Selasa, Juli 14, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Pendidikan

Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

redaksi by redaksi
2026-06-07
in Pendidikan, Sosial dan Budaya
0
Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

Foto: dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Meulaboh (parade.id)- Lebih dari 100 mahasiswa, komunitas lingkungan, dan masyarakat sipil menghadiri nobar dan diskusi film dokumenter Pawang Uteun Beutong Ateuh: Penjaga Hutan Adat di Green Alpenn Kupi Meureubo, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini digelar APEL Green Aceh menjelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia untuk menyoroti ancaman terhadap hutan dan ruang hidup masyarakat adat di Aceh Barat.

Film dokumenter itu mengangkat kisah masyarakat Beutong Ateuh yang selama puluhan tahun hidup berdampingan dengan hutan. Mereka menjaga pengetahuan adat, sumber air, habitat satwa liar, dan benteng ekologis wilayah barat selatan Aceh.

Related posts

Mahasiswa Aceh Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Banjir

Mahasiswa Aceh Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Banjir

2026-07-06
Aliansi Pemuda ALA Ajak Anak Muda Aceh Kenali Bendera Alam Peudeuëng

Aliansi Pemuda ALA Ajak Anak Muda Aceh Kenali Bendera Alam Peudeuëng

2026-07-04

Dalam diskusi, narasumber Iwan Doa Sempena memperingatkan bencana akan makin dahsyat bila pertambangan legal maupun ilegal di kawasan Beutong dibiarkan. “Kami warga Aceh Barat mendapat ancaman serius bila kehancuran hutan Beutong dibiarkan,” ujarnya.

Irsadi Aristora menegaskan keberadaan Pawang Uteun dijamin UUD 1945, UU Kehutanan No 41/1999, dan UU No 11/2016. Ia menyoroti tidak adanya pelibatan pawang hutan dalam perizinan kawasan Beutong Ateuh. “Kearifan lokal bekerja tanpa pamrih untuk anak cucu. Pawang hutan harus diapresiasi, bukan dipandang sekadar pengelola sumber daya ekonomi,” katanya.

Mak Wod menekankan Beutong Ateuh bukan tanah kosong. “Ada sejarah, sumber air, satwa liar, dan hubungan manusia-hutan yang terjalin turun-temurun. Ketika hutan dipandang hanya objek eksploitasi, yang dipertaruhkan masa depan masyarakat dan keseimbangan lingkungan,” tegasnya.

Diskusi juga menyoroti paradigma pembangunan yang mengabaikan fungsi ekologis hutan sebagai daerah tangkapan air, penyimpan karbon, dan pelindung bencana. Peserta antusias dengan pertanyaan kritis hingga acara harus dihentikan karena larut malam.

APEL Green Aceh menilai kampus punya peran strategis membangun kesadaran ekologis. “Menjaga Beutong Ateuh berarti menjaga sumber air, ruang hidup masyarakat, dan harapan generasi mendatang. Hutan adat bukan tanah kosong yang menunggu dieksploitasi,” kata moderator Rahmad Syukur Tadu.*

Tags: #MahasiswaAncaman Hutan AdatBeutong Ateuh
Previous Post

Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

Next Post

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Next Post
Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Said Iqbal Selesaikan Mogok Kerja, PHK Batal di PT Molex Ayus

Perjuangan Mewujudkan Kesejahteraan Buruh Tidak Dapat Dipisahkan dari Upaya Pemberantasan Korupsi

2026-07-13
Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

2026-07-12
TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

2026-07-11
Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

2026-07-10
Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

2026-07-10
Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

2026-07-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

    Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Warga Bali Gugat Pemerintah terkait Banjir Sarbagita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi Buruh Desak UU Ketenagakerjaan Baru Rampung Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Frasa Ketua MPR “Diutus Presiden” ke Iran Dipersoalkan Pemuda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In