Minggu, Februari 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

GPI dan Perisai Tolak Agenda Yoga Internasional di Kedubes India

redaksi by redaksi
2022-06-17
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
GPI dan Perisai Tolak Agenda Yoga Internasional di Kedubes India

Foto: dok. ist

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Dua organisasi pemuda Islam, Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (Perisai) akan melakukan aksi pemboikotan rencana acara 8th International Day of Yoga (IDY) atau Hari Yoga Internasional ke-8 pada tanggal 19 Juni 2022 dan 21 Juni 2022 di Dubes India, Jakarta.

Alasan pemboikotan acara tersebut sebab laku elit (partai penguasa) pemerintah India yang menghina Nabi Muhammad saw beberapa waktu lalu, dan dikecam umat muslim dunia.

Related posts

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14

“Sejauh ini partai penguasa maupun pemerintah India belum mengeluarkan pernyataan resmi permohonan maaf kepada umat Islam di seluruh dunia, terutama kepada negara Indonesia yang mayoritas umatnya beragama Islam.
Oleh karena itu, kami, Koordinator Pusat Gerakan Pemuda Islam (KP GPI) dan Pimpinan Pusat Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PP Perisai) tegas mengancam dan menolak agenda Kedubes India di Jakarta, karena telah menghina Baginda Nabi Muhammad saw,” demikian keterangan media, Kamis (16/6/2022).

Foto: poster penolakan GPI dan Perisai terhadap acara di Kedubes India

Kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Koordinator Aksi yang juga merupakan Komandan Brigade GPI, Irwan A.H.M mengingatkan, sekaligus meminta agar tidak menghadiri acara tersebut, apalagi membuka acara Hari Yoga Internasional ke-8 pada hari Ahad, yang bertempat di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Apabila Anies hadir dan membuka acara tersebut, kedua ormas Islam tersebut secara resmi akan melakukan konsolidasi secara nasional dan melakukan mosi tidak percaya kepadanya serta akan menyampaikan kepada umat Islam agar tidak memilihnya di pencalonan presiden tahun 2024 mendatang.

“Karena telah mendukung serta menyokong agenda Kedutaan Besar India, Jakarta yang terang-terangan membenci bahkan menghina Nabi Besar Muhammad saw dan Alquran,” katanya.

Sebelumnya, mereka telah melakukan aksi (penolakan) pembuka di Kedubes India, Jakarta, dengan membawa puluhan massa.

Acara di Kedubes India kabarnya bekerja sama dengan KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia), PPYNI (Perhimpunan Praktisi Yoga Nasional Indonesia) dan komunitas Yoga lainnya. Diperkirakan yang akan hadir dalam acara di Dubes itu sebanyak 1.500 orang.

(Juf/PARADE.ID)

Tags: #GPI#India#PERISAI#Sosial
Previous Post

Kemiskinan di Indonesia Era Jokowi 2014 hingga 2022

Next Post

Menkominfo Bertemu Menteri Korsel Bahas Pusat Data

Next Post
Menkominfo Ajak Pekerja Humas Kreatif Ciptakan Konten Digital

Menkominfo Bertemu Menteri Korsel Bahas Pusat Data

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

2026-02-12
Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Senat Hukum Universitas Jayabaya Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ini Alasannya

    Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In