Senin, November 2, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Pendidikan Terlalu Berorientasi Pasar Kerja, Karakter Terpinggirkan

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Suwendi, menyebut persoalannya tidak hanya pada regulasi, tetapi juga pada cara pandang atau mental model pelaku pendidikan.

redaksi by redaksi
2026-11-02
in Nasional, Pendidikan, Politik
0
Pendidikan Terlalu Berorientasi Pasar Kerja, Karakter Terpinggirkan

Foto: Prof Suwendi/tangkapan layar

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Arah pendidikan nasional dinilai terlalu condong pada kebutuhan ekonomi dan tenaga kerja. Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Suwendi, menyebut persoalannya tidak hanya pada regulasi, tetapi juga pada cara pandang atau mental model pelaku pendidikan.

“Ini masalah kita bersama. Bukan semata aspek regulasi, tetapi juga mental model kita. Saya sebagai dosen pun harus punya mental model yang sama,” ujarnya dalam wawancara di kanal YouTube INDEF.

Related posts

Aturan Ada, Penegakan Absen: Pakar Soroti Helm dan Trotoar

Aturan Ada, Penegakan Absen: Pakar Soroti Helm dan Trotoar

2026-11-02
Yusril di UI: Sumpah Pemuda Jadi Ukuran Hukum Indonesia

Yusril di UI: Sumpah Pemuda Jadi Ukuran Hukum Indonesia

2026-11-02

Suwendi menilai capaian pendidikan tidak boleh diukur hanya dari besarnya serapan tenaga kerja. Menurutnya, pendidikan adalah upaya menghadirkan manusia yang produktif dan berkontribusi, yang membutuhkan semangat, ilmu, dan kesadaran transendental kepada Tuhan.

“Kita tidak akan mampu menghasilkan sistem pendidikan jika hanya menekankan satu aspek, misalnya intelektualisme saja, tanpa memperhatikan yang lain. Semuanya harus dibangun dan diperkuat secara sinergis,” katanya.

Ia juga mempertanyakan ukuran kontribusi pesantren yang kerap dilihat dari serapan sektor formal. Menurutnya, pesantren hadir mendampingi dan memberdayakan masyarakat serta mengisi ruang yang belum banyak disentuh. “Mengukurnya hanya dengan kontribusi tenaga kerja itu perlu diperdebatkan lebih lanjut,” tuturnya.

Tags: #INDEF#PesantrenDunia KerjaMental ModelPendidikan IslamPendidikan KarakterPendidikan NasionalReformasi PendidikanRUU SisdiknasSuwendi UIN Jakarta
Previous Post

Aturan Ada, Penegakan Absen: Pakar Soroti Helm dan Trotoar

Please login to join discussion
Pendidikan Terlalu Berorientasi Pasar Kerja, Karakter Terpinggirkan

Pendidikan Terlalu Berorientasi Pasar Kerja, Karakter Terpinggirkan

2026-11-02
Aturan Ada, Penegakan Absen: Pakar Soroti Helm dan Trotoar

Aturan Ada, Penegakan Absen: Pakar Soroti Helm dan Trotoar

2026-11-02
Yusril di UI: Sumpah Pemuda Jadi Ukuran Hukum Indonesia

Yusril di UI: Sumpah Pemuda Jadi Ukuran Hukum Indonesia

2026-11-02
Dewa United Tekuk Persija 2-1, Marukawa Jadi Pahlawan

Dewa United Tekuk Persija 2-1, Marukawa Jadi Pahlawan

2026-11-01
Hari Pangan Sedunia: Pakar Soroti Hilirisasi dan Nasib Petani

Hari Pangan Sedunia: Pakar Soroti Hilirisasi dan Nasib Petani

2026-11-01
DDII Apresiasi Putusan MK soal Nikah Beda Agama

Digerebek Dini Hari, Santriwati tak Terlibat, Dewan Dakwah Gugat Prosedur

2026-11-01

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seruan #IndonesiaSadar: BEM UI Panggil Rakyat Turun ke Bundaran HI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meutya Hafid: Kabel Laut Singapura Banyak Lewat Perairan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korporasi Riau Lolos Sanksi Karhutla, WALHI Soroti Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Digerebek Dini Hari, Santriwati tak Terlibat, Dewan Dakwah Gugat Prosedur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In