Rabu, Maret 4, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

FSPP Usul Perjalanan KA Argo Parahyangan yang Dibatalkan agar Dijalankan Kembali, Alasannya Ini

Hal itu disampaikan langsung Kadiv Humas FSPP Cerah Buana dalam keterangan resminya kepada media, Selasa (6/2/2024) malam

redaksi by redaksi
2024-02-06
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
FSPP Usul Perjalanan KA Argo Parahyangan yang Dibatalkan agar Dijalankan Kembali, Alasannya Ini

Foto: Anggota/Pengurus Federasi Serikat Pekerja Perkeretaapian (FSPP), dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)– Federasi Serikat Pekerja Perkeretaapian (FSPP) usul perjalanan Kereta Api Argo Parahyangan yang dibatalkan agar dijalankan kembali. Hal itu disampaikan langsung Kadiv Humas FSPP Cerah Buana dalam keterangan resminya kepada media, Selasa (6/2/2024) malam.

Menurut Cerah, usul itu disampaikan guna pemenuhan kebutuhan pasar dan demi mempertahankan nama baik Argo Parahyangan yang telah melegenda.

Related posts

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

2026-03-03

Amnesty Internasional Indonesia Serukan Gerakan Reformasi Jilid II

2026-03-02

“Jangan sampai KA Cepat dihadapkan bersaing langsung dengan strategi tarif dan jadwal KA Argo Parahyangan, sehingga mengambil pasar Argo Parahyangan. Lalu kemudian, terget pasar yang seharusnya menjadi target KA Cepat tidak dapat diraih oleh KA Cepat, yaitu segmen premium middle up,” terang Cerah.

“Bahkan pasar KA Argo Parahyangan diambil moda transportasi lain, seperti travel dan mobil pribadi, dalam jangka waktu panjang dan susah kembali lagi membentuk pasar KA Argo Parahyangan yang sudah terbentuk lama,” Cerah melanjutkan.

Namun, sebelum merespons positif usul itu, FSPP meminta kepada pemerintah dan BUMN Perekeretaapian melaksanakan kajian yang mendalam terlebih dahulu, untuk menjaga keseimbangan portofolio bisnis dan lini produknya, serta melaksanakan kajian persaingan dan segmentasi di persaingan bisnis antar moda untuk target pasar Bandung-Jakarta.

“Tolong dapat dilakukan kajian yang mendalam dan jadikan KA Cepat menargetkan segmen pasar baru di atas KA Argo Parahyangan. KA Cepat jangan jadi subsitusi KA Argo Parahyangan dan jangan ambil pasar. Argo Parahyangan justru harus membentuk target pasar yang baru middle up dengan harga super premium. Dan untuk mengembalikan dengan harga keekonomisan investasi yang sangat besar tersebut, agar KA Cepat dan KA Argo Parahyangan sama-sama suistanable dan jangan saling killing each other,” imbuhnya.

Terbaru, dikutip bisnis.com, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penyesuaian jadwal perjalanan KA Argo Parahyangan dan menyisakan lima perjalanan sehari untuk masing-masing rute Jakarta-Bandung dan arah sebaliknya. Pengurangan jadwal telah dilakukan sejak 24 Januari 2024.

Sebelumnya, mengutip data Keputusan Dirjen Perkeretaapian No. KP-DJKA 67 Tahun 2023 tentang Grafik Perjalanan KA pada Jaringan Jalur KA Nasional di Jawa Tahun 2023, terdapat 10 jadwal keberangkatan.

Argo Parahyangan merupakan peleburan dari Argo Gede dan Kereta Parahyangan yang sama-sama melayani rute Stasiun Gambir, Jakarta-Stasiun Bandung. Demikian dikutip katadata.co.id.

Kereta Api Parahyangan diluncurkan pada 31 Juli 1971 oleh Perusahaan Negara Kereta Api atau PNKA. Kereta ini banyak diminati masyarakat, di mana saat itu perjalanan Jakarta-Bandung membutuhkan waktu yang lama karena belum ada jalan tol.

Tingginya minat masyarakat terhadap rute Jakarta-Bandung mendorong Perumka meluncurkan Argo Gede pada 31 Juli 1995. Dikutip dari situs resmi INKA, Argo Gede sama-sama melayani rute Stasiun Gambir-Stasiun Bandung, namun kereta ini melayani kelas eksekutif.

Sebagai informasi, kelas Argo adalah kelas paling atas di antara layanan kereta api yang dioperasionalkan Perumka yang saat ini berubah nama menjadi PT Kereta Api Indonesia atau KAI.

(Rob/parade.id)

Tags: #FSPP#KA#Parahyangan#Sosial
Previous Post

Ahok Meragukan Jokowi Bisa Kerja, Pun dengan Gibran

Next Post

Teguh Aprianto Pilih Partai Buruh untuk Pileg, Pilih Selain Prabowo untuk Pilpres

Next Post
Teguh Aprianto Pilih Partai Buruh untuk Pileg, Pilih Selain Prabowo untuk Pilpres

Teguh Aprianto Pilih Partai Buruh untuk Pileg, Pilih Selain Prabowo untuk Pilpres

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

2026-03-03

Amnesty Internasional Indonesia Serukan Gerakan Reformasi Jilid II

2026-03-02
Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru: Insentif Naik dan Tunjangan Diperbesar

Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru: Insentif Naik dan Tunjangan Diperbesar

2026-02-28
YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

2026-02-27

Mahfud MD: Nasionalisme Luntur Bukan tanpa Sebab, Pemerintah Harus Berbenah

2026-02-26
Proses Pemilihan Adies Kadir Hakim MK Sarat Pelanggaran

Proses Pemilihan Adies Kadir Hakim MK Sarat Pelanggaran

2026-02-26

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

    YLBHI: Draf Raperpres TNI Urus Terorisme Cacat Hukum dan Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PP 28/2024 Menghapus Praktik Sunat Perempuan, MUI: Bertentangan dengan Syariat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proses Pemilihan Adies Kadir Hakim MK Sarat Pelanggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjanjian Dagang RI-AS Bermasalah, Didu: Kualitas Intelijen dan Diplomasi Kita Sangat Anjlok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Barisan Oposisi Indonesia (BOI) Tolak Undangan Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In