Selasa, Oktober 13, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Pendidikan

Kajian DDII Kota Bekasi Bahas Geopolitik Palestina

redaksi by redaksi
2026-04-12
in Pendidikan
0
Kajian DDII Kota Bekasi Bahas Geopolitik Palestina

Foto: dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi (parade.id)- Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bekasi menggelar Kajian Sehari Bersama Dewan Dakwah (SBDD) bertema “Palestina: Jantung Geopolitik Dunia dan Ujian Persatuan Umat Islam di Era Modern” di Masjid Al Muslimun, Bekasi, Ahad (12/4/2026).

Kegiatan ini diikuti ratusan jemaah dan dirangkai dengan silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah. Hadir sebagai narasumber Direktur Baitul Maqdis Institut Ustaz Fahmi Salim dan pengamat Timur Tengah Ustaz Farid Okbah.

Related posts

FORMAD Jangkau 806 Siswa Kepulauan Aceh lewat Youth Education Roadshow

FORMAD Jangkau 806 Siswa Kepulauan Aceh lewat Youth Education Roadshow

2026-10-11
Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

2026-10-11

Ketua Dewan Da’wah Kota Bekasi, Ustaz Salimin Dani, dalam sambutannya menekankan pentingnya edukasi geopolitik kepada umat Islam.

Ia menyebut bahwa pemahaman terhadap dinamika global diperlukan agar umat tidak bersikap pasif dalam menyikapi konflik yang melibatkan dunia Islam.

“Kita ingin umat memiliki pemahaman dan sense of crisis. Jangan sampai ketika terjadi pertarungan antara kebenaran dan kebatilan, umat justru tidak berpihak,” ujar Ustaz Salimin.

Ia juga menyinggung peran kekuatan global dalam konflik dunia Islam, serta pentingnya sikap kritis dan tidak mudah terpengaruh narasi yang berkembang.

Dalam pemaparannya, Ustaz Fahmi Salim menjelaskan bagaimana Iran dipandang dalam perspektif Israel. Menurut dia, terdapat dua wajah Iran dalam imajinasi Israel, yakni sebagai pihak yang pernah berjasa dalam sejarah Yahudi dan sekaligus sebagai ancaman besar.

“Iran dipandang sebagai penyelamat dalam sejarah melalui sosok Raja Cyrus, tetapi juga dianggap sebagai ancaman seperti figur Haman dalam narasi keagamaan mereka,” Ustaz kata Fahmi.

Ia juga mengulas relevansi Surat Ar-Rum dalam konteks geopolitik modern. Menurut dia, ayat tersebut menunjukkan pentingnya keseimbangan kekuatan global, bukan sekadar keberpihakan ideologis.

“Pelajaran geopolitik yang bisa diambil adalah dukungan terhadap suatu pihak tidak selalu berarti menyetujui akidahnya, tetapi bisa dalam rangka menjaga keseimbangan kekuatan,” ujarnya.

Ustaz Fahmi menilai, dalam konteks kekinian, umat Islam perlu bersikap strategis. Ia menyebut dukungan terhadap Iran dalam isu Palestina dapat dilihat dari sisi geopolitik, tanpa harus mengadopsi ideologi atau pandangan keagamaannya.

“Ini soal memetakan prioritas dan dampak yang lebih besar. Namun, tetap perlu kewaspadaan agar tidak terjadi pergeseran akidah,” katanya.

Sementara itu, pembicara kedua Ustaz Farid Okbah menyoroti ambisi politik Donald Trump dalam membentuk ulang peta kekuatan global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Dalam pemaparannya, Ustaz Farid menyebut Trump memiliki dua agenda besar yang saling berkaitan. Pertama adalah Make America Great Again (MAGA), yakni upaya mengembalikan dominasi Amerika Serikat sebagai kekuatan utama dunia melalui berbagai instrumen politik dan ekonomi.

“Trump ingin menjadikan Amerika seperti perusahaan besar dengan dirinya sebagai pengendali utama,” ujar Ustaz Farid.

Selain itu, ia menyebut adanya agenda lain yang disebut sebagai Make Iran Great Again (MIGA), yang menurutnya justru bertujuan mengubah arah kekuasaan di Iran agar lebih sejalan dengan kepentingan Amerika.

Ustaz Farid menilai ambisi tersebut berkaitan erat dengan kepentingan ekonomi, terutama penguasaan sumber daya energi di kawasan. Ia juga mengaitkan langkah tersebut dengan kepentingan strategis Israel, yang menurutnya memiliki kesamaan kepentingan dengan Amerika dalam menghadapi Iran.

“Targetnya adalah melemahkan Iran sebagai kekuatan regional, sekaligus memastikan kawasan tetap berada dalam kendali kepentingan Barat,” ungkap Ustaz Farid.

Ia menambahkan, pendekatan yang digunakan tidak selalu bersifat langsung, tetapi juga melalui strategi tidak langsung seperti dukungan terhadap aktor-aktor proksi di berbagai negara konflik di Timur Tengah.

Pernyataan ini menegaskan pandangan Ustaz Farid bahwa dinamika geopolitik kawasan tidak lepas dari ambisi kekuatan besar dunia dalam mempertahankan pengaruh dan dominasi global.

Kajian Dewan Da’wah Kota Bekasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi geopolitik umat serta memperkuat persatuan dalam menyikapi isu-isu global yang berkaitan dengan dunia Islam.*

Tags: DDII Bekasikajian DDIIKajian DDII Bekasi
Previous Post

KSPI-Partai Buruh Akan Kerahkan Ratusan Ribu Massa di Mayday 2026

Next Post

Kedaulatan Pangan: Ujian Nyata RI di Tengah Krisis Global

Next Post
Hari Internasional Melawan Islamofobia Anugerah, UBN Ungkap Sejumlah Keuntungannya

Kedaulatan Pangan: Ujian Nyata RI di Tengah Krisis Global

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

2026-10-12

MUI Desak Konser Andrea Bocelli Pro Israel di Indonesia Dibatalkan

2026-10-12
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mahfud: Kasus Gibran Merusak Peradaban Bernegara

2026-10-12
Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

2026-10-12
Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

2026-10-12
Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

2026-10-11

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Respons Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusril Tegaskan Pemerintah Tolak Konser Israel Houghton di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In