Sabtu, September 5, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Akademisi Tolak Narasi Talibanisasi KPK

redaksi by redaksi
2021-10-09
in Nasional, Pendidikan, Sosial dan Budaya
0
Gus Nadir ke Mantan Aktivis: Santai Saja Kalau Mahasiswa Kritik Pemerintah

Foto: Akademisi yang juga Rais Syuriah PCI (Pengurus Cabang Istimewa) Nahdlatul Ulama (NU) di Australia dan New Zealand Nadirsyah Hosen, dok. pikiran-rakyat.com

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Akademisi yang juga Rais Syuriah PCI (Pengurus Cabang Istimewa) Nahdlatul Ulama (NU) di Australia dan New Zealand Nadirsyah Hosen, mengaku menolak narasi talibanisasi KPK, dan kini HTI-isasi KPK.

“Perlu org waras & berani utk menjaga NKRI dari politisasi agama & korupsi. Soal Taliban, HTI & benderanya, akun @na_dirs dari dulu termasuk paling keras melawan & menjaga agar umat tdk terkecoh,” demikian bunyi akun Twitter @na_dirs, Sabtu (9/10/2021).

Related posts

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

2026-09-03
Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

2026-09-02

Dalam persepsinya, saat ini ada dua kepentingan yang sebetulnya yang bertemu saat ini. Pertama soal koruptor yang resah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedua soal pendukung Presiden Jokowi yang ingn KPK menangkap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,

“Yg ditarget sosok Novel Baswedan. Itu saja inti masalah KPK,” kata dia.

Kalau kalian benar-benar pro NKRI, kata dia, maka seharusnya KPK terus diperkuat, bukan dibonsai. Kalau ada bukti kuat Anies korupsi, silakan tangkap.

“Tapi jangan hanya utk kepentingan politik, lantas kalian gandengan tangan dg para koruptor yg tertawa melihat kondisi KPK saat ini.”

Akun itu mengingatkan agar jangan menggunakan teknik yang sama untuk melemahkan KPK demi kebencian pada Anies. Kalau demikian, maka menurutnya sama saja (kalian) melakukan politisasi agama dengan narasi taliban di KPK.

“Akun ini tdk setuju Ahok menista agama dan tetap kritis dg Anies. Tapi kami menolak pelemahan KPK. ”

Sebab akun ini, lanjutnya, sejak dahulu tegas melawan politisasi agama saat Pilkada DKI.

“Terakhir, tanya diri kalian sendiri: kalian Pro NKRI atau Pro Koruptor atau Pro Politisasi agama sih? Kalau kami posisinya jelas: Menjaga NKRI, Mendukung pemberantasan korupsi dan Mempromosikan Islam rahmatan lil alamin, serta Mendukung Jokowi sampai 2024.”

(Sur/PARADE.ID)

Tags: #Akademisi#HTI#KPK#Nasional#PCNUAustralia#Pendidikan#RaisSyuriah#Taliban
Previous Post

AHY Harus Bertanggung Jawab atas Pernyataan Jubir Partai Demokrat Herzaky

Next Post

Pelantikan dan Apel Siaga Laskar Adat Betawi

Next Post
Pelantikan dan Apel Siaga Laskar Adat Betawi

Pelantikan dan Apel Siaga Laskar Adat Betawi

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

2026-09-03
Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

2026-09-02
Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

2026-09-01

Legislator Aceh: Blok Andaman Harus Rujuk Pasal 33 UUD 1945

2026-08-31
Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

2026-08-30
Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

2026-08-29

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Ketik Free iPhone, Modus Penipuan Giveaway Muncul di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Legislator Aceh: Blok Andaman Harus Rujuk Pasal 33 UUD 1945

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In