Senin, Mei 18, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Kubu Oposisi di Venezuela Boikot Pemilihan Legislatif

redaksi by redaksi
2020-08-03
in Internasional
0
Kubu Oposisi di Venezuela Boikot Pemilihan Legislatif
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Caracas (PARADE.ID)- Sejumlah partai oposisi di Venezuela pada Minggu berjanji akan memboikot pemilihan legislatif yang dijadwalkan pada 6 Desember, karena mereka yakin proses pemilihan rentan dicurangi oleh penguasa.

Menurut kubu oposisi, penyelenggaraan pemilihan legislatif merupakan upaya “berkolaborasi dengan strategi pemerintahan yang diktator”.

Related posts

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

2026-03-27

Langkah itu telah diperkirakan banyak pihak setelah pemerintah melakukan serangkaian intervensi terhadap Dewan Pemilihan Nasional (CNE) dan partai politik dari kubu oposisi. Tidak hanya tahun ini, partai dari kalangan oposisi juga memboikot hasil pemilu yang kembali memenangkan Maduro pada 2018, karena alasan sama.

Kubu oposisi menyebut Maduro sebagai perebut kekuasaan.

Namun, langkah itu justru membuat kalangan oposisi kehilangan kontrol di Dewan Nasional, sehingga membuat posisi Juan Guaido semakin sulit. Sejumlah negara mengakui Guaido sebagai presiden Venezuela yang sah mengingat posisinya sebagai ketua kongres.

“Venezuela, negara yang akan menghadapi krisis kemanusiaan, juga jadi korban pemerintahan diktator yang opresif dan melanggar hukum. Rakyat berhak mengikuti pemilihan umum yang demokratis dan transparan,” kata 27 partai politik dari kalangan oposisi lewat pernyataan tertulis yang disiarkan laman Dewan Nasional.

Partai yang ikut dalam deklarasi boikot itu, di antaranya Partai Kehendak Rakyat — pengusung Guaido, Partai Keadilan Utama, Partai Aksi Demokratis, dan koalisi partai Era Baru atau yang dikenal dengan G4.

Kementerian Informasi Venezuela belum menanggapi pertanyaan terkait masalah tersebut. Maduro menyebut Guaido sebagai boneka Amerika Serikat yang hanya ingin melengserkan kekuasaan presiden lewat kudeta.

Maduro juga mengatakan aksi boikot itu dilakukan karena kubu oposisi tahu mereka akan kalah.

Keputusan sejumlah partai untuk boikot pemilu dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi menunjuk beberapa direktur CNE untuk mengawasi pemilihan umum. Namun, pejabat baru itu dinilai dekat dengan Maduro.

Mahkamah juga menunjuk beberapa politisi, yang dinilai diam-diam dekat dengan partai penguasa, untuk menduduki pucuk pimpinan koalisi G4.

Sejumlah politisi dari kalangan oposisi menyampaikan usulan agar masa jabatan anggota kongres saat ini diperpanjang. Masa jabatan mereka seharusnya berakhir pada Januari 2021.

(Antara/PARADE.ID)

Tags: #Internasional#Legislatif#Venezuelapolitik
Previous Post

Presiden Filipina Perintahkan Warganya Cuci Masker Pakai Bensin

Next Post

ISIS Serang Pasukan Afghanistan, Tahanan Kabur Massal

Next Post
ISIS Serang Pasukan Afghanistan, Tahanan Kabur Massal

ISIS Serang Pasukan Afghanistan, Tahanan Kabur Massal

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

2026-05-16
Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

2026-05-13
Bank Plat Merah  Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

2026-05-13
30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10
JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran

2026-05-11
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

Dahulukan Kurban atau Akikah?

2026-05-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Izin Masuk Ditangguhkan Arab Saudi Bisa Berdampak ke Kuota Haji

    Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah 6 Destinasi Wisata Alam di Simalungun Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Lindungi Akun Gmail dari Peretas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In