Senin, Juli 13, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

Sinergi Kebijakan Perkuat Rupiah, IHSG, dan Fundamental Ekonomi

redaksi by redaksi
2026-06-28
in Ekonomi
0
Sinergi Kebijakan Perkuat Rupiah, IHSG, dan Fundamental Ekonomi

Foto: Andry Asmoro, dok. kumparan

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Bank Mandiri menilai penguatan nilai tukar rupiah dan rebound Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa pekan terakhir merupakan hasil dari sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang semakin terkoordinasi, serta respons pasar terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, menyampaikan bahwa kehadiran aktif pemerintah dan Bank Indonesia di pasar menjadi kunci utama memperbaiki sentimen investor. “Penguatan rupiah dan rebound IHSG dipengaruhi oleh koordinasi fiskal dan moneter yang solid, serta langkah-langkah kebijakan yang nyata di lapangan,” ujar Andry dalam keterangannya belum lama ini.

Related posts

Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

2026-07-09
Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

2026-06-06

Dari sisi domestik, perbaikan kurva imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), terutama untuk tenor panjang, berhasil menarik kembali minat investor asing ke pasar obligasi. Dalam dua minggu terakhir pasar obligasi Indonesia mencatat arus masuk (inflow) setelah sebelumnya mengalami outflow year-to-date, yang menjadi indikator membaiknya kepercayaan investor terhadap aset domestik.

Pemerintah juga mendapat apresiasi atas kebijakan refocusing dan realokasi anggaran yang meningkatkan efektivitas belanja negara. Dengan mengalihkan anggaran ke sektor-sektor produktif, seperti infrastruktur transportasi, logistik, telekomunikasi, serta program digitalisasi dan dukungan bagi UMKM, langkah ini dinilai memperkuat pondasi pertumbuhan jangka panjang sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja.

Bank Indonesia turut memperkuat stabilitas melalui intervensi terukur di pasar valuta asing dan peningkatan pasokan devisa hasil ekspor. Optimalisasi mekanisme local currency transaction (LCT) juga meningkatkan penggunaan rupiah dalam perdagangan lintas batas, mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan menambah stabilitas sistem keuangan domestik.

Kondisi eksternal yang lebih kondusif, termasuk meredanya tensi geopolitik dan penurunan harga minyak dunia di bawah USD 80 per barel, turut memberi sentimen positif bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Namun Andry mengingatkan pasar tetap waspada terhadap volatilitas global, khususnya sinyal kenaikan suku bunga dari the Fed yang berpotensi menguatkan dolar AS dan memberi tekanan pada mata uang emerging markets.

Meskipun menghadapi tekanan eksternal, Bank Mandiri menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di kisaran 5 persen, sementara inflasi diperkirakan tetap terkendali di sekitar target Bank Indonesia. Cadangan devisa yang berada di kisaran USD 144–145 miliar memberikan bantalan lebih dari lima bulan impor, sehingga mampu menopang stabilitas nilai tukar.

Bank Mandiri menyoroti sejumlah sektor yang menjadi motor pertumbuhan, antara lain transportasi, logistik, makanan dan minuman, perdagangan, serta telekomunikasi. Sektor pertanian dan manufaktur juga disebut memiliki potensi besar untuk didorong melalui insentif fiskal dan program pembiayaan yang tepat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas dan ekspor.

“Kebijakan terintegrasi antara pemerintah dan otoritas moneter, ditopang pengelolaan fiskal yang hati-hati dan komunikasi kebijakan yang jelas, memperkuat kepercayaan investor. Dengan demikian, Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk mempertahankan momentum pertumbuhan dan menarik investasi jangka panjang,” kata Andry.

Bank Mandiri juga menekankan pentingnya keberlanjutan pelaksanaan reformasi struktural dan percepatan proyek-proyek prioritas. Jika sektor-sektor strategis mendapat dorongan melalui insentif tepat sasaran, pertumbuhan Indonesia berpotensi meningkat hingga melebihi 5,5 persen secara berkelanjutan.

Sebagai penutup, Bank Mandiri menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan dan stabilisasi makro. “Risiko eksternal tetap ada, namun dengan koordinasi kebijakan yang kuat dan komunikasi yang efektif, peluang bagi Indonesia untuk tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan tetap terbuka lebar,” ujar Andry.*

Tags: #IHSGFundamental EkonomiPerkuat RupiahSinergi Kebijakan
Previous Post

LBH Banda Aceh Bahas Hak Kesehatan Korban Bencana Ekologis di Aceh

Next Post

Aksi PP TIM di ESDM Gugat Bahlil soal Blok Andaman

Next Post
Aksi PP TIM di ESDM Gugat Bahlil soal Blok Andaman

Aksi PP TIM di ESDM Gugat Bahlil soal Blok Andaman

Said Iqbal Selesaikan Mogok Kerja, PHK Batal di PT Molex Ayus

Perjuangan Mewujudkan Kesejahteraan Buruh Tidak Dapat Dipisahkan dari Upaya Pemberantasan Korupsi

2026-07-13
Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

2026-07-12
TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

2026-07-11
Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

2026-07-10
Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

2026-07-10
Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

2026-07-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

    Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Warga Bali Gugat Pemerintah terkait Banjir Sarbagita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi Buruh Desak UU Ketenagakerjaan Baru Rampung Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Frasa Ketua MPR “Diutus Presiden” ke Iran Dipersoalkan Pemuda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In