Selasa, Oktober 13, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Kedaulatan Pangan: Ujian Nyata RI di Tengah Krisis Global

redaksi by redaksi
2026-04-14
in Politik
0
Hari Internasional Melawan Islamofobia Anugerah, UBN Ungkap Sejumlah Keuntungannya

Foto: Ustaz Bachtiar Nasir/UBN (tokoh Islam)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Ketegangan geopolitik global, terutama konflik di Timur Tengah antara Iran dan sekutu Israel-Amerika, kini menjadi ujian serius bagi kedaulatan pangan dan energi nasional. Meski pemerintah mengklaim Cadangan Beras Nasional (CBN) mencapai angka aman 4,6 juta ton, transparansi kebijakan tetap menjadi kunci agar stabilitas tersebut bukan sekadar kesan administratif.

Ujian Kedaulatan di Balik Angka

Related posts

Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mahfud: Kasus Gibran Merusak Peradaban Bernegara

2026-10-12
Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

2026-10-12

Tokoh agama KH Bachtiar Nasir menyoroti bahwa dampak krisis global tidak hanya berhenti pada isu militer, melainkan merambat hingga ke meja makan masyarakat melalui fluktuasi harga pangan dan BBM. Ia menekankan bahwa angka cadangan 4,6 juta ton perlu diverifikasi secara kritis terkait asal-usul stok dan keterjangkauan harganya di tingkat konsumen.

“Pertanyaannya bukan sekadar berapa banyak beras di gudang, melainkan dari mana stok itu berasal, siapa yang membiayai, serta apakah masyarakat dapat mengaksesnya dengan harga terjangkau,” ujarnya dalam sebuah catatan reflektif.

Bahaya ‘Quiet Policy’

Kebijakan pangan nasional diingatkan agar tidak terjebak dalam quiet policy atau politik senyap. Kedaulatan pangan yang substantif harus memenuhi tiga aspek utama:

1. Stok yang aman.

2. Petani yang terlindungi (harga jual layak).

3. Harga terjangkau bagi masyarakat luas.

Tanpa transparansi mengenai besaran impor dan regulasi distribusi, cadangan yang tinggi dikhawatirkan hanya menjadi kesan stabilitas sementara petani lokal tetap tertekan.

Refleksi Perang Khandaq dan Ketahanan Mental

Menghadapi tekanan ekonomi dan ketidakpastian global, masyarakat diajak mengambil pelajaran dari peristiwa Perang Khandaq yang diabadikan dalam QS. Al-Ahzab: 10. Saat itu, kaum Muslimin dikepung dari berbagai arah dan menghadapi tekanan mental yang luar biasa.

“Bangsa yang kuat bukanlah yang paling cepat panik, melainkan yang paling jernih membaca realitas dan paling disiplin menjaga ketahanan dalam negeri,” tegas Bachtiar Nasir.

Ia menambahkan bahwa selain kebijakan pemerintah yang harus dikawal berbasis data, fondasi utama menghadapi krisis adalah ketahanan mental, prasangka baik kepada Tuhan, serta menjaga persatuan nasional agar tidak terjadi perpecahan internal di tengah himpitan global.*

Tags: #UBNKrisis global
Previous Post

Kajian DDII Kota Bekasi Bahas Geopolitik Palestina

Next Post

Ratusan Akademisi PT dan Aktivis Berkumpul Bahas Permasalahan Bangsa

Next Post
Ratusan Akademisi PT dan Aktivis Berkumpul Bahas Permasalahan Bangsa

Ratusan Akademisi PT dan Aktivis Berkumpul Bahas Permasalahan Bangsa

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

2026-10-12

MUI Desak Konser Andrea Bocelli Pro Israel di Indonesia Dibatalkan

2026-10-12
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mahfud: Kasus Gibran Merusak Peradaban Bernegara

2026-10-12
Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

2026-10-12
Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

2026-10-12
Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

2026-10-11

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Respons Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa tak Lagi Otomatis Naik Kelas 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In