Selasa, September 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Modus Peretasan Akun WhatsApp Berkedok Voucher Game Masih Terjadi

redaksi by redaksi
2020-12-25
in Teknologi
0
Modus Peretasan Akun WhatsApp Berkedok Voucher Game Masih Terjadi
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Upaya peretasan akun WhatsApp berkedok kupon (voucher) game Indomaret masih terjadi. Pengalaman itu diceritakan oleh seorang warganet bernama Edi di akun Twitter-nya (@EdiMahaMG), Kamis (24 Desember 2020).

Dalam tweet-nya yang disukai lebih dari 23 ribu dan 15 ribu retweet itu, Edi meminta agar warganet lain memviralkan pesannya dan berhati-hati dengan modus tersebut. Ia mendapat ratusan komentar dari warganet lain dan banya pula yang mengaku pernah mengalami hal serupa.

Related posts

Presiden Hargai Riset BRIN

Presiden Hargai Riset BRIN

2026-08-08
Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

2026-01-06

“Benerrr. Kakaknya temenku WAnya di-hack pakai modus itu, trus hacker-nya ngechat kontak yg ada di WA kakaknya tmnku itu, pura² minjem duit trus org² pada kena tipu, kalau dikumpulin skitar 15 juta,” tulis warganet @venandarisma, Kamis.

Modus pembajakan akun WhatsApp seperti itu pernah terjadi beberapa bulan lalu. Bedanya, kali ini pesan itu dikirim melalui aplikasi WhatsApp, bukan melalui SMS seperti kejadian sebelumnya.

Isi pesannya pun berbeda. Kali ini penipu ujug-ujug meminta mengirimkan SMS yang masuk ke ponsel korban dan menyebut pesan itu sebagai salah kirim. Penipu yang mengatasnamakan kasir Indomaret itu mengatakan ada pelanggan yang membeli kupon game, tetapi dirinya salah input sehingga kuponnya terkirim ke nomor korban.



Penipu itu mengatakan akan ada SMS yang masuk dari WhatsApp dalam bahasa Thailand. Calon korban diminta mengirimkan isi SMS itu segera dengan alasan pelanggannya menunggu untuk kode kupon itu. SMS yang dikirimkan sebetulnya bukan kode kupon, tapi kode sandi sekali pakai (OTP) yang masuk dalam bahasa Thailand.

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya membenarkan memang ada modus serangan akun WhatsApp seperti itu.

Mengapa bisa SMS yang masuk berbahasa Thailand? Alfons mengatakan bahwa penipu itu mengganti bahasa pada aplikasi WhatsApp.

“Kalau instal, lalu pilih bahasa Thailand, maka pesan akan datang dalam bahasa Thailand,” ujarnya kepada Cyberthreat.id, Jumat (25 Desember).

Alfons mengatakan jika ada pengguna yang sudah menjadi korban dan akun WhatsApp-nya berhasil diambil alih peretas, pengguna cukup mencopot atau meng-uninstall aplikasi WhatsApp di ponsel.

Selanjutnya, pengguna kembali instal aplikasi dan masuk ke akunnya dengan kode OTP baru yang dikirimkan ke ponsel.

Untuk langkah pencegahannya, Alfons menyarankan untuk mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah (2FA) di aplikasi. “Jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun dengan alasan apa pun,” ujar Alfons.

*Sumber: cyberthreat.id

Previous Post

Kuasai Tanah tanpa Hak, Namanya Ghasab

Next Post

Ada Orang-orang yang Suka Mereduksi Toleransi di Indonesia

Next Post
Ada Orang-orang yang Suka Mereduksi Toleransi di Indonesia

Ada Orang-orang yang Suka Mereduksi Toleransi di Indonesia

BAKORNAS LEPPAMI HMI Desak PT AJB Tuntaskan Dampak Tambang di Aceh Barat

2026-09-14
Resmi Jadi Menkeu, Suahasil Nazara: Jaga APBN Tetap Kredibel

Resmi Jadi Menkeu, Suahasil Nazara: Jaga APBN Tetap Kredibel

2026-09-14
Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

2026-09-14

KPA dan Lima Konfederasi Buruh Desak DPR Sahkan RUU Reforma Agraria

2026-09-14
Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

2026-09-10

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

2026-09-03

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

    Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FOBA ber-Qurban 2026 Digelar Wisma Mahasiswa Aceh FOBA Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serial Bahasa Indonesia: Apa Itu “Nyali”?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Cresyn Indonesia akan Tutup, FSPASI Ingatkan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In