Selasa, Februari 17, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Korban Perdagangan Manusia di AS Meningkat Selama Pandemi

redaksi by redaksi
2020-06-16
in Internasional
0
Korban Perdagangan Manusia di AS Meningkat Selama Pandemi
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

New York (PARADE.ID) – Jumlah korban perdagangan manusia, yang menghubungi nomor darurat untuk menyelamatkan diri serta mencari tempat tinggal, meningkat selama karantina akibat pandemi COVID-19 di Amerika Serikat, demikian diungkapkan grup pegiat antiperdagangan manusia, Polaris, Senin (15/6).

Polaris menjelaskan dampak ekonomi dan sosial akibat pandemi menciptakan suatu kondisi, yang membuat orang-orang menjadi rentan terjebak sebagai korban perdagangan manusia.

Related posts

MUI Desak Pemerintah Evaluasi Keterlibatan Indonesia di ‘Board of Peace’

2026-01-23
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mengecam Penangkapan Maduro, Bisa Terjadi pada Indonesia

2026-01-07

COVID-19, yang mulai mewabah di AS pada pertengahan Maret, menutup sektor usaha serta menyebabkan jutaan warga kehilangan pekerjaan.

Kelompok aktivis itu mengatakan jumlah warga yang menghubungi nomor darurat untuk mencari tempat tinggal darurat meningkat dua kali lipat, yaitu dari 29 orang pada Maret menjadi 54 orang pada April.

Polaris khawatir temuannya itu kemungkinan terkait dengan dampak wabah. Namun, kelompok itu tidak memastikan bahwa tingginya jumlah orang yang mencari tempat tinggal darurat itu disebabkan oleh COVID-19.

“Perdagangan manusia untuk prostitusi dan kerja paksa tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan itu merupakan produk akhir dari rangkaian persoalan — pemiskinan dan kesenjangan sistemik, beberapa di antaranya,” kata Nancy McGuire Choi, kepala eksekutif Polaris.

“Gejolak ekonomi, (menyebabkan) fakta banyak korban terjebak dengan pelaku kekerasan, kondisi sulit yang mereka hadapi, merupakan faktor yang menyebabkan perdagangan manusia tumbuh subur,” terang Choi.

Perekonomian dunia kemungkinan melambat sampai 3,2 persen tahun ini karena karantina di berbagai negara, menurut prediksi lebih dari 250 ekonom yang dihimpun dalam survei Reuters.

Sedikitnya 400.000 orang di Amerika Serikat diyakini terjebak dalam praktik perbudakan modern, termasuk menjadi pekerja prostitusi paksa dan buruh paksa, menurut Walk Free Foundation, pegiat hak asasi manusia di AS.

Sementara itu, Organisasi Buruh Internasional (ILO) memprediksi bahwa pada tingkatan global 16 juta orang kemungkinan terjebak dalam praktik kerja paksa dan perdagangan manusia.

(antara/PARADE.ID)

Tags: #Ekonomi#Internasional#NewYork
Previous Post

Pemerintah Diharapkan Fokus pada Pembangunan SDM

Next Post

Pemerintah Tunda Pembahasan RUU HIP

Next Post
Pemerintah Tunda Pembahasan RUU HIP

Pemerintah Tunda Pembahasan RUU HIP

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

2026-02-12
Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Senat Hukum Universitas Jayabaya Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ini Alasannya

    Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In