Selasa, Agustus 18, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Presidium Fraksi Rakyat Usul Pembentukan Fraksi Non-Partai di DPR

redaksi by redaksi
2025-09-27
in Politik
0

Foto: dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Yudi Syamhudi Suyuti, Koordinator Presidium Fraksi Rakyat, mengajukan usulan kontroversial untuk membentuk “fraksi rakyat” di DPR yang dapat berdiri sejajar dengan fraksi-fraksi partai politik. Usulan ini muncul sebagai respons atas “hilangnya” sekitar 5 juta suara pemilih dalam Pemilu 2024 karena partai politik yang mereka pilih gagal melewati ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

Dalam keterangannya, Suyuti mengklaim bahwa fraksi rakyat akan menjadi “saluran rakyat langsung” yang dapat ditempatkan di DPR maupun di lembaga perwakilan lainnya. Namun, usulan ini justru mengekspos kegagalan sistemik dalam desain demokrasi Indonesia yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Related posts

Presiden Prabowo Naikkan Tukin Prajurit TNI

2026-07-30
[Siaran Pers] WALHI Aceh: Jangan Berhenti di Maklumat, Saatnya Negara Bertindak Membongkar Jaringan PETI hingga ke Pemodal

[Siaran Pers] WALHI Aceh: Jangan Berhenti di Maklumat, Saatnya Negara Bertindak Membongkar Jaringan PETI hingga ke Pemodal

2026-07-29

Suyuti secara tidak langsung mengakui bahwa sistem parliamentary threshold yang diterapkan Indonesia telah menciptakan “dead vote” massal. Dalam Pemilu 2024, sebuah partai politik yang meraih suara besar harus tereliminasi hanya karena kurang 0,13 persen dari ambang batas 4 persen, menyebabkan 5 juta suara pemilih menjadi tidak terwakili di parlemen.

“Ada partai politik yang meraih suara sangat besar, tetapi karena tidak lolos parliamentary threshold, para calon legislatifnya tidak bisa masuk parlemen,” ungkap Suyuti, seolah-olah ini adalah fenomena baru padahal masalah ini sudah lama menjadi perdebatan di kalangan akademisi politik.

Kritik paling tajam Suyuti ditujukan pada kondisi DPR saat ini yang disebutnya “sering kali hanya menjadi instrumen yang dikendalikan partai.” Pernyataan ini mengkonfirmasi apa yang sudah lama dikeluhkan publik: anggota DPR lebih loyal kepada kepentingan partai ketimbang konstituennya.

Suyuti menyebut adanya “momentum politik terakhir” dan “peristiwa yang mendorong lahirnya tuntutan reformasi politik” sebagai pendorong usulannya, namun tidak menjelaskan secara spesifik peristiwa apa yang dimaksud. Ambiguitas ini menimbulkan kesan bahwa usulan ini lebih merupakan respons reaktif ketimbang konsep matang yang telah dikaji mendalam.

Menariknya, Suyuti mengklaim bahwa “pimpinan DPR sendiri sudah menyatakan bahwa reformasi politik di tubuh DPR akan dilakukan dalam waktu dekat,” namun tidak memberikan rujukan atau kutipan konkret dari pernyataan tersebut.*

Tags: Fraksi Rakyat
Previous Post

Eks Waketum NasDem Ahmad Ali Jadi Ketua Harian PSI

Next Post

GAUM-K Ultimatum Prabowo Bersihkan “Geng Solo” atau Siap-siap “Dinepalisasi”

Next Post
GAUM-K Ultimatum Prabowo Bersihkan “Geng Solo” atau Siap-siap “Dinepalisasi”

GAUM-K Ultimatum Prabowo Bersihkan "Geng Solo" atau Siap-siap "Dinepalisasi"

Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

ASPIRASI: Kemerdekaan Harus Diikuti Pemberantasan Korupsi dan Stop PHK Massal

2026-08-18
Aparat Bersenjata Halangi Peringatan 21 Tahun Damai Aceh

Aparat Bersenjata Halangi Peringatan 21 Tahun Damai Aceh

2026-08-17
Peringatan Hari Damai Aceh Ricuh, Bendera Bulan Bintang Berkibar di Masjid Raya

Peringatan Hari Damai Aceh Ricuh, Bendera Bulan Bintang Berkibar di Masjid Raya

2026-08-16
Solidaritas Aceh Desak DPR Sahkan Revisi UUPA Agustus 2026

Solidaritas Aceh Desak DPR Sahkan Revisi UUPA Agustus 2026

2026-08-16
Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

2026-08-14
Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

2026-08-13

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

    Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solidaritas Aceh Desak DPR Sahkan Revisi UUPA Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringatan Hari Damai Aceh Ricuh, Bendera Bulan Bintang Berkibar di Masjid Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pertumbuhan Ekonomi Kuat di Angka, Rapuh di Fondasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In