Rabu, September 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Hukum

Mantan Jubir Menduga Ada yang Ingin Menguasai KPK

redaksi by redaksi
2021-05-26
in Hukum, Nasional
0
Mantan Jubir Menduga Ada yang Ingin Menguasai KPK

Foto: dok. Twitter @febridiansyah

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Mantan Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menduga ada yang ingin menguasai lembaga antirasuah tersebut. Dugaan tersebut lahir dari disingkirkannya 75 pegawai terbaik KPK, sehingga membuat KPK mudaj dikuasai.

“Siapa yg ingin kuasai KPK? Siapa yg berkepentingan KPK melemah? Atau Siapa yg akn gunakan KPK demi kepentingan pribadi/kelompok & habisi lawan2nya? Siapapun itu, di sinilah pentingnya sebuah KPK yg INDEPENDEN,” demikian cuitannya, Rabu (26/5/2021).

Related posts

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28

Awalnya, dugaannya, mereka pikir KPK sudah bisa dikuasasi dan dilemahkan sejak revisi UU KPK berhasil dilakukan, sepaket dengan Pimpinan KPK yang lahir dari proses dan calon yang kontroversial. Tapi sejumlah Pegawai KPK mencoba terus berbuat hingga OTT duakasus besar tak terbendung dan dua menteri dari parpol jadi tersangka.

“Ini tmpaknya jd salah1 alasan kenapa #75PegawaiKPK harus disingkirkan meskipun tenggat waktu 2 tahun yg diamanatkan UU msh sd Okt-Nov. Disinilah “wawasan kebangsaan” dibajak utk kepentingan penyingkiran tsb. Bahkan Put MK tdk dilaksanakan & arahan Presiden tdk dihargai.”

Isu Konyol: Taliban

Febri mengamati hal-hal yang dianggap menjadi alasan untuk menyingkirkan pegawai terbaik KPK, salah satunya itu tuduhan Taliban. Dan menurutnya, isu itu konyol dan konsisten digunakan sejak 2019 lalu.

Isu itu, kata dia, dikembangkan sedemikian rupa untuk mematikan akal sehat publik. Tak bisa dpungkiri, sejumlah oranglun dilihatnya tertipu dengan isu ini.

“Skrg isu itu diolah lagi.. Tp entah krn apa cap ‘merah’ berubah dari 75 jd 51..”

Isu Selain Taliban

Isu lainnya yang tampaknya menurut dia konyol dan digunakan untuk menyerang Novel Baswedan yang sejak dulu memimpin pembongkaran sejumlah skandal korupsi besar di Indonesia adalah ia diberikan stigma, dituduh dan dihubung-hubungkan dengan Gubernur DKIJakarta.

Padahal, kata Febri, penugasan penanganan kasus merupakan wewenang Pimpinan, Deputi dan Direktur.

“Kt paham, semua isu dpt digunakan, bahkan fitnah & kebohongan akan dijahit sedemikian rupa agar KPK tumbang, hancur dan mati,” katanya, yang seorang aktivis antikorupsi.

Namun hal-hal itu menurutnya tampak biasa dan telah terjadi sebelumnya. Sekarang, ia melihat, bahkan arahan Presiden yang disampaikan secara terbuka tidak dihargai. Diabaikan.

Sehingga menurutnya wajar jika kita bertanya, siapa yang sangat berkepentingan saat ini menyingkirkan 75 pegawai terbaik kPK itu. Atau, lanjut dia, siapa yang sekuat itu bisa mengabaikan arahan Presiden dan tidak melaksanakan Putusan MK secara utuh.

“Apa kepentingan besar ke depan yg sedang disusun?”

Jangan lelah, kata dia, menyaksikan hal yang sedemikian rupa pada KPK. Kita masih harus berjuang dengan sehormat-hormatnya. Dan juga dengan hati gembira, karena kita percaya, pemberantasan korupsi adalah ikhtiar untuk bangsa ini ke depan.

“Saya buat Utas ini sbg kecintaan thd bangsa ini, utk KPK dan hormat yg sungguh thd teman2 #75PegawaiKPK.”

(Rgs/PARADE.ID)

Tags: #Hukum#Jubir#KPK#Nasional#Taliban
Previous Post

GPMI akan Melakukan Aksi Solidaritas untuk Palestina pada Hari Jumat

Next Post

Jangan Hanya Menjadi Orang yang “Mendengar”, tapi Jadilah Orang yang “Mendengarkan”

Next Post
Jangan Hanya Menjadi Orang yang “Mendengar”, tapi Jadilah Orang yang “Mendengarkan”

Jangan Hanya Menjadi Orang yang “Mendengar”, tapi Jadilah Orang yang “Mendengarkan”

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

2026-09-25

APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

2026-09-24
Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

Herdman Diuji, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026

2026-09-24

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Pemimpin Dibiayai Cukong Direspon Politisi: Tunjuk Hidung Saja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In