Minggu, Februari 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Pemerintah Singapura Awasi Warganya Jadi Agen Intelijen Cina

redaksi by redaksi
2020-07-26
in Internasional
0

Dok: online citizen

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Singapura (PARADE.ID)- Kementerian Dalam Negeri Singapura mengatakan mendapat informasi dari otoritas Amerika Serikat soal penangkapan warganya yang bernama Dickson Yeo Jun Wei pada November 2019.

“Investigasi menunjukkan tidak ada ancaman langsung terhadap keamanan nasional Singapura,” begitu pernyataan dari kementerian seperti dilansir Channel News Asia pada Ahad, 26 Juli 2020.

Related posts

MUI Desak Pemerintah Evaluasi Keterlibatan Indonesia di ‘Board of Peace’

2026-01-23
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mengecam Penangkapan Maduro, Bisa Terjadi pada Indonesia

2026-01-07

Kementerian juga mengatakan,”Warga Singapura diharapkan mengikuti aturan hukum yang berlaku di negara tempatnya berada. Saat ini, pemerintah Singapura memberikan bantuan konsuler kepada Yeo.

Pada Jumat, 24 Juli 2020, Yeo mengaku bersalah karena menggunakan bisnis konsultasi palsu di AS untuk merekrut pegawai pemerintah dan militer yang memiliki informasi penting.

Informasi orang dalam itu akan diberikan kepada petugas intelijen Cina, yang menyuruhnya seperti dilansir Reuters.

Yeo mengaku bersalah dalam sidang teleconference yang digelar di Distrik Columia terkait bekerja untuk kepentingan agen asing.

Dalam pengakuannya, Yeo mengakui telah bekerja untuk intelijen Cina antara 2015 – 2019. Tugasnya adalah mencari orang-orang yang memiliki akses informasi internal penting di dalam pemerintahan Amerika dan militernya.

Salah satunya ada informasi dari seorang warga sipil yang bekerja di Angkatan Udara AS pada proyek pesawat jet tempur generasi kelima F-35B.

Dia juga mendapat informasi soal penarikan pasukan AS dari Afganistan, yang diperoleh dari seorang pegawai Pentagon.

Yeo juga mendapatkan informasi dari pegawai di kemenlu AS soal seorang anggota kabinet.

Yeo mulai bekerja untuk intelijen Cina saat dia pergi ke sana untuk mempresentasikan informasi soal situasi politik di Asia Tenggara.

Saat itu, Yeo sedang belajar untuk mendapatkan gelar Phd dari National University of Singapore.

Setelah presentasinya, Yeo direkrut oleh sejumlah individu yang mengaku bekerja di lembaga pemikir Cina. Mereka menawarkan Yeo sejumlah uang untuk analisis laporan politik.

(tempo/PARADE.ID)

Tags: #China#Internasional#Keamanan#Singapurapolitik
Previous Post

Kagama Jabar Gelar Gebyar UMKM di Balkondes Bumiharjo Borobudur

Next Post

PJJ Tergesa-gesa, Melupakan Literasi Siswa

Next Post

PJJ Tergesa-gesa, Melupakan Literasi Siswa

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

2026-02-12
Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Senat Hukum Universitas Jayabaya Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ini Alasannya

    Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In