Kamis, April 2, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

Aksi Mahasiswa BEM SI Kerakyatan di Silang Monas, Jakarta, Hari Ini

redaksi by redaksi
2022-04-21
in Ekonomi, Hukum, Nasional, Pendidikan, Politik, Sosial dan Budaya
0
Aksi Mahasiswa BEM SI Kerakyatan di Silang Monas, Jakarta, Hari Ini

Foto: aksi mahasiswa di sekitar Monas, 21 April 2022

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Abdul Kholik mengatakan bahwa rezim saat ini semakim di luar jalur (konstitusi). Hal itu ia sampaikan ketika menjadi salah satu orator di aksi hari ini, Kamis (21/4/2022), di silang Monas atau patung kuda, Jakarta.

“Maka kita sebagai mahasiswa sudah wajib dan mengingatkan atas kegagalan rezim ini. Rezim yang sudah tak mau mendengar ini, maka kita tuntaskan dan menuntut Jokowi agar menolak tiga periode,” demikian salah sat isu atau tuntutan yang dibawa.

Related posts

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Doa Zaitun Rasmin untuk Prajurit TNI yang Gugur Diserang Israel

2026-03-31

Perusahaan Inkabaja Presisi Sejahtera Diduga Melakukan Pelanggaran Hukum Ketenagakerjaan

2026-03-30

Untuk hal itu, ia mengajak seluruh mahasiswa bergandengan tangan merespons isu-isu yang ada saat ini selain itu. Hal itu, katanya, sampai rezim Jokowi-Ma’ruf mendengarnya, seperti pengusutan dugaan pelanggaran HAM.

“Hentikan represifitas terhadap warga, seperti di warga Wadas. Maan itu HAM yang sudah dijawab oleh Jokowi? Malah yang ada ditambah,” pintanya tegas.

Perwakilan mahasiswa dari UBK, Beta juga mengajak kepada massa atau mahasiswa dalam aksi tadi hal yang hampir senada. Ia mengajak agar mahasiswa menyampaikan protes kepada pemerintah, karena kondisi saat ini tidak sedang baik-baik saja.

“Saat ini tengah terjadi krisis ekonomi. Rakyat tidak diperhatikan dan tidak diakomodir kepentingannya,” katanya.

“Jika hari ini misal BBM tidak mampu turunkan harganya, maka revolusi akan terjadi pada hari ini. Sikap mahasiswa tetap sama: membela kaum yang lemah dan tertindas,” sambungnya.

Mestinya, kata dia, Negara adalah (hadir) untuk rakyat. Gunakan sebagaimana mestinya (konstitusi yang ada).

Negara/pemerintah juga adalah pelayan rakyat. Maka kata dia harusnya taat konstitusi.

“Di situasi ekonomi yang belum membaik, muncul penundaan pemilu dan perpanjangan presiden, dan dia telah melecehkan konstitusi sendiri. Jokowi-Ma’ruf tidak taat konstitusi,” katanya berapi-api.

Bukan hanya itu saja, katanya. Tapi juga ada ruang demokrasi yang dibungkam oleh pemerintah dan juga oleh kampus.

“Apa kita hanya diam saja? Sampaikan bahwa mereka gagal,” tekannya.

Massa aksi ingin bertemu Jokowi. Tapi, jalan ke istana diblokade oleh aparat kepolisian. Niha, Wapres Mahasiswa dari Trisaksi yang mengatakan demikian.

“Kami ingin bertemu Presiden. Maka dari itu kami ingin ke istana. Tapi kami malah disambut kawat berduri. Mau sampai kapan aspirasi kami dibatasi. Ini adalah kritisi kita, sebagaimana yang diinginkan oleh pemerintah,” katanya, di hadapan ratusan mahasiswa.

“Aksi kami damai. Di mana hak kita (mahasiswa) sebagai penyambung aspirasi? Ini bukan pengamanan. Ini pembatasan,” ia melanjutkan.

Padahal kita, kata dia, hari ini membawa tuntutan kepada pemimpin tertinggi di negeri ini, kepada Jokowi.

“Kita takkan menarik mundur barisan jika kita tidak bertemu dengan petinggi negeri ini. Sebagai informasi, Presiden sedang ada di luar kota,” ia menekan.

Ada tujuh tuntutan yang dibawa oleh aksi massa mahasiswa. Pertama, menuntut penindakan tegas para penjahat konstitusi dan tolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Kedia, menuntut agar diturunkannya harga kebutuhan pokok dan atasi ketimpangan ekonomi. Ketida, menindaktegas segala tindakan represif terhadap masyrakat sipil dengan mekanisme yang ketat dan tidak diskriminatif.

Keempat, massa aksi meminta agar diwujudkan pendidikan ilmiah, gratis, dan demokratis. Kelima, menuntut agar disahkannya RUU pro rakyat, menolak RUU pro oligarki.

Keenam, menuntut agar mewujudkan reforma agraria sejati. Dan terakhir, menuntut agar diuntaskannya seluruh pelanggaran HAM.

(Rob/PARADE.ID)

Tags: #BEMSIKerakyatan#Mahasiswa#Nasional#Pendidikan
Previous Post

Qwords Cloud Connectivity, Internet Broadband Cepat untuk Rumah dan Bisnis

Next Post

Khotbah Jumat UBN: Al-Aqsa Memanggil Kita

Next Post
Intisari Khotbah Jumat UBN: Syukuri 10 Hari Kedua Ramadan

Khotbah Jumat UBN: Al-Aqsa Memanggil Kita

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Doa Zaitun Rasmin untuk Prajurit TNI yang Gugur Diserang Israel

2026-03-31

Perusahaan Inkabaja Presisi Sejahtera Diduga Melakukan Pelanggaran Hukum Ketenagakerjaan

2026-03-30
MK Cabut Hak Pensiun Seumur Hidup Pejabat Tinggi, Pengamat Mengomentari Begini

MK Cabut Hak Pensiun Seumur Hidup Pejabat Tinggi, Pengamat Mengomentari Begini

2026-03-30
UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

2026-03-27

20 Polisi Kepung Sidang Aktivis Bali, Koalisi Sebut Intimidasi Terstruktur

2026-03-26
JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

2026-03-25

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

    JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Polisi Kepung Sidang Aktivis Bali, Koalisi Sebut Intimidasi Terstruktur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT BAT Instrumen Bank Internasional Diduga Beroperasi tanpa Lisensi, CBA Imbau Waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Inkabaja Presisi Sejahtera Diduga Melakukan Pelanggaran Hukum Ketenagakerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In