Selasa, Juni 9, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Ada Yayasan Dianggap tak Aswaja, GEMPA Aksi di Depan Kantor Gubernur NTB

redaksi by redaksi
2022-02-03
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
Ada Yayasan Dianggap tak Aswaja, GEMPA Aksi di Depan Kantor Gubernur NTB
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Lombok Timur (PARADE.ID)- Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Pembela Aswaja (GEMPA) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi mereka terkait dengan dugaan ada yayasan yang tidak berpaham ahlu sunnah wal jamaah (Aswaja).

“Kami menuntut agar yayasan Assunnah dan yayasan-yayasan yanh beraliran Assunnah/Salafi/Wahabi yang ada di pulau Lombok dibubarkan,” demikian tuntutan massa.

Related posts

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

2026-06-08
Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

2026-06-07

Koordinator lapangan M Zaini menjelaskan alasan mengapa meminta dibubarkan. Di antaranya ia menuding karena selama ini dai-dai mereka sering menimbulkan ujaran kebencian dan dapat berpotensi memecah belah kerukunan umat dan NKRI.

Ia menilai, bahwa dai-dai itu tidak sesuai dengan tradisi, adat istiadat budaya masyarakat lndonesia, khususnya Lombok dan kerap menimbulkan keresanan.

“Kami menilai bahwa dai-dai Salafi/Wahabi/ Assunnah tidak sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yang dibawakan mayoritas dai Ahlussunnah wal Jamaah, khususnya di Lombok. Cenderung dapat memantik kebencian bagi mayoritas muslim yang basisnya Ahlussunnah wal Jamaah,” kata dia.

Ia menampik bahwa apa yang dilakukan bersama ratusan massa itu anti pengajian. Tabligh maupun dakwah yang diselenggarakan oleh siapa pun, kapan pun dan di mana pun, tetap terbuka.

Hanya saja, kata dia, kekhawatira atas dai-dai mereka yang yang dapat berpotensi merusak moral para pelajar dan berpotensi menjadi bibit intoleran maupun radikalisme di Lombok.

Menanggapi hal di atas, Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Pemerintah Abdul Aziz menyampaikan bahwa aspirasi dari massa diterima dan akan disampaikan ke Gubernur.

(Verry/PARADE.ID)

Tags: #Gempa#Lombok#Nasional#Sosial
Previous Post

KPK Terima Presentasi Rencana Pembangunan IKN dari Men PPN Bappenas

Next Post

Menhan Tegaskan Kemhan Dukung Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan Tiga Matra TNI

Next Post
Menhan Tegaskan Kemhan Dukung Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan Tiga Matra TNI

Menhan Tegaskan Kemhan Dukung Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan Tiga Matra TNI

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

2026-06-08
Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

2026-06-07
Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

2026-06-06
Tips Mencari Sekolah Kejuruan di Surabaya yang Sesuai dengan Minat

Tips Mencari Sekolah Kejuruan di Surabaya yang Sesuai dengan Minat

2026-06-06
GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy

GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy

2026-06-05
Ratusan Buruh Kepung Kemnaker, Tuntut Hentikan PHK Massal

Ratusan Buruh Kepung Kemnaker, Tuntut Hentikan PHK Massal

2026-06-04

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • FSBPI Kawal Mediasi PHI Pekerja dengan Amos Indah Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Aceh Tolak Tambang Emas Beutong Ateuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Buruh Kepung Kemnaker, Tuntut Hentikan PHK Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggaran Operasional Presiden Habis sehingga Prabowo Pakai Dana Pribadi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In