Minggu, Oktober 18, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Sejarawan Sebut Pemerintahan Jokowi Rezim Hipokrit dan Rezim Kardus

redaksi by redaksi
2020-09-19
in Nasional, Pendidikan, Sosial dan Budaya
0

Dok: kompas.com

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Sejarawan JJ Rizal menyebut pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sebagai rezim hipokrit. JJ menyebut demikian terkait mata pelajaran sejarah yang terancam akan dihilangkan.

“inilah tragedi pemerintah yg ngakunya pengikut sukarno, memuja-muji setinggi langit bahkan memberhalakannya, tapi dlm prilaku mengkhianati pesannya yg sangat terkenal ‘jangan sekali-kali meninggalkan sejarah’,” katanya, melalui akun Twitter-nya.

Related posts

Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Zainal Arifin Mochtar: Rocky Gerung di Wantimpres Sulit Ubah Struktur

2026-10-17
Politisi Demokrat Sebut Ini ke Pihak yang Mewacanakan Kembali Pemilu Ditunda

Desak Komisi XI Panggil BEI dan OJK, Jansen Sitindaon: IHSG Anjlok

2026-10-17

IMG_5079.jpeg

JJ juga menyebut bahwa rezim saat ini rezim kardus. Tidak sesuai dengan Nawacita yang kerap didengungkan.

“butir 8 nawacita itu bilangnya mau ‘melakukan revolusi karakter bangsa melalui penataan kembali kurikulum pendidikan nasional yg menempatkan secara proporsional pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai patriotisme dan cinta tanah air…’”

IMG_5082.jpeg

Menurut dia, menyingkirkan ilmu sejarah sebagai komponen pendidikan itu sama dengan menyingkirkan ilmu humaniora, juha pengetahuan budaya.

“ujungnya belom tentu beprestasi di teknologi, tapi pasti ngalami dehumanisasi en udah keliatan hal ini di mayoritas elite politik, miskin kemanusiaan yg adil beradabnya.”

JJ menyebut, menjadikan mata pelajaran sejarah sebagai pilihan tak wajib di sekolah dosanya berlipat. Satu mengkhianati visi misi presiden dalam Nawacita Butir ke-8. Kedua durhaka mengaku sebagai kader Sukarno dan petugas partai yang identik dengan Sukarno.

“tetapi tindakannya menginjak-injak pemikiran sukarno.”

Sebelumnya, disebutkan bahwa Kemendikbud berencana akan menjadi pelajaran pilihan. Artinya, pelajaran sejarah kemungkinan tidak lagi menjadi pelajaran utama di kemudian hari.

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

Dukung Anak Jokowi di Pilkada, Fahri Hamzah: Masak Dilarang?

Next Post

Puluhan Juta Uang Nasabah Dompet Digital Jenius Berpindah Tangan

Next Post

Puluhan Juta Uang Nasabah Dompet Digital Jenius Berpindah Tangan

Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Zainal Arifin Mochtar: Rocky Gerung di Wantimpres Sulit Ubah Struktur

2026-10-17
Politisi Demokrat Sebut Ini ke Pihak yang Mewacanakan Kembali Pemilu Ditunda

Desak Komisi XI Panggil BEI dan OJK, Jansen Sitindaon: IHSG Anjlok

2026-10-17
DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

2026-10-17
BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

2026-10-17
Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak

Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak

2026-10-16
Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

2026-10-16

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putusan MK Ijazah Gibran Bukan Pengesahan, Jalur Hukum Masih Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bendera Bintang Bulan di Acara Maulid Pidie Picu Bentrokan Warga dan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tumbler Defect Snapy Mulai Rp5.000 Diburu Ratusan Pengunjung Blok M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In