Minggu, Februari 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Kominfo Teruskan Program Pengembangan Talenta Digital di 2022

redaksi by redaksi
2021-12-29
in Teknologi
0
Menkominfo Ajak Pekerja Humas Kreatif Ciptakan Konten Digital
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) akan terus melanjutkan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) atau talenta digital di tahun 2022 untuk mewujudkan akselerasi transformasi digital nasional.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan, program pengembangan talenta digital dimulai dari level paling bawah yaitu kemampuan dasar atau basic skills.

Related posts

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

2026-01-06

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

2025-10-10

“Level yang paling bawah ini memperkenalkan digital kepada masyarakat kita. Kita mempunyai 270 juta masyarakat, tapi sangat sedikit di antaranya yang paham apa itu digital,” ujar Johnny dalam acara “Mendigitalkan Indonesia: Retrospeksi Kominfo 2021 dan Outlook 2022” secara daring, Selasa.

“Tanpa melibatkan dan menghadirkan mereka untuk mengambil bagian di dalam ruang digital, maka ICT infrastructure yang kita bangun tidak akan optimal pemanfaatannya,” lanjut dia.

Adapun program yang diiniasi Kominfo untuk mengembangkan talenta digital adalah Gerakan Nasional Literasi Digital yang telah dinobatkan sebagai pemenang World Summit on the Information Society (WSIS) Prize 2020 dari International Telecommunication Union (ITU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada 2021, Kominfo telah melakukan literasi digital kepada sekitar 12,5 juta rakyat Indonesia di seluruh pelosok Tanah Air dengan empat kurikulum dasar yaitu digital skills (kecakapan digital), digital ethics (etika berdigital), digital safety (keamanan berdigital), dan digital culture (budaya berdigital).

“Di level basic itu sudah dilakukan dan capaiannya hampir seratus persen selesai. Tahun depan kita akan lanjutkan ini dengan jumlah yang sama,” kata Johnny.

Johnny berharap di akhir tahun 2024, sebanyak 50 juta penduduk Indonesia sudah mendapatkan pelatihan digital tingkat dasar.

“Dengan harapan bahwa kementerian dan lembaga, pemerintah pusat dan daerah, akan meneruskannya dan memperbanyak karena memang kebutuhan kita sangat besar,” tutur Johnny.

“Tidak akan bisa sukses nanti UMKM kalau kita tidak menyiapkan mereka, mereka tidak punya kecakapan digital tingkat basic,” lanjutnya.

Kemudian di tingkat menengah, lanjut Johnny, terdapat program Digital Talent Scholarship yang bekerja sama dengan 197 mitra yang terdiri dari perusahaan teknologi global, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), politeknik, dan universitas.

“Dari beberapa studi menyebutkan bahwa kita membutuhkan setidaknya 600 ribu digital talent dengan intermediate skills setiap tahun dalam 15 tahun ke depan. Kominfo sudah mengambil inisiatif sudah beberapa tahun ini. Tahun 2021 cukup agresif, realisasinya 131.204 peserta,” kata Johnny.

Dalam program tersebut, lanjut dia, di antaranya adalah kurikulum yang berkaitan dengan cloud computing, artificial intelligence (AI), Internet of Things (IoT), virtual reality (VR), augmented reality (AR), coding, dan sebagainya.

Tahun depan, Johnny berharap program tersebut meningkat menjadi 200 ribu peserta dengan melanjutkan kerja sama dengan lebih dari 100 perguruan tinggi di Indonesia.

Sedangkan di tingkat lanjut, terdapat program pelatihan kepemimpinan digital yang bekerja sama dengan empat universitas ternama di dunia yaitu National University of Singapore, Tsinghua University, Harvard University, dan Oxford University, serta telah diikuti oleh 306 peserta pada 2021.

Pada 2022, Johnny mengatakan program tersebut akan dikembangkan dengan memperluas kerja sama dengan delapan universitas ternama, yakni ditambah dengan Cornel University, University of Cambridge, Imperial College London, dan Massachusetts Institute of Technology (MIT), yang menargetkan 400 peserta.

*Sumber: Antara 

Tags: #Digital#Kominfo#Teknologi
Previous Post

Kementerian ATR/BPN Terbitkan Sertifikat Lahan Venue PON 2024

Next Post

Indonesia dan Vietnam Teken MoU Keamanan dan Keselamatan di Laut

Next Post
Indonesia dan Vietnam Teken MoU Keamanan dan Keselamatan di Laut

Indonesia dan Vietnam Teken MoU Keamanan dan Keselamatan di Laut

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

2026-02-12
Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Senat Hukum Universitas Jayabaya Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ini Alasannya

    Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In