Minggu, April 26, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Sejarawan Sebut Pemerintahan Jokowi Rezim Hipokrit dan Rezim Kardus

redaksi by redaksi
2020-09-19
in Nasional, Pendidikan, Sosial dan Budaya
0

Dok: kompas.com

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Sejarawan JJ Rizal menyebut pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sebagai rezim hipokrit. JJ menyebut demikian terkait mata pelajaran sejarah yang terancam akan dihilangkan.

“inilah tragedi pemerintah yg ngakunya pengikut sukarno, memuja-muji setinggi langit bahkan memberhalakannya, tapi dlm prilaku mengkhianati pesannya yg sangat terkenal ‘jangan sekali-kali meninggalkan sejarah’,” katanya, melalui akun Twitter-nya.

Related posts

Kandang SBF Bojong Koneng Siap Qurban Sehat Hadapi Iduladha

Kandang SBF Bojong Koneng Siap Qurban Sehat Hadapi Iduladha

2026-04-24
Akademisi dan Tokoh Sipil Serukan Perlawanan terhadap Kemunduran Demokrasi Indonesia

Akademisi dan Tokoh Sipil Serukan Perlawanan terhadap Kemunduran Demokrasi Indonesia

2026-04-23

IMG_5079.jpeg

JJ juga menyebut bahwa rezim saat ini rezim kardus. Tidak sesuai dengan Nawacita yang kerap didengungkan.

“butir 8 nawacita itu bilangnya mau ‘melakukan revolusi karakter bangsa melalui penataan kembali kurikulum pendidikan nasional yg menempatkan secara proporsional pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai patriotisme dan cinta tanah air…’”

IMG_5082.jpeg

Menurut dia, menyingkirkan ilmu sejarah sebagai komponen pendidikan itu sama dengan menyingkirkan ilmu humaniora, juha pengetahuan budaya.

“ujungnya belom tentu beprestasi di teknologi, tapi pasti ngalami dehumanisasi en udah keliatan hal ini di mayoritas elite politik, miskin kemanusiaan yg adil beradabnya.”

JJ menyebut, menjadikan mata pelajaran sejarah sebagai pilihan tak wajib di sekolah dosanya berlipat. Satu mengkhianati visi misi presiden dalam Nawacita Butir ke-8. Kedua durhaka mengaku sebagai kader Sukarno dan petugas partai yang identik dengan Sukarno.

“tetapi tindakannya menginjak-injak pemikiran sukarno.”

Sebelumnya, disebutkan bahwa Kemendikbud berencana akan menjadi pelajaran pilihan. Artinya, pelajaran sejarah kemungkinan tidak lagi menjadi pelajaran utama di kemudian hari.

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

Dukung Anak Jokowi di Pilkada, Fahri Hamzah: Masak Dilarang?

Next Post

Puluhan Juta Uang Nasabah Dompet Digital Jenius Berpindah Tangan

Next Post

Puluhan Juta Uang Nasabah Dompet Digital Jenius Berpindah Tangan

Kandang SBF Bojong Koneng Siap Qurban Sehat Hadapi Iduladha

Kandang SBF Bojong Koneng Siap Qurban Sehat Hadapi Iduladha

2026-04-24
Multaqa Alumni Perguruan Tinggi Arab Saudi, UBN Beberkan Hasil Penting dan Tujuannya

Gejolak Hormuz–Malaka: Alarm bagi Ketahanan Umat

2026-04-24
Akademisi dan Tokoh Sipil Serukan Perlawanan terhadap Kemunduran Demokrasi Indonesia

Akademisi dan Tokoh Sipil Serukan Perlawanan terhadap Kemunduran Demokrasi Indonesia

2026-04-23
Partai Buruh Berencana Akan Menggugat Presidential Threshold dan Parliamentary Threshold ke MK

RUU PPRT Disahkan Jadi UU, KSPI dan Partai Buruh Apresiasi

2026-04-22

PHI Group Raih Dua Award Bergengsi di Grand Honors 2026

2026-04-21
RDPU YLBHI dengan Komisi III DPR

RDPU YLBHI dengan Komisi III DPR

2026-04-21

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • May Day dan Harapan Buruh Indonesia

    May Day 2026 GEBRAK: Buruh Darurat Kesejahteraan, Siap Melumpuhkan Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PHI Group Raih Dua Award Bergengsi di Grand Honors 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASPIRASI Hari Kartini: Perempuan Masih Hadapi Ketidakadilan di Dunia Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUU PPRT Disahkan Jadi UU, KSPI dan Partai Buruh Apresiasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri HAM: Pendapat Feri Amsari tak Perlu Dilaporkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In