Selasa, Oktober 13, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Hacker “Murka” Pasca Kematian George Floyd

redaksi by redaksi
2020-06-14
in Teknologi
0
Hacker “Murka” Pasca Kematian George Floyd
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Amerika Serikat (PARADE.ID)- Kematian pria berkulit hitam asal Amerika Serikat, George Floyd, Senin (25/5/2020) lalu memicu aksi protes di sejumlah wilayah di Amerika Serikat. Siapa sangka kasus tersebut juga rupanya membuat sejumlah peretas (hacker) “marah besar” dengan melancarkan aksinya secara online. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh firma keamanan siber Cloudflare, ada kurang lebih 135 miliar serangan siber (cyberattack) pada akhir pekan lalu, tepatnya pada tanggal 30 dan 31 Mei. Angka tersebut meningkat 17 persen dibanding periode yang sama bulan lalu (25 dan 26 April), di mana Cloudflare mencatat “hanya” ada sekitar 116 miliar serangan siber. Lebih spesifik, sejumlah situs web milik pembela hukum dan advokat (Advocacy Groups), termasuk aneka situs anti-rasisme, terpantau mengalami peningkatan serangan siber hingga 1.120 kali lipat. Adapun jumlah serangan siber terhadap situs-situs tersebut mencapai 120 juta serangan. Hal ini menjadi menarik lantaran pada periode yang sama bulan lalu, serangan siber terhadap situs-situs Advocacy Groups ini nyaris nihil.

Menurut pihak Cloudflare, jenis cyberattack yang dilancarkan oleh para peretas berupa serangan Distributed Denial of Service ( DDoS), atau serangan serupa yang mencoba untuk melumpuhkan sebuah situs atau aplikasi. Diketahui, DDoS sendiri merupakan serangan paket data dalam jumlah besar ke sebuah server. Masifnya jumlah paket data yang diterima dalam waktu bersamaan bisa mengakibatkan server melambat, bahkan tumbang. Selain kategori situs Advocacy Groups, jumlah peretasan terhadap situs-situs milik pemerintahan juga diklaim turut meningkat.

Related posts

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01
Presiden Hargai Riset BRIN

Presiden Hargai Riset BRIN

2026-08-08

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cloudflare.com, Sabtu (6/6/2020), serangan siber terhadap situs pemerintahan di 30 dan 31 Mei meningkat 1,8 kali lipat dibanding minggu terakhir di bulan April. Di samping itu, jumlah serangan siber terhadap situs-situs militer juga ikut melonjak 3,8 kali lipat dibanding bulan April lalu. Terkait serangan siber, pihak Cloudflare mengatakan bahwa peningkatan semacam ini lumrah terjadi. Apalagi jika ada kasus kerusuhan seperti yang ramai terjadi di AS belakangan ini. “Seperti kita tahu, protes dan kekerasan yang terjadi di dunia nyata biasanya disertai dengan serangan di internet,” ujar pihak Cloudflare. “Jika melihat kejadian yang sudah-sudah, orang-orang yang menentang penindasan, sayangnya, akan terus dijejali dengan serangan siber yang bakal bikin mereka bungkam,” pungkas Cloudflare.
(Robi/kompas/PARADE.ID)

Tags: #AmerikaSerikat#Hacker#Siber
Previous Post

Politeknik Siber dan Sandi Negara, Bebas Biaya Pendidikan dan Asrama

Next Post

Meredam Wabah dengan Banyak Bersedekah

Next Post
Meredam Wabah dengan Banyak Bersedekah

Meredam Wabah dengan Banyak Bersedekah

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

2026-10-12

MUI Desak Konser Andrea Bocelli Pro Israel di Indonesia Dibatalkan

2026-10-12
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mahfud: Kasus Gibran Merusak Peradaban Bernegara

2026-10-12
Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

2026-10-12
Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

2026-10-12
Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

2026-10-11

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Respons Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putusan MK Ijazah Gibran: Gugatan tak Diterima, Tetap Wapres

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In