Selasa, Februari 24, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Tolak TKA Cina di Kendari, Massa Sambangi Kantor Imigrasi

redaksi by redaksi
2020-06-24
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
Tolak TKA Cina di Kendari, Massa Sambangi Kantor Imigrasi
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Kendari (PARADE.ID)- Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Persatuan Pemuda Mahasiswa Sultra Bergerak (APPMSB) melakukan aksi terkait kedatangan TKA Cina di Kendari, Sultra. Mereka di antaranya meminta kepada Pemprov untuk menolak tenaga kerja asing Cina, karena kedatangan mereka mengusik rasa keadilan masyarakat yang tengah berjuang melawan pendemi Covid-19, dan ketidakstabilan ekonomi serta meningkatkan angka pengangguran.

“Meminta kepada pemerintah untuk transparansi terkait kualifikasi dan keahlian TK yang akan bekerja di tambang nikel Morosi Kab. Konawe,” demikian informasi yang diterima parade.id, siang tadi (24/6/2020).

Related posts

Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Oknum Brimob, LBH Desak Kapolri Pecat Pelaku

Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Oknum Brimob, LBH Desak Kapolri Pecat Pelaku

2026-02-24
ASPIRASI Kecam Rencana Impor 105.000 Mobil Pikap dari India

ASPIRASI Kecam Rencana Impor 105.000 Mobil Pikap dari India

2026-02-24

Meminta Pemprov untuk memberdayakan tenaga kerja lokal yang memiliki kualifikasi dan kualitas untuk menjadi tenaga ahli sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan tambang nikel di Morosi Kab. Konawe.

APPMSB juga meminta kepada pihak imigrasi untuk tidak memberikan izin visa kerja maupun kunjungan kepada TKA di tengah wabah Covid-19.

Pihak imigrasi mengatakan bahwa dalam prosedur dan ketentuan Peraturan Menteri Nomor 11 tahun 2020 disebutkan bahwa diperbolehkan orang asing masuk apabila memenuhi ketentuan yang sudah diatur, salah satunya menyangkut masalah protokol kesehatan.

“Sampai hari ini mereka tiba tadi malam belum memegang paspor mereka karena mereka langsung masuk karantina,” kata Hajar Aswad, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Kendari kepada massa aksi.

Selain itu, sebagaimana bagian dari penolakan massa, pihak imigrasi akan mengkroscek data direktorat jenderal imigrasi di kantor pusat di Jakarta dan memastikan apakah benar mereka akan masuk ke Indonesia dengan visa kerja.

“Dari pihak imigrasi menyetujui perjanjian yang di buat oleh massa aksi dan di melaporkan ke pimpinan dalam hal ini kementerian hukum dan ham. Kami harap Massa aksi tenang dan sabar dalam menyikapi permasalahan yang terjadi di wilayah Sultra agar problem ini segera berakhir,” katanya.

Massa sempat membakar ban bekas di depan kantor imigrasi setempat. Sempat pula bersitegang dengan pihak keamanan.

Namun tak berlangsung lama. Mereka pun membubarkan diri setelah ditemui Hajar.

(Robi/PARADE.ID)

Tags: #Cina#Kendari#Nasional#Sosbud#TKA
Previous Post

Slamet Ingin Inisiator RUU HIP Dibawa ke Ranah Hukum

Next Post

“Video Call” Terakhir Serma Rama, Prajurit TNI yang Gugur di Kongo

Next Post
“Video Call” Terakhir Serma Rama, Prajurit TNI yang Gugur di Kongo

"Video Call" Terakhir Serma Rama, Prajurit TNI yang Gugur di Kongo

Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Oknum Brimob, LBH Desak Kapolri Pecat Pelaku

Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Oknum Brimob, LBH Desak Kapolri Pecat Pelaku

2026-02-24
ASPIRASI Kecam Rencana Impor 105.000 Mobil Pikap dari India

ASPIRASI Kecam Rencana Impor 105.000 Mobil Pikap dari India

2026-02-24

Barisan Oposisi Indonesia (BOI) Tolak Undangan Istana

2026-02-22
Siswa Tewas Diduga Dipukul Oknum Brimob Tragedi Kemanusiaan

Siswa Tewas Diduga Dipukul Oknum Brimob Tragedi Kemanusiaan

2026-02-22
Aksi Lintas Pemerhati Tipikor Indonesia di KPK dan Indoraya Besok terkait Skandal Proyek

Aksi Lintas Pemerhati Tipikor Indonesia di KPK dan Indoraya Besok terkait Skandal Proyek

2026-02-22
Ruang Fiskal Indonesia Semakin Sempit

Ruang Fiskal Indonesia Semakin Sempit

2026-02-22

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

    Laporan KPF: 13 Tewas dan 703 Tahanan Politik dalam Demonstrasi Agustus 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fadli Zon: Jokowi Sudah Selesai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Diminta Dikembalikan ke UU Lama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Roy Suryo Ungkap Temuan Lima Ijazah Asli UGM Angkatan 1985

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Lintas Pemerhati Tipikor Indonesia di KPK dan Indoraya Besok terkait Skandal Proyek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In