Senin, Agustus 10, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Ratusan Akademisi PT dan Aktivis Berkumpul Bahas Permasalahan Bangsa

redaksi by redaksi
2026-04-14
in Nasional
0
Ratusan Akademisi PT dan Aktivis Berkumpul Bahas Permasalahan Bangsa

Foto: dok. FIAD

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Ratusan akademisi Perguruan Tinggi (PT) dan aktivis berkumpul membahas masalah bangsa di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Panitia sekaligus Dewan Guru Besar UI Teddy Prasetyono mengatakan tujuan kegiatan ini untuk membangun suatu pemikiran baru.

“Serta menghasilkan bahan pelajaran dalam rangka mendampingi dan menguatkan warga masyarakat, terutama kelompok miskin, rentan dan perempuan,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin, 13 April 2026.

Related posts

Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

2026-08-10
TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

2026-08-09

Kegiatan ini diadakan oleh Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) dengan format Focus Group Discussion (FGD) bertema “Intelektual Antardisiplin Berbicara tentang Indonesia Hari Ini”. FIAD mengundang beberapa akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Diundang pula sejumlah aktivis dari berbagai latar belakang. 

Berdasarkan daftar undangan, beberapa akademisi yang hadir di antaranya Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjandra Yoga Aditama, Akademisi STF Driyarkara Agustinus Setyo Wibowo, Dosen UNJ Ubedilah Badrun, Guru besar hukum tata negara Universitas Padjadjaran Susi Dwi Harijanti, dosen hukum tata negara Universitas Andalas (Unand) Feri Amsari, dan Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar. Ada pula sejumlah aktivis seperti Pengacara LBH Jakarta Daniel Winarta, Ketua YLBHI Muhammad Isnur, dan Marzuki Darusman. 

Mereka akan membahas masalah bangsa. Beberapa isu yang dibahas yakni ekonomi, pangan, kesehatan, energi dan sumber daya alam, hukum, sosial, kultural, dan pendidikan tinggi. Isu itu akan dibahas dalam format 7 kelompok diskusi. 

Teddy berkata hasil dari FGD ini bisa dimanfaatkan untuk ditindaklanjuti dalam rangka mendampingi masyarakat. Masyarakat dan komunitas bisa didorong untuk menggali pengetahuan lokalnya sendiri dalam mengahadapi masalah. Misalnya, kata Teddy, ketika harus menghadapi kekurangan bahan makanan, krisis BBM dan gas, dan berbagai layanan publik. “Bagaimana mereka bisa menggali sumber makanan dan energi lokal, agar tetap bisa melangsungkan kehidupan bersama.” kata dia. 

Dia mengatakan para akademisi dan aktivis berkumpul bukan untuk melakukan kegiatan politik praktis. Mereka sedang menjalankan gerakan moral dan mandat universitas yaitu memproduksi ilmu pengetahuan hingga pengetahuan sosial-humaniora untuk kemaslahatan umat manusia. 

“Universitas adalah lembaga khusus, yang tidak bisa disamakan dengan lembaga apapun baik politik maupun bisnis,” kata dia. 

Dia pun mempertanyakan sikap kekuasaan dalam memposisikan ilmuwan dan aktivis hari ini. Pun mempertanyakan pengabaian hasil riset, data berbasis bukti, berbagai rekomendasi ilmiah, dan pendapat akademik dalam pengambilan keputusan.

“Tidak mau mendengar, membiarkan terjadinya kesalahan tata kelola. Terus sibuk membuat kebijakan dan program atas nama rakyat. Namun, sesungguhnya bertujuan populis dan demi status quo kekuasaan,” kata dia. 

Padahal, para akademisi universitas ikut bertanggungjawab mengatasi berbagai persoalan dalam masyarakat. Pun berkolaborasi dengan intelektual publik, pemerintah, pasar, masyarakat luas dan berbagai stakeholder lain.

Menurut dia, di banyak negara, hampir tidak ada kebijakan publik yang tidak berlandaskan riset dan rekomendasi ilmiah. Apalagi, ada banyak orang Indonesia pintar di dalam kampus maupun masyarakat luas.

“Ada banyak ilmuwan menghasilkan produk saintek dalam bidang kesehatan, keteknikan, rekomendasi penting dalam bidang sosial kemasyarakatan,” kata dia. 

Sumber: Tempo 

Tags: #Akademisi#Aktivis
Previous Post

Kedaulatan Pangan: Ujian Nyata RI di Tengah Krisis Global

Next Post

Kepadatan Trafik Pengunjung dan Standar Keamanan Mal Botani Square Bogor

Next Post

Kepadatan Trafik Pengunjung dan Standar Keamanan Mal Botani Square Bogor

Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

2026-08-10
TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

2026-08-09
Presiden Hargai Riset BRIN

Presiden Hargai Riset BRIN

2026-08-08
Turunnya Pengangguran Perlu Diikuti Kualitas Kerja

Turunnya Pengangguran Perlu Diikuti Kualitas Kerja

2026-08-07
Penyusunan Peta Peluang Investasi Proyek Prioritas Strategis yang Siap Ditawarkan

Menteri ESDM ke Kepala BPMA: Tingkatkan Lifting Migas di Blok Andaman

2026-08-06
Gubernur Jabar KDM Menindas Rakyat

Gubernur Jabar KDM Menindas Rakyat

2026-08-04

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Gubernur Jabar KDM Menindas Rakyat

    Gubernur Jabar KDM Menindas Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri ESDM ke Kepala BPMA: Tingkatkan Lifting Migas di Blok Andaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Turunnya Pengangguran Perlu Diikuti Kualitas Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Inkabaja Presisi Sejahtera Diduga Melakukan Pelanggaran Hukum Ketenagakerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In