Jumat, Oktober 9, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Integritas Lahir dari Hati Nurani, Bukan Pengawasan Polisi

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyatakan integritas bersumber dari hati nurani yang tertanam kuat, bukan dari ketakutan pada aparat penegak hukum

redaksi by redaksi
2026-10-09
in Politik
0
Integritas Lahir dari Hati Nurani, Bukan Pengawasan Polisi

Foto: ilustrasi (AI)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Penang  (parade.id)- Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyatakan integritas bersumber dari hati nurani yang tertanam kuat, bukan dari ketakutan pada aparat penegak hukum. Penegasan itu ia sampaikan saat sesi tanya jawab usai syarahan di Universiti Sains Malaysia (USM), Penang, yang diunggah di YouTube-nya, Rabu (7/10/2026).

Menjawab moderator yang menyinggung godaan suap terhadap pejabat, Yusril mengatakan integritas adalah internalisasi nilai yang diyakini, bukan sekadar pemahaman intelektual. “Kalau kita punya integritas, kita tidak memerlukan banyak polisi dan jaksa. Kita tidak perlu pengadilan karena kita tahu ini boleh, ini tidak boleh,” ujarnya.

Related posts

Yusril di USM: Sistem Baik tak Cukup, Etika Pemimpin Wajib

2026-10-08
Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

2026-10-07

Ia mengutip Ali bin Abi Thalib: “Jangan meminta fatwa kepadaku, mintalah fatwa kepada hati nuranimu sendiri.” Menurut Yusril, orang bisa membohongi banyak orang, tetapi tidak bisa membohongi hati nuraninya.

Kesempatan ada, tapi menolak

Yusril mengakui pejabat publik mudah tergoda karena banyak pihak datang membawa uang. “Kesempatan itu ada. Saya bisa melakukan, tetapi saya mengatakan saya tidak mau melakukan itu karena bertentangan dengan kesadaran hati saya,” katanya.

Ia menilai kedua negara sebenarnya tidak kekurangan sistem. Indonesia punya lembaga antikorupsi, begitu pula Malaysia dengan badan pencegahan rasuah. Namun korupsi tak kunjung hilang karena etika belum menjadi fondasi.

“Orang yang salat lima waktu bertambah banyak, salat Jumat ramai, haji dan umrah ramai. Tetapi beragama baru pada level ibadah ritual, belum menyentuh kesadaran hati nurani,” ujarnya.

Karena itu, Yusril yakin jika moralitas baik, integritas pemimpin akan baik pula. Ia menyebut bagi bangsa yang sama-sama beriman kepada Tuhan, filsafat moral yang berbasis agama semestinya menjadi rujukan.

Tags: Bukan Pengawasan PolisiHati NuraniIntegritasLahirYusril Ihza Mahendra
Previous Post

Siswa tak Lagi Otomatis Naik Kelas 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen

Next Post

Keadilan Harus Didahulukan atas Kepastian Hukum

Next Post

Keadilan Harus Didahulukan atas Kepastian Hukum

Please login to join discussion

Keadilan Harus Didahulukan atas Kepastian Hukum

2026-10-09
Integritas Lahir dari Hati Nurani, Bukan Pengawasan Polisi

Integritas Lahir dari Hati Nurani, Bukan Pengawasan Polisi

2026-10-09
Pesan Sekum PP Muhammadiyah Jelang Tahun Politik: Mengedepankan Rasionalitas-Objektif, Hindari Fanatisme

Siswa tak Lagi Otomatis Naik Kelas 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen

2026-10-08
Indonesia Bakal Gabung OECD, Dorong Kerja Sama Malaysia

Indonesia Bakal Gabung OECD, Dorong Kerja Sama Malaysia

2026-10-08

Yusril di USM: Sistem Baik tak Cukup, Etika Pemimpin Wajib

2026-10-08
Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

2026-10-07

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormawa Unpam: Aksi Merusak Fasum hingga Penjarahan Mencederai Nilai Perjuangan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Kerja Fatal di Lingkar Tambang Harita, AP3LT Ungkap Dugaan Kelalaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In