Jumat, Oktober 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Jejak HT dan Tudingannya

redaksi by redaksi
2020-08-31
in Internasional, Nasional, Politik, Sosial dan Budaya
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Penulis buku ‘Arus Baru Islam Radikal’, M. Imdadun Rahmat mengatakan bahwa Hizbut Tahrir lahir di Yordania pada tahun 1952. Hizbut Tahir (HT) menurut dia merupakan pecahan dari Ikhwanul Muslimin (IM), dengan jebolan tokoh Takiyuddin An nabani. Organisasi ini lahir karena adanya ketidakpuasan dengan gerakan  IM, sehingga memecahkan dan membentuk gerakan sendiri.

“Sejak pertamanya lahir HT ini tidak pernah mendapatkan izin dari pemerintah Yordania dikarenakan menimbulkan banyak masalah, di antaranya soal konstitusi dan sistem pemerintahan di Yordania,” kata dia, Senin (31/8/2020), ketika menjadi pembicara melalui webinar dengan tema “Jejak HTI dan Klaim Khilafah di Nusantara”.

Related posts

Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

2026-10-30
BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

2026-10-30

Di Indonesia, lanjut dia, justru sebaliknya. HT membuat prestasi yang berbeda dengan negara-negara lain, karena mempunyai pengaruh di kancah politik nasional.

“Namun di internal mereka sendiri, organisasi ini banyak terpecah dan rentan atas konflik,” terangnya.

Struktur HT di Indonesia pun menurut dia sangat tersusun rapi. Untuk menyembunyikan pengurus aslinya bahkan Jubir HT di Indonesia menurut dia enggan mengakui struktur aslinya.

“Karena kemungkinan struktur aslinya disahkan langsung oleh pengurus pusatnya di London yang tidak pernah kita deteksi. Bahkan intelejen kita juga sulit untuk sampai menembus kesana,” jelasnya.

Di indonesia, HT disebut olehnya dalam melakukan aktivitas/gerakannya ialah dengan bawah tanah. Terkadang peneliti pun dikatakan olehnya hanya mampu melihat jejaknya saja, dikarenakan gerakannya adalah gerakan yang tidak terbuka maupun transparan.

Sementara itu, menurut penulis buku “Prahara Suriah” Dina Yina Sulaeman, ia menuding bahwa HT memiliki jejak kekerasan.

“Walaupun di Indonesia mereka beralasan atau mengklaim bahwa mereka adalah organisasi dakwah. Namun konflik Libia dan konflik Suriah membuktikan bahwa klaim mereka itu salah,” kata dia, di acara yang sama.

Ketika itu, paparannua, saat berupaya menggulingkan Khadafi. Mereka membuat narasi bahwa khadafi itu Fir’aun.

Padahal Libia saat itu negara termakmur di Afrika menurut data valid PBB.

“Bahkan HT menyeruhkan untuk jihad menggulingkan khadafi,” terangnya.

Sementara di Suriah, lanjut Dina, pada tahun 2012 mereka (HT) membelot aturan pemerintah dan menginginkan berdirinya khilafah.

“Sementara pernyataan Jubir Ismail Yusanto HT Indonesia menyatakan bahwa HT berbaiat pada Jabba an nusrah di Suriah, dimana Jabba an nusrah merupakan organisasi teroris yang telah resmi dinyatakan oleh PBB.

“Organizasi tersebut adalah keturunan Al Qaida,” tudingnya.

Dalam pengantar ketika menjadi pemateri, Imdadun Rahmat  mengatakan bahwa isu khilafah ini sebelumnya sempat merebak pasca seorang mahasiswa yang belum lulus kuliah. Mahasiswa ini menurut dia menuliskan sebuah jejak khilafah di Nusantara, di mana menurut dia skripsi ini masih pada tahap revisi di Universitas Negeri Islam Syarif Hidayatullah Jakarta.

Penulis itu disebut olehnya adalah salah satu pengurus HT di Indonesia.

(Verry/PARADE.ID)

Tags: #HTI#Internasional#Khilafah#Nasional#Sosbud
Previous Post

Tambah Korban: Penanganan Pemerintah dalam Atasi Covid-19 Dipertanyakan

Next Post

KRM Dukung Paslon FBW: Jauh dari Kepentingan Parpol

Next Post

KRM Dukung Paslon FBW: Jauh dari Kepentingan Parpol

Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

2026-10-30
BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

2026-10-30
Surplus Beras Nasional tak Jamin Harga Stabil di Daerah

Surplus Beras Nasional tak Jamin Harga Stabil di Daerah

2026-10-30
Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

2026-10-29

Revisi UU Pemerintahan Aceh Harus Perkuat Kewenangan Migas Blok Andaman

2026-10-28
BRIN Dukung Riset dan Inovasi Nasional untuk MBKM

BRIN Kembangkan Biogas Limbah Sawit, Potensi Listrik 3,9 GW

2026-10-28

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Jatuhkan Sanksi Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Netty Aher Ingatkan Kewaspadaan Influenza, 172 dari 400 Spesimen Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In