Minggu, November 8, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Hukum

Pemilu saat Ini Tanda Lonceng Kematian Demokrasi di Indonesia

Hal itu disampaikan Cendikiawan Kebangsaan sekaligus Intelektual Muhammadiyah Sukidi Mulyadi, saat ditanya soal pagelaran pemilu saat ini apakah sudah membuat Indonesia sebagai Negara demokratis

redaksi by redaksi
2024-02-17
in Hukum, Nasional, Politik
0
Pemilu saat Ini Tanda Lonceng Kematian Demokrasi di Indonesia

Foto: Cendikiawan Kebangsaan sekaligus Intelektual Muhammadiyah Sukidi Mulyadi, dok. rm.id

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)– Pemilu saat ini tanda lonceng kematian demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikan Cendikiawan Kebangsaan sekaligus Intelektual Muhammadiyah Sukidi Mulyadi, saat ditanya soal pagelaran pemilu saat ini apakah sudah membuat Indonesia sebagai Negara demokratis, yang tayang di salah satu stasiun televisi, baru-baru ini.

“Kematian demokrasi itu ditandai dengan pendekatan kekuasaan yang begitu vulgar dan brutal,” ujarnya.

Apa yang terjadi pada pemilu saat ini, ia katakan merupakan bagian dari apa yang disampaikan oleh professor dari Harvard Law School, Profesor Mark sebagai pendekatan kekuasaan menggunakan jalur konstitusional secara agresif dan brutal demi kekuasaan.

Related posts

Cuti Melahirkan Bisa Enam Bulan, Ini Aturan UU Ketenagakerjaan Baru

Cuti Melahirkan Bisa Enam Bulan, Ini Aturan UU Ketenagakerjaan Baru

2026-11-07
Aturan Baru Kontrak Kerja: Maksimal 2 Tahun, Perpanjang 2 Kali

Aturan Baru Kontrak Kerja: Maksimal 2 Tahun, Perpanjang 2 Kali

2026-11-07

“Itulah yang sebabnya mengapa, pemilu menandai kematian demokrasi, karena hukum, supremasi hukum, itu ditelikung dengan pendekatan kekuasaan melalui eksploitasi konstitusi secara brutal dan agresif. Jadi menghalalkan segala cara,” terangnya.

Tanpa dibatasi dengan hukum, tirani kekuasaan kekuasaan menurut dia akan menjelma menjadi monster bagi rakyatnya.

“Kita ingat kembali impian republik demokratis yang diletakkan oleh Bung Hatta. Kenapa republik demokratis itu diikat dengan hukum? Karena Bung Hatta, seperti halnya para pendiri Republik Amerika sadar betul bahwa kekuasaan itu harus dibatasi dengan hukum,” imbuhnya.

(Rob/parade.id)

Tags: #Sukidipolitik
Previous Post

Empat Nama Ini Berpeluang Menjadi Anggota DPD RI Mewakili Jakarta

Next Post

Suhu Politik Panas, Sekjen KSBSI Minta Masyarakat Jaga Perdamaian

Next Post
Suhu Politik Panas, Sekjen KSBSI Minta Masyarakat Jaga Perdamaian

Suhu Politik Panas, Sekjen KSBSI Minta Masyarakat Jaga Perdamaian

Cuti Melahirkan Bisa Enam Bulan, Ini Aturan UU Ketenagakerjaan Baru

Cuti Melahirkan Bisa Enam Bulan, Ini Aturan UU Ketenagakerjaan Baru

2026-11-07
Aturan Baru Kontrak Kerja: Maksimal 2 Tahun, Perpanjang 2 Kali

Aturan Baru Kontrak Kerja: Maksimal 2 Tahun, Perpanjang 2 Kali

2026-11-07
UU Baru Ketenagakerjaan: PHK tanpa Kesepakatan Batal Demi Hukum

UU Baru Ketenagakerjaan: PHK tanpa Kesepakatan Batal Demi Hukum

2026-11-06
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes di Istana Merdeka

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes di Istana Merdeka

2026-11-06
Survei INDEF: UMKM Formal Minim Terlibat MBG dan KDMP

Survei INDEF: UMKM Formal Minim Terlibat MBG dan KDMP

2026-11-06
Rakyat Jadi Korban di Tengah “Perang Gajah” Kasus Penyadapan

Rakyat Jadi Korban di Tengah “Perang Gajah” Kasus Penyadapan

2026-11-06

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

    Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Digerebek Dini Hari, Santriwati tak Terlibat, Dewan Dakwah Gugat Prosedur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ungkap Alasan Gerebek Ponpes Sukoharjo, MUI Minta Klarifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang 20.980 Prajurit TNI AL Menuju Jakarta, Ada Apa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In