Kamis, Juni 11, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Opini

IKN Baru Masih Menjadi Halusinasi Masyarakat

redaksi by redaksi
2022-03-04
in Opini
0
Momentum Presidensi G20 2022, BEM UIC Ajak Ini ke Mahasiswa Indonesia
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Ibu Kota Negara baru atau yang disebut IKN ini bukan membuat bangsa Indonesia merasa bahagia tetapi lebih membuat bangsa ini merasa di-halusinasi-kan. Bingung terhadap pemerintah atas pemindahan Ibu Kota Negara baru saat ini.

Menurut saya pembahasan pemindahan IKN baru oleh pemerintah saat ini merupakan sesuatu yang di-halusinasi-kam oleh pemerintah sehingga menjadi tanda tanya besar bagi rakyat: apa mungkin IKN ini akan tetap menjadi kenyataan lima tahun pembangunan pemerintahan Presiden Joko Widodo ke depan? Ataukah hanya menjadi halusinasi pemerintahan presiden Joko Widodo saja?

Related posts

AS Paksa China Tutup Konsulat Houston Dalam 72 Jam

Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China

2026-05-08
Emas, Maritim, dan Jalan Kebangkitan Umat

Emas, Maritim, dan Jalan Kebangkitan Umat

2026-04-29

IKN baru ini harusnya dikaji dari berbagai aspek dan bukan hanya dilihat dari faktor kemacetan dan kebanjiran di Jakarta sehingga alasan pemindahan Ibu Kota baru tetap menjadi kemauan atau ambisi keras pemerintah begitu saja, tanpa melihat kondisi bangsa menghadapi Covid-19 saat ini yang masih menjadi kewaspadaan bersama.

Jangan karena pemindahan IKN ini merupakan bagian dari pada kerja sama kejahatan asing sehingga membuat rakyat atau generasi muda Indonesia lupa akan sejarah, karena Jakarta merupakan pusat kota kemenangan rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Bahkan kota pemerintahan pertama sejak masih bernama Batavia pada masa Hindia Belanda. Dan pada awal abad ke-20 ada upaya dari pemerintahan Hindia Belanda sengaja untuk mengubah lokasi Ibu Kota, dari Batavia ke Bandung. Itu pum juga gagal, karena kota ini merupakan kota yang banyak menyimpan kemenangan. Bahkan masih banyak sejarah lagi yang di simpan oleh kota kemenangan dan kota penyatuan semua rakyat Indonesia dari Dabang sampai Merauke.

Sebab sudah sangat banyak keinginan-keinginan dari pemerintah untuk menyelesaikan berbagai sesuatu namun dibiarkan begitu saja dan tidak sama sekali menjadi pencapaian murni dari orientasi yang disampaikan oleh pemerintah selama ini, ya, salah satunya “Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional” yang masih menjadi tanda tanya besar bagi rakyat Indonesia saat ini.

Kemudian dihebohkan lagi dengan sebuah persoalan pemindahan IKN baru yang membuat bingung dan meresahkan rakyat Indonesia seakan-akan IKN ini bakal memberikan kehidupan yang layak dan terjamin dari persoalan-persoalan, yang masih belum mampu dituntaskan kan oleh pemerintah saat ini.

Pemerintah jangan tergesa-gesa mewacanakan pemindahan IKN baru tanpa dipahami sebagai suatu proses penting sebelum menentukan keputusan besar untuk memindahkannya yang akan keluar dari Jakarta, karena ini bukan hal remeh yang bisa di balik dengan sebelah tangan begitu saja.

Pemerintah musti lebih jelih dalam melihat dan bercermin dari pengalaman negara-negara luar, karena kita perlu sadari bahwa keputusan untuk pemindahan IKN adalah suatu keputusan besar dan memakan biaya yang sangat mahal. Bahkan kita lihat sejarah pengalaman dari beberapa negara yang kemudian dapat menunjukkan bahwa pemindahan Ibu Kota memakan proses yang sangat panjang dan hal ini bukanlah waktu yang sangat cepat untuk di tiru oleh pemerintah saat ini, melainkan sebuah pelajaran yang perlu dikoreksi oleh rezim.

Sebab pemindahan Ibu Kota tidak semata didorong oleh pertimbangan kondisi melainkan suatu keputusan rakyat Indonesia secara bersama dari Sabang sampai Merauke untuk membahas wacana pemindahan IKN ini.

Jangan kita salah menempatkan sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Ketika presiden Soekarno sempat menggagas pemindahan IKN ke Palangkaraya, pada saat peresmian Palangkaraya sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 1957 tetapi kemudian gagal. Lalu presiden Soekarno meninggalkan gagasan pemindahan Ibu Kota tersebut dan kembali memfokuskan pembangunan di Ibu Kota Jakarta yang kemudian dijadikan sebagai simbol kebangkitan Indonesia.

Ini bukan cita-cita dari Presiden Soekarno yang di kamuflase oleh pemerintah saat ini bahwa IKN baru, merupakan bagian dari cita-cita presiden Soekarno sejak dulu.

Yang perlu diwaspadai oleh pemerintah saat ini adalah menjaga pemindahan Ibu Kota akibat kekurangan biaya sehingga upaya pemindahan tersebut jangan sampai berhenti karena masalah ekonomi yang akhirnya hanya menjadi halusinasi untuk rakyat Indonesia semata.

Pemerintah perlu mengambil pengalaman dari negara-negara lain untuk menjadi sebuah acuan atau bahan koreksi bahwa IKN baru akan berhasil ataukah gagal dalam waktu 2024 yang singkat ini. Dan semoga pemindahan IKN ini merupakan sebuah KENYATAAN bagi rakyat Indonesia dan bukan hanya HALUSINASI Rezim terhadap rakyat Indonesia.

Jakarta: 3 Maret 2022

Muksin Mahu
Presiden Mahasiswa UIC Jakarta

Tags: #IKN#Muksin#Opini
Previous Post

Jokowi Diimbau buat Pernyataan terkait Penundaan Pemilu 2024

Next Post

Mari Kita Rawat Republik Kita dengan Segala Upaya

Next Post

Mari Kita Rawat Republik Kita dengan Segala Upaya

Presiden KSBSI Sorot CAS 23 Negara Bermasalah di ILC ke-144

2026-06-09
Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

2026-06-08
Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

2026-06-07
Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

2026-06-06
Tips Mencari Sekolah Kejuruan di Surabaya yang Sesuai dengan Minat

Tips Mencari Sekolah Kejuruan di Surabaya yang Sesuai dengan Minat

2026-06-06
GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy

GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy

2026-06-05

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

    Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Buruh Kepung Kemnaker, Tuntut Hentikan PHK Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSBPI Kawal Mediasi PHI Pekerja dengan Amos Indah Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In