Minggu, Februari 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Kesehatan

Seharusnya tak Ada Gizi Buruk di Negara Kaya Pangan

redaksi by redaksi
2022-02-28
in Kesehatan, Nasional
0
Seharusnya tak Ada Gizi Buruk di Negara Kaya Pangan
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Professional Chef sekaligus Budayawan Kuliner Indonesia Haryo Pramoe mengatakan seharusnya tidak ada kasus anak yang terkena gizi buruk di negara yang kaya akan beragam macam bahan pangan seperti Indonesia.

“Tidak ada alasan tidak ada ketahanan pangan di negeri ini seharusnya. Makanya dengan adanya kasus gizi buruk, ini menjadi pertanyaan,” kata Haryo dalam Talkshow Hari Gizi Nasional 2022 bertajuk “Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas di Indonesia” yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Related posts

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13

Haryo menuturkan Indonesia seharusnya menjadi bangsa yang patut bersyukur karena sumber daya alamnya sangat beragam dan bisa tumbuh dengan subur. Bahkan ia merasa Indonesia bisa menjadi ‘surga’ dari makanan organik.

Adanya bahan pangan yang melimpah baik dari hasil darat maupun laut, seharusnya dapat membuat anak-anak bangsa tumbuh dengan sehat dan memiliki asupan gizi seimbang yang mencukupi.

Sayangnya, kondisi ekonomi negara yang masih bisa dikatakan lemah serta minimnya edukasi keluarga mengenai pemberian gizi pada anak menjadi masalah dasar yang tak kunjung terselesaikan.

“Bayangkan ada nelayan di depannya laut, tapi anaknya justru makan ikan asin. Ikan segar yang ditangkap dijual untuk penghematan ekonomi, karena mereka memang ekonominya bisa dikatakan lemah,” kata dia.

Dengan kekayaan hasil laut, kata dia, seharusnya tidak ada anak-anak yang lahir dalam keadaan kerdil (stunting) di daerah pantai. Sedangkan di darat di daerah Bandung Selatan misalnya, Haryo mengaku pernah menjumpai anak-anak yang sulit mendapatkan akses susu segar.

Sedangkan di daerah Bandung Utara, banyak anak dekat dengan sumber susu sapi. Artinya, distribusi akses makanan sehat belum tersebar secara merata di Tanah Air, bahkan di dalam satu wilayah itu sendiri.

Padahal, setiap manusia membutuhkan pangan yang mengandung karbohidrat dan protein untuk dapat tumbuh dan hidup dengan baik. Hanya saja selain distribusi akses yang belum merata, masalah birokrasi juga masalah dengan tengkulak membuat kondisi menjadi rumit dan membuat banyak target pemerintah menjadi tidak tercapai.

“Kalau saya bilang, kita bisa membuat kebun organik, atau dari ikan misalnya kalau tidak ada ikan laut ya pakai ikan tambak. Kalau misalnya hasil tanah atau kebun, hasilnya kebun dari hutan,” ucap Haryo yang juga merupakan figur publik itu.

Nutrisionis lulusan Universitas Chulalongkorn Thailand Junaida Astina mengatakan angka kemiskinan yang tinggi di Indonesia menyebabkan akses makanan sehat dan pelayanan kesehatan yang didapatkan masyarakat masih terbatas.

Menurut Junaida, pembangunan ekonomi masih fokus dibangun di Pulau Jawa saja, menyebabkan daerah lain seperti wilayah timur Indonesia baik sanitasi ataupun akses air bersih masih sulit untuk didapatkan.

Termasuk edukasi yang didapat oleh seorang ibu dalam memahami pemberian asupan makanan agar anak memiliki status gizi yang baik.

“Padahal pendidikan gizi ibu itu sangat mempengaruhi status gizi anaknya. Ibu yang pintar seperti misalnya tahu bagaimana cara mengatur gizi bahkan dalam praktiknya akan juga jadi lebih baik,” kata Junaida.

*Sumber: Antara

Tags: #Kesehatan#Nasional
Previous Post

Kehadiran MotoGP di Mandalika Lecutan Semangat bagi Galang Hendra

Next Post

Ribuan Wisatawan Padati Malioboro Petugas Lebih Leluasa Urai Kerumunan

Next Post
Ribuan Wisatawan Padati Malioboro Petugas Lebih Leluasa Urai Kerumunan

Ribuan Wisatawan Padati Malioboro Petugas Lebih Leluasa Urai Kerumunan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

Presiden Prabowo Tekankan Integrasi Program Strategis untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan

2026-02-14
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

2026-02-13
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

2026-02-13
Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

2026-02-12
Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

Dana Umat Bisa Capai Rp500 Triliun Setahun jika Dikelola Baik

2026-02-09
Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Jadi Jaminan Kebangkitan Indonesia

Prabowo: Persatuan Ulama dan Umara Jadi Jaminan Kebangkitan Indonesia

2026-02-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Senat Hukum Universitas Jayabaya Tolak Penundaan Pemilu 2024, Ini Alasannya

    Terobosan pada Sidang Etik Polri Diapresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CBA Desak Kejagung Panggil Presdir Astra Internasional, Menyoal Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In