Minggu, Agustus 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Ketum KASBI, Nining Elitos Menyoal Poros Politik dalam Perspektif Gerakan

redaksi by redaksi
2021-08-20
in Nasional, Politik
0
Ketum KASBI, Nining Elitos Menyoal Poros Politik dalam Perspektif Gerakan

Foto: Ketum KASBI, Nining Elitos saat menjadi salah satu pembicara dalam diskusi yang diadakan oleh Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) by virtual, Jumat (20/8/2021)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Ketua Umum KASBI, Nining Elitos berbicara di acara diskusi Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) dengan tema ‘Poros Politik dalam Perspektif Gerakan’, melalui virtual Zoom, Jumat (20/8/2021). Dalam kesempatan itu, Nining mengawalinya dengan “nostalgia” Orde Baru (Orba).

Menurut dia, kala itu kita cukup lama hidup di era Orba untuk meruntuhkan otoriter saat itu, yang memang butuh kekuatan besar dengan kekuatan rakyat, yang kemudian kita sebut sebagai reformasi.

Related posts

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

2026-08-29
Tidak Berubahnya Kehidupan Kaum Tani di Mata Ketum GSBI karena Ini

GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

2026-08-28

Pasca rezim otoriter runtuh tentu menurut dia banyak harapan yang diharapkan berbagai macam kelompok. Di antaranya perubahan kesejahteraan, perubahan bagaimana pemerataan dan ruang demokrasi.

Namun ternyata, apa yang ia rasakan, sudah 20 tahun lebih dari Orba, ternyata harapan itu pupus. Sebab berkali-kali berganti rezim, berganti kekuasaan, rakyat hanya dijadikan objek untuk meraih kekuasaan saja tetapi, yang kemudian rakyat dilupakan, termasuk di dalamnya ada kaum buruh, petani, perempuan, masyarakat bahkan hingga pengangguran.

“Mulai dari 2014, 2019, kita berharap akan banyak terhadap perubahan Indonesia. Tapi ternyata memprihatinkan. Malah terjadi krisis ekonomi, kesehatan, kebijakan memprihatinkan untuk rakyat,” kata dia.

“Rakyat makin terpinggirkan. Suaranya makin tidak didengar. Kalau kita bersuara kita dikriminalisasi yang berujung penjara,” sambungnya.

Bahkan, kata dia, yang paling mengerikan hari ini adalah dimana situasi kita berhadapan pandemi, tapi di posisi lain mengabaikan kesehatan juga hak rakyat. Misalkan dimana di masa pandemi ini banyak buruh yang menjadi korban PHK, orang kehilangan pekerjaan, kehilangan usaha, tidak bisa berdagang karena PSBB, PPKM yang berjilid-jilid.

“Kalau kita ceritakan banyaklah, soal ketidakadilan, kesengsaraan yang semakin nyata di depan mata kita,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa tidak menampik saat ini tidak lagi bisa berharap, menitipkan nasih rakyat, nasib suatu bangsa kita ini kepada segelintir orang. Sebab sebagaimana kita tahu pasca reformasi termasuk saat ini yang sudah 2 periode sekali pun justru makin menjauhkan apa yang menjadi pesan konstitusi kita bagaimana melakukan kemakmuran, kesejahteraan, keselamatan untuk rakyat.

Termasuk, kata dia, juga partai-partai politik yang hari ini, dimana eksekutif dan legislatif menghasilkan UU Cipta Kerja tapi dianggap keberhasilan. Padahal itu keberhasilan segelintir orang saja.

“Kalau kita bicara segelintir pasti kepentingannya kapital dan oligarkinya, yang kemudian semakin menyelamatkan kepentingannya,” katanya.

Situasi hari ini menurut aktivis perempuan ini tentu dibutuhkan kekuatan politik rakyat dari berbagai macam sektor.

“Mungkin ada kawan-kawan yang menyebut partai poros baru, politik alternatif, atau politik kelas, tapi itu tidak bisa hanya dibicarakan melainkan juga harus dipersiapkan oleh rakyat,” kata dia.

Namun, lanjutnya, dalam mempersiapkan ini perlu berapa kesiapan kita dari banyaknya kabupaten/kota dari provinsi. Kemudian dari jumlah desa berapa bisa berkontribusi.

Memang kekuatan ini harus ril, katanya. SDA dan finansial, contohnya, juga kita harus persiapkan.

“Kalau saya begitu jika membicarakan kekuatan politik ke depan, karena kita tidak bisa berharap pada kekuasaan pada hari ini. Dimana kita bertahun-tahun kita mengalami tekanan yang makin masif,” katanya.

Pasalnya, kata dia, rakyat makin terhimpit. Penggusuran makin terjadi di mana-mana. Pembiaran terhadap hak-hak rakyat sekarang ini makin terjadi. Begitu juga suara rakyat yang makin terpinggirkan, terpenjara.

“Mengapa? Walau penguasa bilang tidak alergi kritik, tapi dalam realitanya, kita belum sampai di tempat pun sudah ada yang ditangkap karena akan buat kerusuhan, diangap mengganggu keamanan. Padahal kalau kita bicara rakyat sudah tak lagi aman karena perutnya tak terisi, itu justru jauh mengganggu keamanan,” tandasnya.

(Sur/PARADE.ID)

Tags: #Buruh#KASBI#Nasional#PRIMApolitik
Previous Post

Menyoal Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN)

Next Post

Pesepakbola Afghanistan Tewas Jatuh dari Pesawat AS di Kabul

Next Post
Pesepakbola Afghanistan Tewas Jatuh dari Pesawat AS di Kabul

Pesepakbola Afghanistan Tewas Jatuh dari Pesawat AS di Kabul

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

2026-08-29
Tidak Berubahnya Kehidupan Kaum Tani di Mata Ketum GSBI karena Ini

GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

2026-08-28
Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

2026-08-27
Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

Putusan MK Nomor 90 “Skandal Konstitusional” Paling Melukai

2026-08-26
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

ASPIRASI Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Desil Bansos

2026-08-25
Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

2026-08-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Muslim Armas Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP TIM 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi GEBRAK di Kemnaker 20 November Bawa Lima Tuntutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bamus Betawi Waspadai Demo Massal Warga Pati 27 Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menkraf Riefky Buka Mubes TIM 2026, Minta Warga Aceh Jaga Kekompakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In