Minggu, Februari 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Kesehatan

Satgas Covid-19 Sebut 43 Kabupaten/Kota Masih Nol Kasus Corona

redaksi by redaksi
2020-07-27
in Kesehatan, Nasional
0
Satgas Covid-19 Sebut 43 Kabupaten/Kota Masih Nol Kasus Corona
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan 43 kabupaten/kota di Indonesia masih nol kasus COVID-19 atau sama sekali belum mencatatkan kasus akibat pandemi tersebut.

“Jadi ternyata ketika kita telaah lebih dalam lagi, masih ada 8,4 persen atau sekitar 43 kabupaten/kota di Indonesia ini tidak tercatat kasus COVID-19. Masih nol,” kata Anggota Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Senin.

Related posts

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14

Ia mengatakan data yang dikumpulkan oleh Satgas COVID-19 juga menunjukkan bahwa ada 66,3 persen atau 341 kabupaten/kota di Indonesia yang mencatatkan kasus kurang dari 100.

“Ini berarti kebanyakan, lebih dari 50 persen dari sebagian wilayah kabupaten/kota di Indonesia,” katanya.

Kemudian, 21 persen atau sekitar 112 kabupaten/kota lainnya mencatatkan angka kasus antara 101 -1.000. Sedangkan, 3,5 persen dari total kabupaten/kota di Indonesia, atau sebanyak 18 kabupaten/kota, mencatatkan jumlah kasus di atas 1.000.

“Ini yang harus lebih kita konsentrasikan. Jadi hanya 3,5 persen atau 18 kabupaten/kota saja yang kasusnya itu banyak sekali. Jadi kita melihat ada kisaran yang begitu luas di Indonesia, satu tempat dengan tempat yang lain, dan enggak bisa kita samakan,” kata Dewi.

Sementara itu, terkait jumlah angka kematian per 100 ribu penduduk, Dewi mencatat ada 238 kabupaten/kota di Indonesia, atau sekitar 46 persen, tidak mencatatkan angka kematian akibat COVID-19.

“Jadi hampir setengahnya, 46 persen,” katanya.

Sedangkan, 78 kabupaten/kota lainnya hanya mencatat 1 kematian akibat COVID-19. Kemudian, 26,65 persen dari total kabupaten/kota di Indonesia mencatat angka kematian sekitar 2-10 orang akibat wabah berbahaya tersebut.

“Dan yang terakhir ini ada 11,88 persen, tapi inipun rangenya jauh sekali, jadi ada yang di atas 10, kurang dari 100, sampai dengan yang tettinggi. Di Kota Surabaya dengan 803 kematian. Jadi lagi-lagi kita harus melihat Indonesia yang lebih luas, bahwa ternyata ada perbedaan. Dan karena ada perbedaan tiap wilayah inilah kita membuat ada namanya zonasi risiko daerah. Karena risikonya macam-macam,” kata Dewi Nur Aisyah.

(Antara/PARADE.ID)

Tags: #Covid_19#Kesehatan#Nasional
Previous Post

Bakal Calon Bupati Perseorangan Serahkan Syarat Dukungan

Next Post

Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah 1.518 Menjadi 58.173 Orang

Next Post
Kejar Waktu, Perusahaan China Uji Vaksin Corona ke Karyawan Sendiri

Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah 1.518 Menjadi 58.173 Orang

Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM

2026-02-15
Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

2026-02-12
Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Senat Hukum Universitas Jayabaya Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ini Alasannya

    Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In