagram lewat foto dan video tanpa substansi suara atau pemikiran.

“Dalam satu tahun terakhir, Menlu belum pernah memberikan policy speech yang berarti atau wawancara khusus mengenai substansi politik luar negeri. Kami tidak ingin Menlu Sugiono mendapat predikat sebagai silent minister,” tegasnya.

3. Penutupan Akses kepada Konstituen dan Publik

Dino mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Menlu yang dianggap menutup pintu bagi para pemangku kepentingan. Ia menceritakan pengalamannya saat menyelenggarakan konferensi politik luar negeri terbesar di dunia, di mana ribuan pemuda hadir, namun permohonan pertemuan dan komunikasi dari pihak penyelenggara sama sekali tidak direspons oleh Menlu selama berbulan-bulan.

“Di negara manapun, jika ada konferensi sebesar ini, Menlu akan membatalkan agenda lain untuk melayani konstituen dalam negerinya. Menlu Sugiono harus berubah dari ‘Menlu yang absen’ menjadi ‘Menlu yang hadir’,” lanjutnya.

4. Pentingnya Gotong Royong dengan Akar Rumput

Dino menekankan bahwa membantu Presiden bukan berarti harus “memunggungi rakyat”. Ia meminta Menlu lebih responsif terhadap inisiatif dari ormas hubungan internasional dan akar rumput. Menurutnya, resep sukses politik luar negeri adalah gotong royong antara pemerintah dan masyarakat sipil.

“Hanya Punya Satu Tembakan dalam Sejarah”

Dino mengaku terpaksa menyampaikan pesan ini melalui media sosial karena jalur komunikasi resmi dengan Menlu Sugiono telah “terblokir” secara efektif selama berbulan-bulan.

“Ini adalah pesan kasih sayang. Menlu Sugiono, Anda hanya punya satu tembakan dalam sejarah. Jika usulan ini dilakukan, Anda akan menjadi Menlu yang cemerlang. Jika tidak, diplomasi kita akan merosot dan sejarah akan mencatat Anda dengan nilai merah,” tutup Dino.

Tags: Dino Patti DjalalSugiono
Previous Post

Kecelakaan Kerja Fatal di Lingkar Tambang Harita, AP3LT Ungkap Dugaan Kelalaian

Next Post

Ketua KKSS Papua Barat Dipertanyakan Nasionalismenya oleh Ketua BMI

Next Post
BMI Sebut Aksi Anarkis Mahasiswa Papua di Makassar Terpaksa Dibubarkan karena Ini

Ketua KKSS Papua Barat Dipertanyakan Nasionalismenya oleh Ketua BMI

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01
Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

2026-09-30
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30
Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

2026-09-30
Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risiko Masih Pakai Windows 7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In